Pengaruh Aerasi Terhadap Degradasi Congo Red Secara Fotokimia dengan TiO2 dan H2O2
Abstract
Congo red sebagai salah satu bahan kimia organik sintetik yang banyak digunakan untuk industri tekstil dapat mencemari lingkungan dan tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendegradasi zat warna dengan metode fotokimia menggunakan katalis TiO2 dan H2O2 serta pengaruh aerasi pada proses fotokimia. Larutan congo red 10 mg/L sebanyak 100 mL ditambah dengan TiO2 sebanyak 60, 80, 100, 120, 140 mg dan H2O2 sebanyak 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5 mL disinari dengan lampu UV dengan variasi waktu 20, 40, 60, 80, 100 dan 180 menit. Konsentrasi congo red dalam larutan dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis. Degradasi congo red tertinggi (65,43%) dicapai pada TiO2 120 mg dan H2O2 0,4 mL dengan penyinaran selama 100 menit. Aerasi meningkatkan degradasi congo red secara fotokimia menjadi 80,03%.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jstk.v1i1.5901
Article Metrics
Abstract view : 1664 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 698 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Faculty of Mathematics and Natural Sciences
Universitas Lambung Mangkurat
Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru 70714, Indonesia
Email: [email protected]
ISSN: 1411-1616 E-ISSN: 2549-8215
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License .





