Pengaruh Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai Atraktan terhadap Lalat Buah pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.)

Hasan Shiddig Sakti, Akhmad Gazali, Hikma Ellya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik dari atraktan berbahan dasar daun cengkeh dalam memerangkap lalat buah pada tanaman cabai merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan lima perlakuan yang terdiri atas C0 = kontrol (metil eugenol sintetik 0,125 ml + ekstrak daun cengkeh 0,125 ml), C1 = 1 ml ekstrak daun cengkeh, C2 = 2 ml ekstrak daun cengkeh, C3 = 3 ml ekstrak daun cengkeh, C4 = 4 ml ekstrak daun cengkeh. Variabel pengamatan ini yaitu populasi lalat buah yang terperangkap, intensitas serangan lalat buah dan identifikasi lalat buah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 1 ml ekstrak daun cengkeh mampu memerangkap lalat buah terbanyak dibanding dosis ekstrak daun cengkeh 2 ml dan 3 ml dan tidak berbeda nyata dengan dosis 4 ml. Sehingga perlakuan ini merupakan dosis terbaik dalam memerangkap lalat buah pada tanaman cabai merah.


Full Text:

PDF

References


Bintoro, M.H. (1986). Budidaya Cengkeh Teori dan Praktek. Penerbit Lembaga Sumberdaya Informasi – IPB. Bogor.

Dhillon, M.K., R.Singh., J.S.Naresh, & H.C. Sharma. (2005). Lalat Buah Melon Bactrocera cucurbitae Tinjauan Biologi dan Manajemennya. J. Insect Sci. 5: 1 – 16.

Effendy, T.A., R. Rani, & S. Samad. (2010). Penguji Beberapa Jenis Tanaman Sebagai Sumber Atraktan Lalat Buah (Bactrocera sp). Skripsi. Jurusan Kimia. FMIPA. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Hasyim, A., W. Setiawati, & L. Liferdi. (2014). Teknologi Pengendalian Hama Lalat Buah Pada Tanaman Cabai. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Lembang. Bandung Barat.

Kardinan A. (2003). Mengenal lebih Dekat Tanaman Pengendali Lalat Buah. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Martono, Endang, H., & Laba U. (2004). Plasma Nutfah Insektisida Nabati. Jurnal Perkembangan Teknologi. TRO Vol 16 : 52 – 54.

Muryati, Hasyim, A., dan Kogel, W.J. 2007. Distribusi Lalat Buah di Sumatera Barat dan Riau. J. Hort (1): 61-67.

Prajnanta, F. (2007). Agribisnis Cabai Hibrida. Jakarta. Penebar Swadaya.

Pujiastuti, Y., & T. Adam. (2009). Keandalan Minyak Selasih Dalam Mengendalikan Lalat buah. Agritop. 28 (3) : 139 – 146.

Putra, N.S. (1997). Hama Lalat Buah dan Pengendaliannya. Kanisius. Yogyakarta.

Rukmana., & S. Sugandi. (1997). Penyakit Tanaman dan Teknik Pengendaliannya. Kanisius. Jakarta. Halaman 3 (25).

Siwi, S.S. (2005). Ekobiologi Hama Lalat Buah. BB-Biogen. Bogor.

Suputa. 2006. Pedoman Pengelolaan Lalat Buah. Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura. Jakarta.

Suwarno, Arianti, L., Rasnovi, S.,Yasmin, Y., dan Nasir, M. 2018. Inventarisasi Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Buah-buahan di Kota Jantho Aceh Besar. FMIPA. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. Jurnal Bioleuser Vol. 2, No. 1.

Vos, J.G.M. (1994). Integrated Crop Management in Chili (Capsicum spp.) In Tropical Lowlands. Balai Penelitian Hortikultura Lembang. Lembang.

Wardana. 2017. Uji Efektivitas Beberapa Tanaman Penghasil Metil Eugenol sebagai Atraktan terhadap Lalat Buah (Bactrocera spp.) pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Skripsi. Fakultas Pertanian. ULM. Banjarbaru.




DOI: https://doi.org/10.20527/agtview.v5i3.2988

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Agroekotek View

Editorial Office:

Department of Agroecotechnology
Faculty of Agriculture
Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Ahmad Yani Km.36 Mail-box 1028 Banjarbaru 70714
South of Kalimantan - Indonesia
Phone: (0511) 4772254


Creative Commons License
Agroekotek View is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

E-ISSN: 2715-4815