Etika Publikasi

Tugas, Tanggung Jawab dan Etika Publikasi

Jurnal Sains dan teraopan Kimia  adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil penelitian meliputi hasil penelitian kimia, kimia teori, pendidikan kimia dan  kimia terapan. Pernyataan kode etik ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah ini yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan pengarang/penulis. Pernyataan kode etika publikasi ilmiah ini berdasarkan Peraturan Kepala LIPI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah, yang pada intinya Kode Etika Publikasi Ilmiah ini intinya menjunjung tiga nilai etik dalam publikasi, yaitu

  1. Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi;
  2. Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang/penulis; dan
  3. Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme (DF2P) dalam publikasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Editor

  1. Editor memberikan komentar terhadap tulisan penulis agar pembaca dapat mengerti apa yang ingin disampaikan penulis, melalui komentar yang dituliskan pada naskah.
  2. Editor memberikan komentar terhadap tulisan penulis sesuai dengan bahasa EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) ataupun  bahasa yang sesuai dengan standarisasi dari jurnal.
  3. Editor mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan;
  4. Editor mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif,
  5. Editor menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan,
  6. Editor memastikan bahwa tulisan penulis tidak menyangkut SARA atau apapun yang dapat merugikan Penerbit serta mengkoordinasikan tulisan penulis kepada pimpinan redaksi penerbit apabila tulisan tersebut sedikit kontroversial.
  7. Editor menerima, menelaah, dan menindaklanjuti keluhan dari seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan jurnal;
  8. Editor mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi,
  9. Editor tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif,
  10. Editor mendorong pengarang/penulis, supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.
  11. Editor melakukan layout naskah yang  akan diterbitkan sehingga sesuai dengan template jurnal.
  12. Editor membantu pemimpin redaksi dalam melakukan finalisasi terhadap kumpulan naskah sebelum dicetak dan dipubilkasikan, terutama dalam hal bahasa, format dan layout.

 

Administrator

Administrator bertugas mencermati dan mengedit artikel yang meliputi:

  1. Pemilihan/penerjemahan kata/istilah
  2. Penggunaan ejaan dan tanda baca
  3. Penggunaan lambang/simbol
  4. Pengalimatan (penambahan/pengurangan)
  5. Penulisan kutipan
  6. Penulisan daftar rujukan
  7. Kesesuaian rujukan dan daftar rujukan
  8. Penyajian tabel dan gambar
  9. Penyesuaian judul, abstrak, identitas dan alamat penulis
  10. Kelayakan abstrak Indonesia dan Inggris
  11. Membantu mencermati substansi artikel sesuai dengan pedoman penulisan

 

Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari

  1. Memberikan umpan balik tertulis yang obyektif dan tanpa bias mengenai nilai keilmiahan dan sumbangsih naskah terhadap pengembangan ilmu;
  2. Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, serta relevan, dan apakah naskah sesuai dengan lingkup jurnal;
  3. Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat personal; dan
  4. Menjaga kerahasiaan naskah, dengan cara tidak membicarakannya dengan pihak yang tidak terkait, atau membeberkan informasi yang terdapat di dalam naskah kepada pihak lain.

Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Web

Administrator Website adalah orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan website jurnal. Secara spesifik, lingkup tugas Administrator Website adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan situs web jurnal;
  2. Mengkonfigurasi opsi-opsi sistem dan mengelola akun user;
  3. Melakukan pendaftaran untuk editor, reviewer, dan penulis;
  4. Mengelola fitur-fitur jurnal;
  5. Melihat statistik laporan; dan
  6. Mengunggah/memublikasikan makalah yang sudah berstatus accepted.

 

KODE ETIK & KEBIJAKAN PLAGIARISM

KODE ETIK PENULISAN ARTIKEL

 

1.

Penulis bertanggung jawab terhadap keseluruhan iisi dari artikel yang meliputi metode, analisis, perhitungan dan rincian.

2.

Penulis segera merespon komentar yang dibuat oleh peer review secara profesional dan tepat waktu.

3.

Penulis harus menginformasikan editor jika mereka menarik kembali makalah mereka.

4.

Penulis menggambarkan keterbatasan dalam penelitian ini.

5.

Penulis menghormati penerbit jika tulisan yang dikirimkan , karena satu dan lain hal, tidak jadi diterbitkan.

6.

Penulis menginformasikan editor (a) makalah yang merupakan bagian dari penelitian yang bertahap, multidisiplin dan perspektif yang berbeda.

7.

Penulis membuat pernyataan bahwa makalah yang dikirim untuk publikasi adalah asli, belum pernah dipublikasikan dimana saja dalam bahasa apapun, dan tidak dalam proses pengajuan ke penerbit lain.

8.

Jika ada kesalahan dalam makalah, penulis harus segera memberitahukan editor atau penerbit.

9.

Penggunaan bahan dari publikasi lainnya yang dilindungi hak cipta, harus diberi izin tertulis dan rasa syukur.

10.

Penulis mengacu kepada pekerjaan orang lain yang sesuai dikutipan dan kutipan yang digunakan dalam makalah.

11.

Saat menyampaikan penemuan-penemuan baru atau meningkatkan penemuan, penulis harus menyebutkan pekerjaan sebelumnya, peneliti/penulis/pendiri.

12.

Penulis tidak diperbolehkan untuk memberikan bibliografi dari publikasi jika mereka tidak membaca publikasi.

13.

Jika diminta, penulis menyiapkan bukti bahwa penelitian telah memenuhi persyaratan etika penelitian termasuk catatan lapangan.

14.

Penulis merespon jika ada komentar atau umpan balik setelah makalah diterbitkan.

 

KEBIJAKAN PLAGIARISM

YANG TERMASUK KE DALAM PLAGIAT SEBAGAI BERIKUT:

1.

Merujuk dan/atau mengutip istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data atau informasi dari sumber tanpa mengutip sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa menyatakan sumber secara memadai.

2.

Merujuk atau mengutip istilah acak, kata-kata atau kalimat dan informasi dari sumber tanpa mengutip sumber dalam catatan kutipan atau tanpa menyatakan sumber secara memadai.

3.

Menggunakan ide, pendapat, pandangan atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai.

4.

Merumuskan kata-kata atau kalimat sendiri dari sumber kata-kata atau frase, ide, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai.

5.

Menyerahkan karya ilmiah yang dihasilkan atau diterbitkan oleh orang lain sebagai sumber karya ilmiah tanpa mengungkapkan secara memadai.

PENCEGAHAN

Dalam sebuah artikel yang diserahkan ke JIB STK harus melekat pada pernyataan yang ditandatangani oleh penulis  bahwa:

1.

Artikel ini bebas dari plagiat

2.

Jika terbukti ada plagiat dalam artikel, penulis bersedia menerima sanksi sesuai dengan undang-undang.

SANKSI

1.

Teguran

2.

Surat peringatan

3.

Pencabutan artikel

4.

Pembatalan publikasi