IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH UNTUK PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DAN MADRASAH MENENGAH ATAS (STUDI MULTI KASUS PADA SMA NEGERI 1, SMK NEGERI 2 DAN MA NEGERI 1 KANDANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)
Abstract
Ahmad Muhyani Rizalie
Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin
E-mail: [email protected]
Abstrak : Melalui penelitian ini, diperoleh temuan-temuan penelitian sebagai berikut: pertama, proses implementasi manajemen berbasis sekolah, dengan menemukan bentuk luasan pelaksanaan kewenangan sekolah yang pada umumnya sudah mandiri; kedua, proses implementasi manajemen berbasis sekolah dalam penerapan pengambilan keputusan partisipatif ditemukanpelibatan warga sekolah dan masyarakat dalam pengambilan keputusan partisipatif pada umumnya melibatkan warga sekolah dan komite sekolah; ketiga, ditemukan kondisi masyarakat yang belum berdaya dalam keikut sertaannya pada proses pendidikan, sehingga dibutuhkan upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat. Sementara upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat tersebut belum bias maksimal dikarenakan masih terkendala oleh (1) keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, (2) terlalu focus mengejar prestasi, dan (3) budaya sekolah yang kurang mendukung; keempat ditemukan pada lembaga pendidikan tersebut telah menerapkan prinsip akuntabilitas namun hasilnya ada perbedaan yang disebabkan oleh berbeda tinggi rendahnya (1) ketaatan warga sekolah terhadap peraturan, (2) tradisi warga sekolah saat melaksanakan tugas, (3) persepsi warga sekolah terhadap konsep akuntabilitas, (4) minat dan dorongan warga sekolah untuk melakukan akuntabilitas, dan (5) nilai yang dianut oleh warga sekolah. Kelima, ditemukan capaian mutu yang meningkat pada tahun ajaran 2013/2014 dibanding dari tahun-tahun baik dari sisi akademik maupun dari sisi non akademik.
Kata kunci: manajemen berbasis sekolah, peningkatan mutu.
Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin
E-mail: [email protected]
Abstrak : Melalui penelitian ini, diperoleh temuan-temuan penelitian sebagai berikut: pertama, proses implementasi manajemen berbasis sekolah, dengan menemukan bentuk luasan pelaksanaan kewenangan sekolah yang pada umumnya sudah mandiri; kedua, proses implementasi manajemen berbasis sekolah dalam penerapan pengambilan keputusan partisipatif ditemukanpelibatan warga sekolah dan masyarakat dalam pengambilan keputusan partisipatif pada umumnya melibatkan warga sekolah dan komite sekolah; ketiga, ditemukan kondisi masyarakat yang belum berdaya dalam keikut sertaannya pada proses pendidikan, sehingga dibutuhkan upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat. Sementara upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat tersebut belum bias maksimal dikarenakan masih terkendala oleh (1) keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, (2) terlalu focus mengejar prestasi, dan (3) budaya sekolah yang kurang mendukung; keempat ditemukan pada lembaga pendidikan tersebut telah menerapkan prinsip akuntabilitas namun hasilnya ada perbedaan yang disebabkan oleh berbeda tinggi rendahnya (1) ketaatan warga sekolah terhadap peraturan, (2) tradisi warga sekolah saat melaksanakan tugas, (3) persepsi warga sekolah terhadap konsep akuntabilitas, (4) minat dan dorongan warga sekolah untuk melakukan akuntabilitas, dan (5) nilai yang dianut oleh warga sekolah. Kelima, ditemukan capaian mutu yang meningkat pada tahun ajaran 2013/2014 dibanding dari tahun-tahun baik dari sisi akademik maupun dari sisi non akademik.
Kata kunci: manajemen berbasis sekolah, peningkatan mutu.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)Article Metrics
Abstract view : 971 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 1108 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Paradigma by Program Studi PGSD FKIP Unlam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ppjp.unlam.ac.id/journal/index.php/paradigma/.