RELASI SEMANTIK BAHASA BANJAR DIALEK HULU

M. Ridha Anwari Muhammad Yunus

Abstract


Abstract
Semantic Relations of the Hulu Banjar Dialect Language. Semantic relations are semantic relations that exist between one language unit with another language unit. The formulation of the problem in this research is how is the semantic relation of the words synonym, antonym, hominim, hyponym, and polysemy of the Banjar dialect language upstream? This study aims to describe the semantic relations of words in BBDH so that they can be known by their speakers. The research method used in this research is descriptive method. The results of this study are the forms of semantic relations found in the communication patterns of the Banjar upstream dialect community in the form of Synonyms, Antonyms, Homonyms, Polisemi, and Hyponyms.
Key words: semantic relations, banjar language, hulu dialect

Abstrak
Relasi Semantik Bahasa Banjar Dialek Hulu. Relasi semantik adalah hubungan semantik yang terdapat antara satuan bahasa yang satu dengan satuan bahasa yang lainnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimanakah relasi semantik kata sinonim, antonim, hominim, hiponim, dan polisemi bahasa Banjar dialek hulu? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relasi semantik kata dalam BBDH agar dapat diketahui oleh penuturnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah motode deskriptif. Hasil penelitian ini ialah bentuk-bentuk relasi semantik yang ditemukan dalam pola komunikasi masyarakat Banjar dialek hulu berupa Sinonim, Antonim, Homonim, Polisemi, dan Hiponim.
Kata-kata kunci: relasi semantik, bahasa banjar, dialek hulu


Full Text:

PDF

References


Chaer, A. (2012). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmadi, H. (2011). Metode Penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Fauziah, N., Saman, S. dan Syahrani, A. (2017). Relasi Semantik Kata dalam Bahasa Melayu Dialek Mempawah, Jurnal Untan. 6(3), hlm. 1-17.

Jamelia, I. N., Patriantoro, dan Syahrani, A. (2018). Relasi Makna dalam Bahasa Melayu Dialek Melawi. Jurnal Untan. 7(1), hlm.1-9.

KBBI. (2008). Edisi Keempat. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana

Suryatin, E. (2014). Analisis Semantik Verba Bermakna ‘Menyakiti’ dalam Bahasa Banjar. Metalingua, 12(1), hlm.43-56.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v10i1.8398

Article Metrics

Abstract view : 10 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

                                                   

 

 

OAI 2.0

 

 

 

Flag Counter

Visitors Statistic