Pemanfaatan Tanaman sebagai Inhibitor Organik untuk Penghambatan Laju Korosi Logam Seng (Zink) dalam Larutan HCl

Aditia Ramadhan, Tegar Laxmi Pratiwi, Mardiah Mardiah

Sari


Korosi merupakan masalah besar bagi bangunan dan peralatan yang menggunakan material dasar logam. Beberapa cara yang dapat memperlambat laju reaksi korosi antara lain, dengan cara penambahan zat (inhibitor). Bahan alam dapat digunakan sebagai inhibitor organik, seperti biji kopi dan daun teh. Metode pengukuran korosi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kehilangan berat (gravimetri). Dengan penambahan inhibitor biji kopi dan daun teh, mampu menghambat laju korosi pada logam seng dalam larutan HCl. Koefisien korelasi linear yang didapatkan untuk masing-masing inhibitor alami adalah untuk inhibitor biji kopi adalah 0,661 dan koefisien korelasi linear untuk inhibitor daun teh adalah 0,6392, berdasarkan teori Adsorpsi Isoterm Langmuir. Dari persamaan linear pada logam seng  diperoleh nilai regresi tanpa inhibitor yaitu 0,9579, regresi dengan penambahan inhibitor biji kopi yaitu 0,77 dan regresi dengan penambahan inhibitor daun teh yaitu 0,7547

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Djaprie, S, 1995, “Ilmu dan Teknologi Bahan”, ed. 5, hal. 483-510, Erlangga, Jakarta.

Fontana, Mars, 1910, “Corrosion Engineering”, McGraw Hill Book Co, Singapore.

Harborne, J.B., 1984, “Phitochemical Method”, Chapman and Hall ltd, London.

Ravie, R. Winston, 2011, “Uhlig’s Corrosion Handbook” John Wiley & Sons Inc., New York.

Rieger, H.P., 1992, “Electrochemistry”, Edisi 2, Chapman and Hall Inc, New York.

Roberge, Pierre R., 2000, “Handbook of Corrosion Enginerring”, McGraw Hill, New York.

Surdia, dkk, 1979, “Efek Inhibitor Terhadap Sifat Korosi Paduan Logam Cu Oleh Air Laut”, Korosi 1.

Uhlig, H. H., 1958, “Corrosion Handbook”, John Willey & Sons Inc., London.

Vogel, 1979, “Textbook of Macro and Semimicro Qualitative Inorganik Analysis”, Edisi 5, p.p. 257- 337, Longman Group Limited, London




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jstk.v14i1.6502

Article Metrics

Sari view : 24 times
PDF - 20 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.