Pengelolaan Satuan Lanskap Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Lereng Gunung Slamet (MLGS) di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afiati, R., E. Banowati & A. Aji. 2018. Kontribusi usaha tani tanaman jagung program PHBM terhadap pendapatan penduduk Desa Kaligayam, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Geo image 7(2): 101—110.
Aqilah, C.S. 2017. Etnoekologi dan etnobotani tumbuhan rempah Masyarakat Aceh. [Thesis]. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor: xvii + 91 hlm.
Arsyad, S. 2006. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bogor: xvi + 396 hlm.
BPS. 2019. Kabupaten Brebes dalam Angka 2019. Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes, Brebes: xxx + 265 hlm.
Chen, S., X. Zheng, D. Wang, L. Chen, C. Xu & X. Zhang. 2012. Effect of long-term paddy-upland yearly rotations on rice (Oryza sativa) yield, soil properties, and bacteria community diversity. The scientific world journal 1—11.
De Foresta, H., A. Kusworo, G. Michon & W.A Djatmiko. 2000. Ketika kebun berupa hutan: Agroforest kahas Indonesia, sebuah sumbangan masyarakat. Indonesia World Agroforestry Centre (icraf) Southeast Asia, Bogor: 249 hlm.
Hakim, L. 2014. Etnobotani dan manajemen kebun-pekarangan rumah: ketahanan pangan, kesehatan dan agrowisata. Selaras, Malang: viii + 280 hlm.
Hidayah, Z. 2015. Ensiklopedi: suku bangsa di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Yogyakarta: xxii + 270 hlm.
Iskandar, J. 2018. Etnobiologi, Etnoekologi, dan Pembangunan Berkelanjutan. Plamtaxia, Yogyakarta: xxii + 478 hlm.
Iswandono, E. 2016. Integrasi kearifan lokal masyarakat Suku Manggarai dalam konservasi tumbuhan dan ekosistem Pegunungan Ruteng Nusa Tenggara Timur. [Disertasi]. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor: xxi + 161 hlm.
Pirngadi, A. & A.K. Makarim. 2006. Peningkatan produktivitas padi pada lahan sawah tadah hujan melalui pengelolaan tanaman terpadu. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 25(2): 116—123.
Ramdhan, B., T. Chikmawati & E.B. Walujo. 2015. Perspektif kultural pengelolaan lingkungan pada Masyarakat Adat Cikondang Kabupaten Bandung Jawa Barat. Jurnal Sumberdaya hayati 1(1): 7—14.
Riu-Bosoms, C., T. Vidal, A. Duanea, A.F. Onrubiaa, M. Gueze, A.C. Luz, J. Paneque-Gálvez, M.J. Macia & V. Reyes-Garcia. 2015. Exploring indigenous landscape classification across different dimensions: A case study from the Bolivian Amazon. Landscape Research 40(3): 318—337.
Robertson, I dan P. Richard. 2003. Studying Cultural Landscape. London: Hodder Arnold. 1—8.
Samsuri, H. 2015. Kearifan lokal masyarakat Adat Kesepuhan Ciptagelar dalam pengelolaan hutan. [Skripsi]. Manajemen hutan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta: xviii + 175 hlm.
Sari, D.A. 2011. Etnoekologi Masyarakat Kerinci di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. [Thesis]. Program Studi Pascasarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, Depok: xvi + 130 hlm.
Sudjarwadi, S. 1987. Dasar-dasar teknik irigasi. Keluarga Besar Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta: iv + 92 hlm.
Sunarjono, H. 2007. Petunjuk Praktis Budidaya Kentang. Agromedia Pustaka, Jakarta: vi + 110 hlm.
Suprihatin, A. & J. Amirullah. 2018. Pengaruh pola rotasi tanaman terhadap perbaikan sifat tanah sawah irigasi. Jurnal sumberdaya lahan 12(1): 49—57.
Suwatrapradja, S.O. 2010. Pranata sosial dalam pertanian: studi tentang pengetahuan lokal pada masyarakat petani di Jawa Barat Sosiohumaniora 12(1): 86—98.
Utina, R. 2008. Pendidikan lingkungan hidup dan konservasi sumber daya alam pesisir. UNG Press, Gorontalo: x + 54 hlm.
Wardell-Johnson. 2007. People in Context: Critical Social Dimensions in Complex Landscape System. [Thesis]. Perth: Murdoch University. 444 hlm.
Wulandari, C. 2011. Agroforestri: Kesejahteraan masyarakat dan konservasi sumberdaya alam. Universitas Lampung, Bandar Lampung: ix + 78 hlm.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v11i3.17629
Article Metrics
Abstract view : 1972 timesPDF - 1204 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






