Digitalization of Cultural Villages: Assistance in Optimizing Branding of Wirokerten Village in Realizing a Culturally Independent Village

Anwar Kholid, Sakir Sakir, Ulung Pribadi, Rivaldi Alan Saputra, Rosyid Annafi' Hakim

Abstract


The partners of this community empowerment program are the Cultural Village Pioneer institution located in Wirokerten Village, Banguntapan District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region Province. Based on the Focus Group Discussion (FGD), two main problems of the Cultural Village Pioneer were found, namely 1) the lack of branding identity of Wirokeren Cultural Village, and 2) the digitalization management of the Wirokerten Cultural Village Pioneer is not yet optimal. This service uses the Asset-Based Community Development (ABCD) method, which consists of problem identification, program conceptualization, program implementation, monitoring & evaluation, and follow-up plans. In solving the problem, this stage has carried out two activities as follows: 1) Creation of a mascot as a village identity; and 2) Development of social media, particularly Instagram and Website, to optimize digital branding. The mascot designed is a representation of Tumenggung Wirokerti, a respected historical figure in the village, used as a symbol of courage and devotion. In addition, the digitization of Wirokerten Cultural Village was carried out by creating an Instagram account and website that showcase the village's cultural potential. The follow-up to this service program involves strengthening the identity of Wirokerten Cultural Village and increasing brand awareness through collaboration with local or national influencers.


Keywords


Branding; Cultural; Digitalization; Village

Full Text:

PDF

References


Al-Kautsari, M. M. (2019). Asset-based community development : strategi pengembangan masyarakat. Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 4(2), 259. https://doi.org/10.24235/empower.v4i2.4572

Anwar, S., & Mufid, M. (2020). Pengembangan wisata edukasi dan rekreasi kracakan di desa payaman kecamatan ngraho kabupaten bojonegoro. Al-Umron: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 50–58.

Asaad, I., & Rahman, A. (2021). Pengembangan kota parepare sebagai kota destinasi wisata habibie dengan konsep sustainable smart touris. Jurnal Pekomnas, 6(2), 21–34. https://doi.org/10.30818/jpkm.2021.2060303

Atmojo, M. E., Pratiwi, V. P., & Hanif, N. A. (2023). Penguatan branding dan kelembagaan desa wisata di kalurahan hargorejo kecamatan kokap kabupaten kulon progo. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 976–983.

bantulkab.go.id. (2024). Bantul tambah lima kalurahan jadi rintisan desa budaya 2024. Https://Bantulkab.Go.Id/. https://bantulkab.go.id/berita/detail/6637/bantul-tambah-lima-kalurahan-jadi-rintisan-desa-budaya-2024.html

Basith, G. H., & Kurniadi, D. (2017). Perancangan sistem informasi pemetaan pariwisata garut berbasis geografic information system dan android. Jurnal Algoritma, 14(1), 26–31. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.14-1.26

Fitriawan, H., Murdika, U., & Yudamson, A. (2019). Pengembangan website Desa Pekon Kiluan Negeri menuju kawasan wisata berbasis TIK. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan, 3(3), 107-110.

Hilman, Y. A., Megantari, K., & Studi, P. (2018). model city branding sebagai strategi penguatan pariwisata lokal provinsi jawa timur. Komunikasi Dan Kajian Media.

Irwan, S. N. R., Perwitasari, H., & Muhamad, M. (2021). Pendampingan identifikasi potensi pengembangan agrowisata berbasis partisipasi masyarakat di desa tirtomulyo, kretek, bantul, yogyakarta. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 122–130.

Kholid, A., Sakir, S., & Saputra, R. A. (2024). Menuju desa mandiri budaya : Penguatan kelembagaan desa budaya kalurahan. Warta LPM, 27(3), 434–443.

Kusi, Y., Suryani, L., Aje, A. U., Rawe, A. S., & Musu, T. (2022). Menggali potensi desa eduwisata wolotopo. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 813-818.6, 813–818.

Latifah, E., Wisodo, H., Pramono, N. A., Rifai, M. K., Fawaiz, S., & Oktaviani, A. E. (2022). Peningkatan branding dengan pelatihan branding awareness terhadap kelompok petani wanita jahe di desa arjowinangun, malang. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1115. https://doi.org/10.20527/btjpm.v4i4.4335

Maryani, & Dedeh, N. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat. CV Budi Utama.

Mustofa, M. L. (2012). Monitoring dan Evaluasi : Konsep dan Penerapannya bagi Pembinaan Kemahasiswaan (Issue I).

Nirmala, B. P. W., & Paramitha, A. A. I. I. (2020). Digitalisasi desa dan potensi wisata di desa kerta, kabupaten gianyar menuju pariwisata 4.0. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(3), 350–355. https://doi.org/10.22437/jkam.v4i2.11273

Novianti, E., & Wulung, S. R. P. (2020). Implementasi komunikasi daring dalam menunjang jawa barat sebagai destinasi pariwisata cerdas. Jurnal Komunikasi, 12(1), 53. https://doi.org/10.24912/jk.v12i1.6971

Peraturan Gubernur DIY Nomor 93 Tahun 2020 tentang Desa/Kalurahan Mandiri Budaya, (2020).

Putra, R. R., Siti Khadijah, U. L., & Rakhman, C. U. (2020). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam penerapan konsep smart tourism di kabupaten pangandaran. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), July, 257. https://doi.org/10.24843/jumpa.2020.v07.i01.p12

RPJMD. (2021). Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021-2026.

RPJMKal. (2019). Rencana pembangunan jangka menengah kalurahan wirokerten tahun 2019-2024. RPJMKal.

Sakir, S., Setianingrum, R. B., Walinegoro, B. G., & Afisa, A. (2022). Program kalurahan online (kaline) sebagai upaya pengembangan bumdes kalurahan margokaton berbasis digital. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 254–262. https://doi.org/10.24036/abdi.v4i2.274

Sakir, S., Walinegoro, B. G., & Putri, S. A. G. (2022). Pengembangan potensi kalurahan banyurejo sebagai desa wisata melalui strategi branding media sosial. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(1), 341–348. https://doi.org/10.54082/jamsi.238

Sari, A. K., & Dewi, N. S. A. A. (2023). Analisis potensi dan upaya pengembangan desa wisata jamu gendong dusun kiringan kabupaten bantul. Jurnal Pertanian Agros, 25(4), 4370–4379.

Setiawati, S. D., Retnasari, M., & Diny Fitriawati. (2019). Strategi membangun branding bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah. JURNAL ABDIMAS BSI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 125–136.

Wildana, D. T., Khanif, A., Prihatmini, S., & Tanuwijaya, F. (2020). Anak di embung cinta: pembentukan wisata ramah anak di kelurahan nangkaan bondowoso. Warta Pengabdian, 14(3), 173. https://doi.org/10.19184/wrtp.v14i3.17172

Yamani, A. Z., Muhammad, A. W., & Faiz, M. N. (2019). Penguatan ekonomi lokal pada pelaku umkm berbasis digital di desa winduaji kabupaten brebes. Madani : Indonesian Journal of Civil Society, 1(1), 24–28. https://doi.org/10.35970/madani.v1i1.29

Yulianto, Y., Meilinda, S. D., Fahmi, T., Hidayati, D. A., & Inayah, A. (2022). Penerapan community based tourism (cbt) di desa merak belantung kabupaten lampung selatan dalam mewujudkan desa ekowisata. Jurnal Abdi Insani, 9(1), 9–19. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i1.469




DOI: https://doi.org/10.20527/btjpm.v7i4.14899

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is licensed under
a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0

From March 27, 2020 to June 3, 2020
View My Stats

From Juni 4, 2020 to the present (updated stats)
View My Stats

hit counter