Penguatan Identitas Nasional Melalui Nilai Kearifan Lokal Upacara Hajat Sasih pada Masyarakat Adat Kampung Naga

Trisna Sukmayadi, Lisa Retnasari, Yulia Gesti Merkuri

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penguatan identitas nasional melalui nilai kearifan lokal upacara hajat sasih pada masyarakat adat Kampung Naga. Metode penelitian yang digunakan berdasarkan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yaitu dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data dan menyajikan data. Selanjutnya diadakan triangulasi untuk menunjukan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, upacara hajat sasih bertujuan untuk mendapatkan keselamatan dan keberkahan, serta sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Upacara dilaksanakan sebanyak enam kali dalam setahun, melalui proses pembuatan olahan tumpeng oleh pihak perempuan, pihak laki-laki yang terpilih melakukan ziarah dari bumi ageung ke makam leluhur menggunakan pakaian adat berwarna putih, berdoa bersama di masjid. Kedua, nilai yang terkandung dalam upacara hajat sasih adalah tanggung jawab, religius, dan peduli sosial, yang tercermin dari proses, alat, dan media upacara. Ketiga, penguatan identitas nasional tercermin dalam proses upacara dan nilai yang terkandung didalamnya. Dapat disimpulkan bahwa upacara hajat sasih dapat menguatkan identitas nasional.

Full Text:

PDF

References


A.Tabi’in. 2017. “Menumbuhkan Sikap Peduli Pada Anak Melalui Interaksi Kegiatan Sosial.” Jurnal IJTIMAIYA 1(1):39–59.

Abdullah, Irwan, ed. 2008. Agama Dan Kearifan Lokal Dalam Tantangan Global. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Akmal, and Masyhuri. 2018. “Konsep Syukur (Kajian Empiris Makna Syukur Bagi Guru Pon-Pes Daarunnahdhah Thawalib Bangkinang Seberang, Kampar, Riau).” Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam 7(2):1–22.

Alfiyah, Nikmatul, and Akhtim Wahyuni. 2022. “Penguatan Karakter Religius Pada Masa Pandemi Covid-19 Kelas III Sekolah Dasar.” Academia Open Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 6:6–12.

Brata, Ida Bagus. 2016. “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa.” Jurnal Bakti Saraswati 05(01):9–16.

Effendi, M. Rahmat, Edi Setiadi, and Nandang HMZ. 2018. “Religiusitas Masyarakat Adat Kampung Dukuh Kabupaten Garut Jawa Barat.” INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) 3(1):125–46.

Firmansyah, Eka Kurnia, and Nurina Dyah Putrisari. 2017. “Sistem Religi Dan Kepercayaan Masyarakat Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1(4):236–43.

Giddens, Anthony. 1991. Sociology. UK: Polity Press.

Hadikusuma, Sofwan. 2018. “Bersikap Seimbang Untuk Dunia Dan Akhirat.” Program Studi Ekonomi Islam UII. Retrieved November 30, 2022 (https://islamic-economics.uii.ac.id/bersikap-seimbang-untuk-dunia-dan-akhirat/).

Hardianti, Rani, Erika, and Fathra Annis Nauli. 2021. “Hubungan Antara Rasa Syukur Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di SMA Negeri 8 Pekanbaru.” Jurnal Ners Indonesia 11(2):215–27.

Koentjaraningrat. 1993. Kebudayaan, Mentalitas Dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Linton, Ralph. 1945. The Cultural Background of Personality. New York: D. Appleton-Century Company.

Luthfiyah, Rifa, and Ashif Az Zafi. 2021. “Penanaman Nilai Karakter Religius Dalam Perspektif Pendidikan Islam Di Lingkungan Sekolah RA Hidayatus Shibyan Temulus.” Jurnal Golden Age 5(2):513–26.

Mahfud, Choirul. 2014. “THE POWER OF SYUKUR: Tafsir Kontekstual Konsep Syukur Dalam Al-Qur’an.” Epistemé 9(2):377–400.

Monteiro, Josef M. 2015. Pendidikan Kewarganegaraan: Perjuangan Membentuk Karakter Bangsa. 1st ed. Yogyakarta: Deepublish.

Nasikun. 2001. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Ngulwiyah, Istinganatul, Bai Rohimah, and Suaidi. 2021. “Peran Islam Dalam Mewujudkan Keselamatan Hidup Di Dunia Dan Akhirat Dalam Konteks Kehidupan Modern.” Jurnal Pendidikan Karakter “JAWARA” 7(1):61–72.

Sibarani, Robert. 2012. “‘Foklore Sebagai Media Dan Sumber Pendidikan: Sebuah Rancangan Kurikulum Dalam Pembentukan Karakter Siswa Berbasis Nilai Budaya Batak.’” edited by E. Suwardi. Yogyakarta: Penerbit Lontar.

Sukmayadi, Trisna. 2018. “Persepsi Masyarakat Adat Kampung Cikondang Dan Cireundeu Dalam Memaknai Nilai-Nilai Karakter Bagi Seorang Pemimpin.” Jurnal PKn Progresif 13(2):82–92.

Tylor, Edward Burnett. 1871. “Primitive Culture.” 1 & 2.

Ujiningsih, and Sunu Dwi Antoro. 2010. Pembudayaan Sikap Sopan Santun Di Rumah Dan Di Sekolah Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Karakter Siswa. Yogyakarta.

Widodo, Wahyu. 2015. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Andi.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14904

Article Metrics

Abstract view : 1478 times
PDF - 818 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

KERJASAMA DENGAN 

 

Diindeks oleh:

 



Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan oleh  Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan ULM dilisensikan dengan  Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .  

Penghitung Bendera