UNSUR-UNSUR NATURALISME DALAM NOVEL “TERUSIR” KARYA BUYA HAMKA (ELEMENTS OF NATURALISM IN THE NOVEL “TERUSIR” BY BUYA HAMKA)

Durrotun Humaira, Misbahus Surur

Abstract


Abstract

Elements of Naturalism in the Novel “Terusir” By Buya Hamka. Naturalism novels endeavor to depict the flaws and struggles of a character's life in detail compared to realism novels that concentrate more on depicting the reality of life. A naturalistic narrative will usually present a clear point of view without idealization. This research aims to detect and analyze the elements of naturalism in the novel “Terusir” by Hamka, which consists of 1.) Determinism, 2.) Objectivity, 3.) Pessimism, 4.) Aspects of setting, and 5.) Plot twist, with a qualitative descriptive approach. Primary data is taken from the novel “Terusir” by Hamka, while secondary data is taken from books and articles that are relevant to the theory of this research. Data in the form of narration and dialogue were collected using reading and note-taking techniques. The results of this study found that 1.) The determinism experienced by Mariah is a sense of injustice, inequality, uncertainty, sacrifice, and disappointment. 2.) The objectivity in this novel is seen when Hamka as the author does not give an explicit moral judgment on Mariah's decision to become a prostitute. 3.) Pessimism is portrayed by Mariah's character when all her decisions lead to nothingness. 4) The story's setting tends to depict the situation of women who experience oppression and discrimination. 5.) The plot twist is that Mariah's departure hits Azhar's psyche hard because he sent her away without any explanation.

Keywords: Genre of Literature, Buya Hamka, Naturalism, Novel Terusir, Emile Zola

Abstrak

Unsur-Unsur Naturalisme dalam Novel “Terusir” Karya Buya Hamka. Novel naturalisme berikhtiar menggambarkan kekurangan serta perjuangan hidup seorang tokoh secara mendetail dibandingkan dalam novel realisme yang lebih berkonsentrasi pada penggambaran realitas kehidupan. Narasi naturalisme biasanya akan menyajikan sudut pandang yang jelas tanpa idealisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi sekaligus menganalisis unsur-unsur naturalisme dalam novel “Terusir” karya Hamka, terdiri dari 1.) Determinisme, 2.) Objektivitas, 3) Pesimisme, 4.) Aspek latar, dan 5.) Plot twist, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diambil dari novel “Terusir” karya Hamka, sedangkan data sekunder diambil dari buku-buku maupun artikel-artikel yang relavan dengan teori penelitian ini. Data berupa narasi maupun dialog yang dikumpulkan menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian ini menemukan bahwa 1.) Determinisme yang dialami oleh Mariah berupa rasa ketidakadilan, ketimpangan, ketidakpastian, pengorbanan, dan kekecewaan. 2.) Objektivitas dalam novel ini terlihat ketika Hamka sebagai penulis tidak memberikan penilaian moral secara eksplisit atas keputusan tokoh Mariah untuk menjadi seorang pelacur. 3.) Pesimisme digambarkan oleh tokoh Mariah ketika seluruh keputusannya hanya berujung pada kehampaan. 4) Latar cerita cenderung menggambarkan situasi para perempuan yang mengalami penindasan dan diskriminasi. 5.) Plot twist yang terjadi adalah kepergian Mariah ternyata sangat memukul jiwa Azhar lantaran mengusirnya tanpa ada tabayyun terlebih dahulu.

Kata-kata kunci: Aliran Sastra, Buya Hamka, Naturalisme, Novel Terusir, Emile Zola


Full Text:

PDF

References


Afaq, M., Sabih-ul- Hassan, S., & Gul, N. (2022). A Linguistic Critique on Naturalism in Thomas Hardy’s Novel “The Mayor of Casterbridge.” Journal of Education and Social Studies, 3(2), 143–150. https://doi.org/10.52223/jess.20223210

Akbar, J. (2023). Representasi Sosialisme dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer (Socialism as Reflected in Pramoedya Ananta Toer’s Novel Bumi Manusia). Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 13(1), 61. https://doi.org/10.20527/jbsp.v13i1.12745

Akhbaryah, T. (2022). Ketidakadilan Gender dalam Novel Drupadi Karya Seno Gumira Ajidarma (Gender Injustice in The Novel Drupadi by Seno Gumira Ajidarma. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 12(1), 198. https://doi.org/10.20527/jbsp.v12i1.13054

Alawiyah, T., & Sarmila, R. (2022). Diskriminasi dan Resistensi Tokoh dalam Novel Terusir Karya Buya Hamka (Kajian Sastra Feminisme) dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Dialektologi, 7(2), 35–42.

Arni, A. (2023). Konsep Determinisme dalam Film Soul (Studi Analisis Semiotika Roland Barthes). Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 127–139. https://doi.org/10.35326/medialog.v6i2.3466

Britannica, E. (2024, November 15). Determinism. Britannica. https://www.britannica.com/topic/determinism

Dewi, A. C., Usman, & Asrifan, A. (2024). Peran Sastra dalam Membangun Karakter Mahasiswa pada Sebuah Pendekatan Pendidikan. Algazali International Journal of Educational Research AIJER, 7(1), 42–46.

Hamka. (2016). Terusir. Gema Insani.

Hasibuan, E. A. (2021). Potret Kemiskinan Kaum Marjinal pada Novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata (The Portrait of Marginal People’s Poverty in Novel Orang-orang Biasa by Andrea Hirata). Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 11(1), 111. https://doi.org/10.20527/jbsp.v11i1.10566

Hermawan, D., & Shandi. (2019). Pemanfaatan Hasil Analisis Novel Seruni Karya Almas Sufeeya Sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA. Metamorfosis | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 12(1), 11–20. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v12i1.125

Inayah, I. F., Amir, S. M., & Harahap, A. M. (2021). Mengatasi Pesimis Remaja dalam Jiwa Keberagaman. Center of Knowlefge: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 143–152.

Indrawan, R. (2014). Metodologi Penelitian: Teori dan Praktik. Bumi Aksara.

Intan, T. (2021). Novel L’homme Qui Voulait Être Heureux Karya Laurent Gounelle dalam Perspektif Kajian Pariwisata Sastra. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(2), 395. https://doi.org/10.20961/basastra.v9i2.51802

Ismael, J. (2019). Determinism, Counterpredictive Devices, and the Impossibility of Laplacean Intelligences. The Monist, 102(4), 4680498. https://doi.org/10.1093/monist/onz021

Juliana, S., J., Charlina, C., & Burhanudin, D. (2023). Mariah dalam Novel Terusir Karya Buya Hamka dengan Kajian Analisis Wacana Kritis Sara Mills. GERAM, 11(2), 170–177. https://doi.org/10.25299/geram.2023.vol11(2).15502

Karbalaeetaher, H. S. (2020). Cinema and Society in The Light of Emile Zola’s Naturalism. CINEJ Cinema Journal, 8(1), 141–155. https://doi.org/10.5195/cinej.2020.244

Milles, & Huberman. (2012). Analisis Data Kualitatif. Graha Ilmu.

Mukhibun, A., & Wardani, N. E. (2023). Ketidakadilan Gender pada Tokoh Perempuan dalam Novel Terusir Karya Buya Hamka: Kajian Kritik Sastra Feminis. GERAM, 11(2), 114–123. https://doi.org/10.25299/geram.2023.vol11(2).15485

Pérez, H. J. (2020). The Plot Twist in TV Serial Narratives. Projections (New York), 14(1), 58–74. https://doi.org/10.3167/proj.2020.140105

Permana, S. N. F., Juwita, E. R., & Isnaini, H. (2018). Penggunaan Dialek Minang pada Novel Terusir Karya Buya Hamka. Parole Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(4), 441–454.

Purwati, N. K. I., & Setiawan, A. (2020). Analisis Kepedulian Tokoh Terhadap Lingkungan Alam dalam Novel Sumur Minyak Air Mata Karya Winendra Gunawan. Estetika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 55–65. https://doi.org/10.36379/estetika.v1i1

Putra, A., & Manesah, D. (2024). Membangun Plot Twist Reverse Chronology dengan Menggunakan Teori Inner Conflict dalam Skenario Film Fiksi “Pulang.” Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain dan Seni Budaya, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.62383/filosofi.v1i1.31

Santi, & Mustika. (2020). Diskriminasi Tokoh Perempuan dalam Novel Terusir Karya Hamka. Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Budaya Indonesia, 3(2), 269–293. https://doi.org/10.33772/cakrawalalistra.v3i2.1743

Shidiqiyah, F. R. A. S. (2022). Aliran Sastra Arab Klasik Sebagai Respon Atas Modernisasi Arab: Kajian Historis. Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Al-Fathin, 5(1), 111–122. https://doi.org/10.32332/al-fathin.v5i01.4540

Siswadi, G. A., Puspadewi, I. D. A., & Violita, M. D. (2024). Kritik Atas Gaya Hidup Hedonisme dalam Perspektif Etika Pesimisme Arthur Schopenhauer. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 15(2), 146–157. https://doi.org/10.25078/sjf.v15i2.3062

Surur, M. (2023). Bentangan Sastra Arab & Barat (M. Rahman, Ed.). Cantrik Pustaka.

Sutopo, H. B. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Univ. Sebelas Maret.

Tarigan, D. M. B. (2024). Analisis Implikatur Metafora dan Aliran Feminisme Multikultural Pada Lirik Lagu “Nala” Ciptaan Tulus (Analysis of Metaphor Implicature and Multicultural Feminism Flows on The Lyrics of The Song “Nala” Created by Tulus). Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 14(1), 143. https://doi.org/10.20527/jbsp.v14i1.16853

Triwahyuningsih, Y. (2021). Pengujian Konsep dan Aspek-aspek Optimisme pada Ibu Anak Prasekolah Bekerja. Jurnal Psikologi Mandala, 5(2). https://doi.org/10.36002/jpm.v5i2.1643

Ummy, R. (2024). Perilaku Altruisme Tokoh Utama dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan (The Main Character’s Altruism in The Novel Cantik Itu Luka by Eka Kurniawan). Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 14(1), 155. https://doi.org/10.20527/jbsp.v14i1.16119

Wulandari, B. A., & Surur, M. (2024). Practice of Naturalism in Naguib Mahfouz’s Midaq Alley. Poetika, 12(2), 99. https://doi.org/10.22146/poetika.v12i2.86902




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v15i1.21999

Article Metrics

Abstract view : 409 times
PDF - 244 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)



Indexed By:

    

    


JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA © 2013 by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lambung Mangkurat is licensed under CC BY-NC-SA 4.0