Jumlah Bakteriuri Pada Pasien Dengan Kateterisasi Uretra: Di Bagian Bedah Rsud Ulin Banjarmasin Periode Mei-Agustus 2012 Tinjauan Terhadap Jumlah Bakteriuri Sebelum Dan Dengan Pemasangan Kateter Uretra Menetap Selama 1 X 24 Jam Dan 2 X 24 Jam
Abstract
ABSTRACT: Procedure of urethral catheterization caused damage of mucosal lining that disturbed normal barrier and caused colonization of bacteria. The aim is to determine the ratio of bacteriuria before and during indwelling urethral catheter in Department of Surgery RSUD Ulin Banjarmasin. The method uses an observational analytic cross-sectional approach with 30 people as sample. The population of this study were all hospitalized patients with catheterization in Department of Surgery RSUD Ulin Banjarmasin. Sample of this study was urine of patient before and during indwelling urethral catheter which has been selected in the culture media in Microbiology Laboratory of UNLAM Medical Faculty Banjarbaru. The instruments used include data obtained from urine cultures of patients with urethral catheterization. The collected data were analyzed using a Wilcoxon test then compared with a 95% confidence interval. The results of Wilcoxon test showed that there were significant difference in the number of bacteriuria. This study proved that there was a change of bacteriuria number before and during indwelling urethral catheter.
Listen
Read phonetically
Keywords: urinary tract infection, urethral catheter,surgery patient
ABSTRAK: Pemasangan kateter bisa menyebabkan kerusakan lapisan mukosa yang mengganggu barier alami dan menyebabkan kolonisasi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah bakteriuri sebelum dan dengan pemasangan kateter uretra pada pasien di Bagian Bedah RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Populasi dari penelitian adalah seluruh pasien dengan kateterisasi di Bagian Bedah RSUD Ulin Banjarmasin. Sampel penelitian adalah urin pasien sebelum dan dengan pemasangan kateter urin di Bagian Bedah RSUD Ulin Banjarmasin yang telah dikultur pada media terpilih di Laboratorium Mikrobiologi FK UNLAM Banjarbaru. Instrument yang digunakan meliputi data yang diperoleh dari kultur urin pasien dengan kateterisasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon kemudian dibandingkan dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji Wolcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah bakteriuri yang bermakna. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perubahan gambaran jumlah bakteriuri sebelum dan dengan pemasangan kateter menetap.
Kata-kata kunci: bakteriuri, kateter urin, pasien bedah
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v9i1.925
Article Metrics
Abstract view : 548 timesPDF - 804 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Jurnal Berkala Kedokteran
Indexed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





