PERTUMBUHAN BAMBAN (Donax canniformis) DI JEJANGKIT MUARA, KABUPATEN BARITO KUALA, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Aprilia Setyawati, Krisdianto Krisdianto, Chatimatun Nisa

Abstract


Lahan basah merupakan kawasan yang berada didaratan namun terus digenangi oleh air secara permanen maupun hanya musiman. Salah satu tumbuhan yang ditemukan dilahan basah yaitu tumbuhan bamban (Donax canniformis) dan tumbuhan tersebut telah digunakan oleh masyarakat sebagai bahan dasar kerajinan anyaman karena tekstur tumbuhan bamban yang keras dapat menggantikan bahan anyaman yang berasal dari rotan. Penelitian ini akan mengkaji perubahan ukuran pada daun dan batang bamban yang ditemukan didaerah Jejangkit Muara, Kabupaten Barito Kuala. Data dikumpulkan dengan cara mengukur perubahan pada panjang dan lebar daun serta perubahan pada ukuran tinggi batang batang dan diameter batang yang terdapat di tiga lokasi pengambilan sampel, dengan masing-masing ulangan sebanyank 8 kali dengan interval waktu satu minggu. Ketiga lokasi tersebut di atas tersebar di kawasan rawa tadah hujan. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa adanya perbedaan nilai tengah dan interval dari rerata panjang dan luas daun, serta batang bamban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rerata tertinggi terdapat di lokasi 1 dengan luas daunnya adalah 115,95 cm2, diameter bawah 2,505 cm, diameter tengah 1,94 cm, diameter atas 1,46, tinggi batas 256,5 dan jumlah daun 18,5. Kemudian dilanjutkan dengan rerata tertinggi setelah lokasi 1 adalah lokasi 2 yaitu luas daun 20,791 cm2, diameter bawah 2,365 cm, diameter tengah 1,665 cm, diameter atas 1,085 cm, tinggi batang 162,5 cm dan jumlah daun 6,5. Rerata pengukuran pada lokasi 3 yaitu luas daun adalah 4,518 cm2, diameter bawah 2,81 cm, diameter tengah 1,795 cm, diameter atas 1,185 cm, tinggi batang 193 cm dan jumlah daun 23.


References


Ariesty, H., B. Lemercier., L. Bertier., R. Santoso, & S. K. Saptomo. 2013. Pemodelan Lahan Basah Potensial Berdasarkan Indeks Topografi di Bretagne. Prancis. Jurnal Agrista. 17(3) : 127.

Benyamin, L. 1996. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Danu, S. L., A. S, Hanafiah., & M. Sembiring. 2015. Pengaruh pH Terhadap Pembentukan Bintil Akar, Serapan Hara, Pdan Produksi Tanaman pada Beberapa Varietas Kedelai pada Tanah Inseptisol di Rumah Kaca. Jurnal Online Agroekoteknologi. 3(3) : 1111.

Daud, J.M., Hassan, H..H.M., Hashim, R., & Taher, M. 2011. Phytochemicals Screening and Antioxidant Activities of Malaysian Donax grandis Extracts. European Journal of Scientific. 61(4) : 572-577.

Fanindi, A., Prawiradiputra, B. R., & Abdullah, L. 2010. Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Produksi Hijauan dan Benih Kalopo (Calopogonium mucunoides). JITV. 15(3) : 205-214.

Firman, M. B. H. Hartadi., I. Musttaqin., M. Saukani., & N. Hijriana. 2016. Penyuluhan Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Jejangkit Muara Kabupaten Batola. Jurnal Al. Ikhlas. 2(1) : 11-14.

Hidayat, A. 2009. Sumberdaya Lahan Indonesia : Potensi, Permasalahan dan Strategi Pemanfaatan. Jurnal Sumberdaya Lahan. 3(2) : 107-117.

Ihsan, H., & N. Rahmi. 2017. Skrinning Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri dari Daun Bamban (Donax canniformis) untuk Formulasi Obat dari Bahan Alam. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan. 9(1) : 30.

Irfan., & S. Karim. 2018. Potensi Lahan Basah (Rawa) Sebagai Sumber Energi Listrik. Jurnal EEICT. 1 : 37.

Irwan, A. W., & F. Y. Wicaksono. 2017. Perbandingan pengukuran luas daun kedelai dengan metode gravimetri, regresi dan scanner. Jurnal Kultivasi. 16(3) : 426.

Karamina, H. W. Fikrinda. A.T. Murti. 2017. Kompleksitas pengaruh temperatur dan kelembaban tanah terhadap nilai pH tanah di perkebunan jambu biji varietas kristal (Psidium guajava l.) Bumiaji, Kota Batu. Jurnal Kultivasi. 16(3) : 430-134.

Khiatuddin, Maulida. 2003. Melestarikan Sumber Daya Air Dengan Teknologi Rawa Buatan. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Kissinger., R. M. N. Putri. 2018. Ketahanan Hidup Beberapa Jenis Tumbuhan di Kawasan Void Bekas Tambang Batubara. EnviroScienteae. 14(1) : 44.

Kivaisi, A. 2011. The Potential of Constructed Wetland for Wastewater Treatment and Reuse in Developing Country. Ecology Engineering. 16(4) : 545-560.

Kushartono, B. 2001. Pengaruh Curah Hujan dan Pemupukan Terhadap Produksi Rumput Raja. Balai Penelitian Ternak, Bogor.

Las., & Surmaini. 2010. Variabilitas dan Perubahan Iklim dalam Sistem Produksi Padi Nasional : Dampak dan Tantangan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian, Bogor.

Liyanti, P R., Budhi, S., & Yusro, F. 2015. Studi Etnobotani Tumbuhan yang dimanfaatkan di Desa Pesaguan Kanan Kecamatan Mata Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Jurnal Hutan Lestari. 3(3) : 421-433.

Lusyiani. 2010. Uji Fitokimia Akar Bamban (Donax canniformis) sebagai Bahan Baku Kerajinan Anyaman. Jurnal Hutan Tropis. 11(29) : 24-31.

Notohadiprawiro, T. 2006. Lahan Basah. Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Owen, K. 2008. Types of Wetlands. Wetland Care Australia, Ballina, Australia.

Parinding, Z. 2007. Potensi Dan Karakteristik Bio-Ekologis Tumbuhan Sarang Semut Di Taman Nasional Wasur Merauke Papua. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rahayu, M., S. Sunarti., D. Sulistiarini., & S. Prawiroatmodjo. 2006. Pemanfaatan Tumbuhan Obat Secara Tradisional oleh Masyarakat Lokal di Pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara. Biodiversitas. 7(3) : 245-250.

Saleem, M., Nazir, M., Ali, M.S., Hussain, H., Lee, Y.S., Riaz, N., & Jabbar, A. 2009. Antimicrobial Natural Products : an Update on Future Antibiotic Drug Candidates. Natural Product Report. 27 : 238-254.

Salis, B., & Ross. Fisiologi Tumbuhan. ITB, Bandung.

Sitompul, S.M., & Guritno, B. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. UGM Press, Yogyakarta.

Syarief, A., & A. Yafie. 2017. Sifat Material Polyester Hybrid Composite – Batang Bemban (Donax canniformis). Sjme Kinematika. 2(2) : 98.

Tavinayati., M. Effendy., Zakiyah, & M. T. Hidayat. 2016. Perlindungan Terhadap Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis Hasil Pertanian Lahan Basah Sebagai Produk Khas Provinsi Kalimantan Selatan. Badamai Law Journal. 1(1) : 81.

Widya., L. N. 2015. Analisis Kandungan Klorofil Daun Pucuk Merah (Syzygium oleana) pada Warna Daun yang Berbeda. FKIP UAD, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.20527/b.v19i1.5102

Refbacks

  • There are currently no refbacks.