DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BUAH RAMBUTAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEIAHTERAAN MASYARAKAT PEDESAAN HUTAN DI DESA KOLAM KIRI
Abstract
Rambutan is a native fruit plant that grows in Southeast Asia. The rambutan yield is generally consumed directly or through a canning process to have a selling value. Kolam Kiri Village, Wanaraya District, Barito Kuala, South Kalimantan Province is one of the centers producing rambutan fruit. Kolam Kiri Village society has problems, especially during the rambutan harvest. The selling value of rambutan fruit is very low and the fruit decomposes. The research purpose is to diversify processed rambutan fruit to improve the prosperity of the Kolam Kiri Village. The results of the research diversification product rambutan is rambutan juice, rambutan cocktail and chipc rambutan seed and an increase of Kolam Kiri community Village until 50% after product diversification.
Rambutan adalah tanaman buah asli yang tumbuh di Asia Tenggara. Hasil rambutan umumnya dikonsumsi langsung atau melalui proses pengalengan untuk memiliki nilai jual. Desa Kolam Kiri, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan adalah salah satu sentra penghasil buah rambutan. Masyarakat Desa Kolam Kiri memiliki masalah, terutama pada saat panen rambutan. Nilai jual buah rambutan rendah dan buahnya terbuang percuma. Tujuan penelitian adalah untuk mendiversifikasi buah rambutan yang diolah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kolam Kiri. Hasil dari penelitian diversi ikasi produk rambutan adalah jus rambutan, koktail rambutan dan biji rambutan dan peningkatan pendapatan masyarakat Desa Kolam Kiri hingga 50% setelah diversifikasi produk.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Duhclun I., Arinong AR., Nilawati E. 2006. Analisis Usahatani Rambutan (Nephelium lappaceum L) Terhadap Peningkatan
Pendapatan Petani. Jurnal Agrisistem, Juni 2006, Vol 2 No. 1: 40-45.
Dzakiy, M.A., M. Sulistyoningsih, S. Ristanto, R. Rakhmawati, dan D.E. Handayani. 2013.
Pemanfaatan Limbah Tanaman Rambutan Sebagai Pupuk dan Sirup Di Kelurahan Ngadirgo Mijen Semarang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol 4 No 1.
Li, W., Zeng, J., & Shao, Y. (2018). Rambutãn— Nephelium lappaceum. Exotic Fruits, 369– 375.
Marisa, 2006. Ascorbic acid and mineral composition of longan (Dimocarpus longan), lychee (Litchi chinensis) and rambutan (Nephelium lappaceum) cultivars grown in Hawaii. Journal of Food Composition & Analysis, 19 (2006), pp. 655–663.
Nurhayati Siti. 2004. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi, Vol. 5 No. 2, September 2004, 85-96
Sudarwati S, Abadi FR, Widowati R. 2006. Laporan kegiatan teknologi pengemasan dan pengolahan limbah nanas. BPTP Kalimantan Timur. Samarinda.
Sukasih E dan Setyadjit. 2015. Procedia Food Science, Volume 3, 2015, Pages 413-425
Widyaningrum, Herlina. 2011. Kitab Tanaman Obat Nusantara. Med Press (Anggota IKAPI): Yogyakarta.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v6i3.6009
Article Metrics
Abstract view : 991 timesPDF - 2763 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






