CITRAAN DALAM PERIBAHASA BANJAR

Siti Akbari

Abstract


Abstract

Imagery in the Banjarese Proverb. This is a descriptive qualitative research. This research was aimed at looking at Banjarese Proverb objectively. Therefore, this research focused on the proverbs that were obtained and then reviewed using semiotic analysis. The data used as the object this research were those in the form of Banjarese proverbs, which were derived from several informants and from reading material.The results showed that of the 147 proverbs collected, and there were sixty-two proverbs were found showed visual images. Twenty-three proverbs that show hearing images. Eight proverbs that show palpable imagery. Six proverbs that show olfactory images. Forty-eight proverbs that show the image of taste.The results showed that the choice of words became unique in the Banjar proverbs. The overall image strengthens the local area drawn from the Banjar proverb. This is evident from the choice of words in the Banjar proverb.

Key words: image, proverbs, Banjar


Abstrak

Citraan dalam Peribahasa Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian ini melihat peribahasa secara objektif. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada peribahasa yang diperoleh untuk kemudian ditelaah dengan menggunakan analisis semiotik. Adapun data dan sumber data yang dijadikan sebagai objek penelitian ini adalah data berupa peribahasa Banjar yang bersumber dari beberapa informan dan dari bahan bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 147 peribahasa yang dikumpulkan, ditemukan enam puluh dua peribahasa yang menunjukkan citraan penglihatan. Dua puluh tiga peribahasa yang menunjukkan citraan pendengaran. Delapan peribahasa yang menunjukkan citraan perabaan. Enam peribahasa yang menunjukkan citraan penciuman. Empat puluh delapan peribahasa yang menunjukkan citraan pencecapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan kata menjadi kekhasan dalam peribahasa Banjar. Citraan secara keseluruhan menguatkan lokal kedaerahan yang tergambar dari peribahasa Banjar. Hal itu terbukti dari pilihan kata yang ada di dalam peribahasa Banjar.

Kata-kata kunci: citraan, peribahasa, Banjar


Full Text:

PDF

References


Ariestya, S. A. (2013). Hubungan Paribasa dengan Fenomena Alam. Undas, 9(1): Halaman 8697

Badudu, J.S. (2008). Kamus Peribahasa. Jakarta: Gramedia.

Barjie B., A. (2012). Refleksi Banua Banjar. Banjarmasin: Rahmat Hafiz Al-Mubarak

Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Djamaris, E. (1990). Menggali Khazanah Melayu Klasik. Jakarta: Balai Pustaka.

Effendi, R. dan Sabhan. (2007). Sastra Daerah. Banjarmasin: PBS FKIP Universitas Lambung Mangkurat.

Hestiyana. (2015). Nilai-Nilai Religius dalam Peribahasa Banjar. Sirok Bastra. 3(2): 137-149.

Hadi WM, A. (2004). Hermeneutika, Estetika, dan Religiusitas Esai-Esai Sastra Sufistik dan Seni Rupa.Yogyakarta: Matahari.

Hartati, S. (2015). Jenis, Makna, dan Fungsi Peribahasa Maanyan. Tesis tidak diterbitkan. Banjarmasin: Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat.

Jamzaroh, S. dkk. (2011). Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Peribahasa dan Ungkapan Banjar dan Pola Pikir Masyarakatnya (Kajian Etnolinguistik). Banjarbaru: Tidak dipublikasikan.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Rema Rosdakarya.

Mu’jizah, dkk. (2003). Citra Wanita dalam Hikayat Panji Melayu. Jakarta: Pusat Bahasa Depdiknas.

Nӧth, W. (2006). Semiotik. Terjemahan oleh Abdul Syukur Ibrahim dkk. Surabaya: Airlangga University Press.

Pradopo, R. D. (2005). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University.

Ratna, N. K. (2009). Stilistika, Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robson. (1994). Prinsip-Prinsip Filologi Indonesia. Terjemahan oleh Kentjanawati Gunawan. Jakarta: RUL

Samrah. (2013). Unsur Pendidikan Karakter dalam Peribahasa Banjar. Tesis tidak diterbitkan. Banjarmasin: Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat.

Siswantoro. (2002). Apresiasi Puisi-Puisi Sastra Inggris. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat Ilmu. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Sugono, D. dkk. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan nasional, Balai Pustaka.

Waluyo, H. J. (2002). Apresiasi Puisi Untuk Pelajar dan Mahasiswa. Jakarta: Gramedia.

Wellek, R. dan Warren, A. (1995). Teori Kesusastraan. Terjemahan oleh Melani Budianta. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Yulianto, A. (2015). Ruang Persepsi Masyarakat pada Metafora dalam Paribasa Banjar, Matrasastra 4(1): 1-9.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v10i1.8394

Article Metrics

Abstract view : 6 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

                                                   

 

 

OAI 2.0

 

 

 

Flag Counter

Visitors Statistic