ASOSIASI MIKORIZA PADA PEMBIBITAN RAJUMAS (DUABANGA MOLUCCANA BLUME) DENGAN SUMBER INOKULUM RIZOSFER DARI BERBAGAI JENIS TANAMAN BUDIDAYA DAN GULMA

Wahyu Yuniati Nizar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya asosiasi fungi mikoriza dan jenis fungi mikoriza yang berasosiasi dengan Rajumas dengan sumber inokulum rizosfer dari tanaman budidaya pertanian dan gulma dengan melakukan penelitian percobaan penanaman di rumah kaca. Percobaan penanaman dilakukan di rumah Gaharu Universitas Mataram, dari bulan Pebruari 2014 sampai dengan bulan April 2014 yang ditata menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pengaturan perlakuan secara faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yaitu Faktor 1 :Sumber Inokulum Rizosfer yang terdiri dari 3 (tiga) aras yaitu S0 = Tanpa FMA/Steril, S1 = Rizosfer dari tanaman inang, S2 = Rizosfer + tanaman inang; Faktor 2 : Inang FMA (I) yang terdiri dari : I1 = Kedelai, I2 = Kacang Hijau, I3 = Jagung Ketan, I4 = Orok-orok, I5 = Rumput Belulang. Data dianalisis dengan analisis keragaman (ANOVA), yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulum FMA meningkatkan respon pertumbuhan tinggi, diameter dan jumlah daun. Hasil analisis varians (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan beberapa sumber inokulum rizosfer dari berbagai inang berpengaruh nyata terhadap pertambahan diameter dan bobot kering, kolonisasi FMA sedangkan pada jumlah spora ada perbedaan yang signifikan antara perlakuan sumber inokulum dan inang. Jenis spora jamur mikoriza yang ditemui dalam penelitian ini hanya Glomus sp. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua jenis spora dapat mengkolonisasi perakaran tanaman Rajumas.

This study aimed to investigate the association of mycorrhizal fungi and mycorrhizal fungi species associated with the source of inoculum Rajumas rhizosphere of agricultural crops and weeds to conduct research experiments in the greenhouse cultivation. Experiments planting is done at home Agarwood University of Mataram, from February 2014 until April 2014, arranged according to completely randomized design (CRD) with setting treatment in factorial with 2 factors, namely Factor 1: Source of inoculum rhizosphere consisting of 3 (three ) level is S0 = Without FMA / sterile, S1 = rhizosphere of the host plant, S2 = rhizosphere + host plants; Factor 2: Host FMA (I) comprising: I1 = Soybean, I2 = Green Beans, Corn Ketan = I3, I4 = Orok-snore, I5 = Grass Crossbones. Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA), followed by Honestly Significant Difference test at 5% significance level. The results showed that the AMF inoculum boost growth response height, diameter and number of leaves. Results of analysis of variance (ANOVA) showed that some of the sources of inoculum rhizosphere of various host significant effect on dry matter and colonization FMA, while the number of spores was no significant difference between the treatment of the source of inoculum and host. Type of mycorrhizal fungi spores successful and widely encountered in this study was Glomus sp.


Keywords


Asosiasi FMA; rajumas; rizosfer; Glomus sp

Full Text:

PDF

References


Anonim, ______. Aplikasi Rhizobium dan Mikoriza Pada Tanaman Kedelai. Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbi. Kementerian Pertanian.

http://balitkabi.litbang.deptan.go.id/hasil-penelitian/kedelai/446-aplikasi-rhizobium-dan-mikorhiza-pada-tanaman-kedelai-.html di download tanggal 14 Januari 2014.

Corryanti, J. Soedarsono, B. Radjagukguk dan S. M. Widyastuti., 2008.Perkembangan Mikoriza Arbuskula Dan Pertumbuhan Bibit Jati (Tectona Grandis Linn F.) Yang Diinokulasi Spora Fungi Mikoriza Arbuskula Asal Tanah Hutan Tanaman Jati.Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan.

http://biotifor.or.id/index.php?action=publikasi.detail&id_akt=42didownloadtanggal 17 Mei 2013

Erdy, S., M. Turjaman,dan R.S.B Irianto., 2007. Aplikasi Mikoriza Untuk Meningkatkan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Terdegradasi. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian Konservasi dan Rehabilitasi Sumber Daya Hutan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam Bogor.

http://www.dephut.go.id/files/erdy.pdfdidownload tanggal 17 Mei 2013.

Fakuara Ts., M. Y. dan Y. Setiadi. 1990. Aplikasi Mikoriza dalam Pembangunan Hutan Tanaman Industri. Makalah Seminar Bioteknologi Hutan di Wanagama I Yogyakarta. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Indriyanto, 2010. Pengantar Budi Daya Hutan. Bumi Aksara.

Killham, K. 1996. Soil Ecology. United Kingdom; Cambridge University Press.

Kuswanto, 1990. Teknologi Produksi Inokulum Ektomikoriza dan Peranan Mikoriza di Kehutanan. Yogyakarta: Makalah Seminar Bioteknologi Hutan.

Lestari, W. (2012). Pengaruh Mikoriza Vesikula Arbuskula Campuran dengan Cara dan Dosis Berbeda terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) di Tanah Masam. Fakultas Biologi. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

http://bio.unsoed.ac.id/en/1924-pengaruh-mikoriza-vesikula-arbuskula-campuran-dengan-cara-dosis-berbeda-terhadap-pertumbuhan#.UtXmss4WF30 di download tanggal 14 Januari 2014

Merani, 2009. Pengujian Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Dan Tanah Bermikoriza Terhadap Pertumbuhan Anakan Tanaman Matoa(Pometia pinnataForst). Skripsi. Jurusan Budidaya Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Negeri Papua Manokwari.

http://eprints.unipa.ac.id/482/1/Merani,Frengky_Tanah%20Bemikoriza%20Pertumbuhan%20Matoa(Pometia%20Pennata%20Forst.pdf.pdfdidownload tanggal 17 Mei 2013.

Muis, A., D. Indradewa, J. Widada. 2013. Pengaruh Inokulasi Mikoriza Arbuskula Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) pada Berbagai Interval Penyiraman. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

http://jurnal.ugm.ac.id/index.php/jbp/article/view/2411 didownload pada tanggal 14 Januari 2014

Ningrum, D.P., A. Muhibuddin, dan T. Sumarni. 2013. Aplikasi Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) Dan Bokashi Dalam Meminimalisir Pemberian Pupuk Anorganik Pada Produksi Benih Tanaman Jagung Ketan (Zea mays ceratina). http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/50di download tanggal 14 Januari 2014

Permana, F.S. 1997. Pengaruh Waktu Penyapihan dan Inokulasi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Asal Hutan Primer dan Hutan Sekunder Sumberjaya Terhadap Infeksi Akar Sengon (Paraserianthes falcataria) di Persemaian. Bandar Lampung; Skripsi Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Purwono dan Purnamawati H. 2008. Budidaya 8 Jenis Tanaman Pangan Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suntoro, W. A. 2003. Peranan Bahan Organik Terhadap Kesuburan Tanah dan Upaya Pengelolaannya. Sebelas Maret University Press. Surakarta. http://suntoro.staff.uns.ac.id/files/2009/04/pengukuhan-prof-suntoro.pdfdidownload tanggal 14 Januari 2014

Turjaman, M. Dan E. Santoso. 2001. Efektivitas Tablet, Kapsul, dan Suspensi Spora Pisolithus arhizus Cendawan Ektomikoriza pada Semai. Bulletin Penelitian Hutan Nomor 629. Badan Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam.

Turjaman, M., R.S.B. Irianto, dan E. Santoso. 2002. Teknik Inokulasi dan Produksi Massal Cendawan Ektomikoriza. Info Hutan Nomor 152. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam.

Wangiyana, W. 2004.Farming System Management of ArbuscularMychorriza Fungi for Sustainable Crop Production in Rice-Based Cropping System. Ph. D. Thesis. University of Western Sydney, Australia. Dalam http://www.uws.edu.au.

Widari,ST. 2007. Tanggap Kedelai Terhadap Inokulasi Mikoriza Vesikular Arbuskular Pada Berbagai Tingkat Cekaman Kekeringan. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara.

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/7580/1/09E00514.pdf di down load pada tanggal 14 Januari 2014.

Windriyati RDH, 2010. Respon Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L) Varietas Lokal Terhadap MVA (mikoriza vesikula arbuskula) Campuran dan Pupuk Fosfat Dengan Dosis Berbeda di Tanah Masam. Fakultas Biologi. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

http://bio.unsoed.ac.id/en/1924-pengaruh-mikoriza-vesikula-arbuskula-campuran-dengan-cara-dosis-berbeda-terhadap-pertumbuhan#.UtXmss4WF30 di download pada tanggal 14 Januari 2014

Yurika, E. 1997. Pengaruh Pemberian Inokulum Tanah Yang Mengandung Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Asal Beberapa Lokasi di Sumberjaya Terhadap Kemampuan Menginfeksi Akar Tanaman Sengon (Paraserianthes falcataria) di Persemaian. Bandar Lampung. Skripsi Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v3i3.2269

Article Metrics

Abstract view : 504 times
PDF - 498 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.