ANALISIS TINGKAT KENYAMANAN BERDASARKAN TEMPERATURE HUMIDITY INDEX (THI) DI HUTAN KOTA TERMINAL 16C, HUTAN KOTA TESARIGAGA DAN HUTAN KOTA ISLAMIC CENTER KOTA METRO LAMPUNG
Abstract
Hutan kota merupakan salah satu komponen Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdiri dari vegetasi pohon dan dapat mempengaruhi kelembaban dan suhu udara. Kemampuan ini dapat memperlambat angin untuk membuat lingkungan lebih nyaman. Kenyamanan termal adalah suatu keadaan dimana suhu dan kelembaban lingkungan cukup bagi manusia untuk dapat melakukan aktivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Temperature Humidity Index (THI) untuk mengukur tingkat kenyamanan berdasarkan suhu dan kelembaban lingkungan. Suhu udara dan kelembaban relatif di daerah tersebut merupakan dua faktor iklim yang digunakan dalam pendekatan ini untuk menilai tingkat kenyamanan. Rata-rata nilai THI hutan kota di Terminal 16C adalah 26,4; rata-rata nilai THI hutan kota di Tesarigaga adalah 26,1; dan rata-rata nilai THI hutan kota di Islamic Center adalah 25,4; semua hutan kota ini termasuk dalam kelompok yang kurang menyenangkan. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan suhu dan kelembaban udara. Aspek lain, seperti aktivitas lingkungan seperti kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi, aktivitas manusia di dekat hutan kota, dan kondisi vegetasi pohon, ada selain suhu dan kelembaban.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arie, C. F. 2012. Sebaran Temperature Permukaan Lahan dan Faktor-Falktor Yang Mempengaruhi di Kota Malang. Prossing Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah. Surabaya. 23-34.
Ferry. 2013. Dynamic of Green Open Space and Temperature Humadity Index in Malang. The International Journal of Engineering And Science. 2(3) : 26-32.
Handoko. 1995. Klimatologi Dasar Landasan Pemahaman Fisika Atmosfer Dan Unsur-Unsur Iklim. Jakarta. Pustaka Jaya. 55 hlm.
Huda, L. N & Pandiangan, K. C. 2012. Kajian Termal Akibat Paparan Panas Dan Perbaikan Lingkungan Kerja. Jurnal Teknik Industri. 14(2) : 129-136.
Hussein, R. 2010. Analisis Kualitas dan Kenyamanan Lingkungan Kawasan Hutan Kota di Kota Malang. Jurnal Agritek. 18(2) : 245-267.
Lakitan, B. 2002. Dasar-dasar Klimatologi. Bandung: Raja Grafindo Persada.
Lubis, S. H., Arifin, , H. S., dan Samsoedin. 2013. Analisis cadangan karbon pohon pada lanskap hutan kota i jakarta. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan. 10(1) : 1-20.
Manalu, B. E., Latifa, S. dan Patane, P. 2012. Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Ekowisata di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatra Utara. Jurnal Penelitian. 3(1): 5-11.
Nieuvolt, S & McGregor, R. G. 1998. Tropical Climatilogy An Introduction to The Climates of Low Latitudes. London. John wiley & Sons Ltd. 339 hlm.
Prasetyo. 2008. Pengaruh Ruang Terbuka Hijau Terhadap Iklim Mikro Di Pasuruan. Bogor. Skripsi Universitas Negri Malang.
Rosianty, Y., & Handayani, P. 2018. Pengaruh Sebaran Vegtasi Terhadap Suhu dan Kelembaban pada Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Kota Palembang. Jurnal Sylva. 7(2) : 68-77.
Rusyhayati, B. S., Alikodra, S. H., dan Dahlan, N. E. 2011. Pengembangan ruang terbuka hijau berdasarkan distribusi suhu permukaan di kabupaten bandung. Jurnal forum geografi. 25(1) : 17-26.
Safe’i, R dan Tsani, M. K. 2017. Penyuluhan Program Kesehatan Hutan Rakyat di Desa Tanjung Kerta Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran. Jurnal Sakai Sembayan. 191) : 35-37.
Safe’i, R., hardjanto., Supriyanto., dan Sundawati, L. 2015. Pengembangan Metode Penilaian Kesehatan Hutan Rakyat Sengon (Falcataria moluccana) Barneby & J. W. Gerowong di Hutan Kota Stadion. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman. 12(3) : 175-187.
Sumarsono, A. R., Medha , B., dan Sitawati. 2016. Evaluasi Kenyamanan Taman Jalur Hijau Di Kota Surabaya. Jurnal Produksi Tanaman. 4(1) : 40-48.
Susanto, A. 2013. Pengaruh Modifikasi Iklim Dengan Vegetasi Ruang Terbuka Hijau Dalam Pengendalian Penyakit Malaria. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan. 5(1) : 1-14.
Tjasyono, B. 2004. Klimatologi. Bandung. Penerbiit ITB. 348 hlm.
Trisnanta, H. S dan Ummah, R. 2016. Ruang Terbuka Hijau Kota Metro Lampung dan Pandangan Aspek Keagamaan. Jurnal Kontekstual. 31(1): 55-80.
Zahra, A. F., Sitawati., dan Suryanto, A. 2014. Evaluasi Keindahan dan Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Kota Batu. Jurnal Produksi Tanaman. 2(7) : 524-532.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v11i3.17631
Article Metrics
Abstract view : 1703 timesPDF - 1054 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






