Efek Pajanan Kadmium (Cd) terhadap Aktivitas Katalase Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Abstract
ABSTRACT: Cadmium (Cd) is a heavy metal compound which is often founded in the environment and food. It has a wide variety of negative effects on target exposed organs, such as blood. Cd increases the Reactive Oxygen Species (ROS) which will lead to an increase in catalase (CAT) activity. The aim of this study was to determine the effect of Cd exposure on CAT activity in the rat ovary (Rattus norvegicus). It was an experimental laboratory using 2 groups. Control group P (0) was given 2 mL aquadest and treatment group P (1) was given Cd with 1,2 x 10-2 mg daily for 4 weeks. The results showed that the mean of the activity of CAT in the control group P(0) was 0,382 + 0,225 μU/mg while in the treatment group P(1) was 0,458 + 0,393 μU/mg. The statistical analysis test using unpaired t test showed an insignificant differences between those two groups with p = 0,599 (p > 0,05). It can be concluded that Cd does not have effect on activity of CAT in the rats’ blood.
Keywords: cadmium, catalase activity, oxydative stress.
.
ABSTRAK: Kadmium (Cd) adalah suatu senyawa logam berat yang sering terdapat pada lingkungan dan makanan. Cd memiliki berbagai efek negatif pada organ target yang terpajan, salah satunya adalah darah. Mekanisme Cd untuk merusak jaringan yang terpajan adalah dengan meningkatkan Reactive Oxygen Species (ROS) yang akan menyebabkan peningkatan aktivitas katalase (CAT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pajanan Cd terhadap aktivitas CAT pada darah tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini bersifat laboratorik eksperimental yang dilakukan pada 2 kelompok, yakni kelompok kontrol P(0) yang diberi akuadest sebanyak 2 mL dan kelompok pajanan P(1) yang diberi Cd dengan dosis 1,2 x 10-2 mg setiap hari selama 4 minggu. Hasil penelitian didapatkan rerata pada kelompok kontrol P (0) sebesar 0,382 + 0.225 µU/mg dan pada kelompok perlakuan P(1) sebesar 0,458 + 0,393 µU/mg. Pada uji t tidak berpasangan didapatkan tidak ada perbedaan yang bermakna dari kedua kelompok dengan p = 0,037 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa Cd tidak memiliki efek pada aktivitas CATpada darah tikus putih.
Kata-kata kunci: kadmium, aktivitas katalase, stres oksidatif.
Full Text:
PDFReferences
Ratnaningsih, A. Pengaruh kadmium terhadap gangguan patologik pada Ginjal Tikus Percobaan. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi 2004; 5: 53-54.
Demir S, Öner G . The effects of kadmium on the fragility of red blood cell. Journal of Islamic Academy of Sciences 1995; 8:2 73-78.
Keyhani E, Abdi-Oskoui F, Attar F, Keyhani J. DNA strand breaks by metal-induced oxygen radicals in purified Salmonella typhimurium DNA. Ann N Y Acad Sci 2006; (In Press).
Jablonska M, Sztanke K, Pasternak W. Changes in antioxidant enzyme activities in erythrocytes in patients undergoing CABG – A pilot study. Applied Cardiopulmonary Pathophysiology 2008; 12: 13-19.
Megha M, Ashish M. Heavy metal induced oxidative stress & its possible reversal by chelation therapy. Indian J Med Res 2008; 128: 501-523.
Suhartono E, Setiawan B. Kapita selekta biokimia. Radikal bebas, antioksidan dan penyakit. Banjarmasin: Pustaka Banua; 2006.
Mulyani N, Raihana Y, Kesuma W. Potensi glutation sebagai penghambat degradasi tirosin akibat fotosensitiser prosalen in vitro. Dikti 2006; 1-8.
Asikin, N. Antioksidan endogen dan penilaian status antioksidan. Diajukan pada Kursus Penyegar 2001: Radikal bebas dan antioksidan dalam kesehatan, darah, aplikasi dan pemanfaatan bahan alam. Jakarta: FKUI, 2001.
Klapcinska B, Derejczyk J, Wieczorowska-Tobis K, Sobczak A. Antioksidants defense in Centenarians (a preliminary study). Acta Biochimia Polonica 2000; 47(2): 281-292.
Murray RK, Granner DK, Mayes PA, Rodwell VW. Biokimia harper edisi 25. Terjemahan oleh Andry Hartono. Jakarta: EGC Medical Publisher; 2003.
Soewoto H. Antioksidan endogen sebagai lini pertahanan kedua dalam menanggulangi peran radikal bebas. Diajukan pada kursus penyegar radikal bebsa dan antioksidan dalam kesehatan dasar, aplikasi dan pemanfaatan bahan alam. Jakarta : Bagian Biokimia FK UI, 2001
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v10i1.926
Article Metrics
Abstract view : 1004 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Jurnal Berkala Kedokteran
Indexed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





