Hubungan Sistem Zonasi Dengan Minat Belajar Siswa Di SMA Negeri 10 Banjarmasin

Ridha Olvia Hidina

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Sistem zonasi adalah pegaturan reformasi dalam pengklasifikasian kawasan sekolah (Khadowmi, 2019). Minat belajar  ditunjukan dengan siswa memiliki perasaan senang selama mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas tanpa ada paksaan (Cahyani, 2018). Instrument yang digunakan berupa kuesioner sistem zonasi berjumlah 20 soal dan kuesioner minat belajar siswa dengan 25 soal. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X dan XI jurusan IPA dan IPS yang ditentukan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis persentase dan korelasi. Persentase sistem zonasi  berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya sistem zonasi rata-rata berada pada kategori sedang. Persentase minat belajar siswa SMA Negeri 10 Banjarmasin berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya minat belajar siswa sebagian besar masuk  pada taraf atau kategori sedang. Hasil analisis korelasi product moment menunjukan nilai Sig. (2-tailed) antara sistem zonasi  dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah adalah 0,000 < 0,05, yang menunjukan adanya korelasi yang signifikan pada variabel tersebut. Berdasarkan nilai rhitung , diketahui nilai rhitung untuk hubungan sistem zonasi dengan minat belajar siswa yaitu 0,356 > rtabel 0,138, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan atau korelasi antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa. Tingkat hubungan antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah kategori cukup karena berada pada interval koefisien 0,25-0,5.

Kata kunci: Sistem Zonasi, Minat Belajar Siswa.


Full Text:

PDF

References


Cahyani, A. (2018). Hubungan Antara Persepsi Peserta Didik Terhadap Sistem Zonasi Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru Dengan Minat Belajar Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Banguntapan Bantul. Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kemendikbud. (2019). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.20 Tahun 2019 tentang kebijakan sistem zonasi.

Resi, B. B. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar Siswa Terhadap Mata Pelajaran Matematika Kelas IX-B SMPS Dharma Nusa Flores Timur Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Satanata Dharma Yogyakarta.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-fakt0r yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka.

Heinich. (1992). Instructional Media and Technology for Learning. New Jersey : Prentice Hall.

Khadowmi, E. R. (2019). Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Terhadap Proses Penerimaan Peserta Didik Baru Kabupaten Lampung Tengah. Skripsi, Fakultas Hukum Universitas Lampung.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v7i1.7830

Article Metrics

Abstract view : 627 times
PDF - 347 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

       

Slot Depo 5k

slot777

situs slot gacor gampang menang

slot gacor

slot gacor

https://www.thwipster.com/art

slot gacor

slot88

Slot777

slot88

slot

slot

slot

slot

Hongkong lotto