Seminar Kesulitan Belajar dan Anti Bullying di SMAN 5 Banjarbaru

Miftahul Aula Sa'adah, Lutfiyanti Fitriah

Abstract


Maraknya perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah dan kurangnya pemahaman siswa terkait bahaya psikologis dari tindakan bullying sehingga sekolah menginginkan diadakannya seminar anti bullying. Seminar dalam rangka pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman kepada siswa untuk tidak melakukan tindakan perundungan di sekolah dan memberi wawasan kepada siswa tentang cara mengatasi kesulitan belajar fisika sehingga mereka termotivasi dan berminat mempelajari fisika. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode PAR (Participatory Action Research). Peserta kegiatan adalah siswa SMAN 5 Banjarbaru sejumlah 75 orang. Kegiatan seminar terselenggara secara luring dengan baik dan lancar pada Selasa, 16 Mei 2023. Peserta didik mendapatkan pemahaman bahwa bullying termasuk tindakan agresif yang dilakukan secara berulang-ulang dan menimbulkan dampak negatif tidak hanya bagi pelaku tetapi juga korban. Perserta didik juga mendapatkan pemahaman bagaimana mengatasi kesulitan belajar fisika dengan cara merubah cara berpikir bahwa fisika itu mudah, memahami setiap konsep dan rumus fisika, sering mengerjakan latihan soal dan membuat peta konsep atau catatan-catatan penting. Setelah kegiatan seminar dilakukan diketahui bahwa sikap siswa dalam mengatasi kesulitan belajar fisika adalah 67,7% berada pada kategori tinggi dan sikap anti bullying siswa adalah 81% pada kategori sedang. Dengan demikian, seminar yang telah dilaksanakan sangat bermanfaat dalam menambah wawasan siswa.

The rise of bullying that occurs in the school environment and the lack of understanding of students regarding the psychological dangers of bullying actions that the school wants to hold an anti-bullying seminar. This seminar in the community service framework aims to instill understanding in students about not bullying at school and provide insight to students on how to overcome physics learning difficulties so that they are motivated and interested in studying physics. The PAR (Participatory Action Research) method is used in this community service. The participants were 75 students of SMAN 5 Banjarbaru. The seminar was held offline well and smoothly on Tuesday, May 16, 2023. Learners gained an understanding that bullying is an aggressive act that is carried out repeatedly and has a negative impact not only on the perpetrator but also on the victim. Students also understand how to overcome physics learning difficulties by changing their thinking that physics is easy, understanding every physics concept and formula, often doing practice questions, and making concept maps or important notes. After the seminar, it is known that students' attitude in overcoming physics learning difficulties is 67.7% in the high category, and the anti-bullying attitude of students is 81% in the medium category. Thus, the seminars carried out are very useful in helping students overcome physics learning difficulties.


Keywords


Anti Bullying; Kesulitan Belajar Fisika; Seminar

Full Text:

PDF

References


Ady, W. N., & Warliani, R. (2022). Analisis kesulitan belajar siswa sma terhadap mata pelajaran fisika pada materi gerak lurus beraturan. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Fisika (JPIF), 2(1), 104–108.

Afandi, A. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Kementerian Agama RI.

Agustina, N. W., Murtana, A., & Handayani, S. (2022). Pendampingan siswa dalam upaya pencegahan bullying di sekolah. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(4), 597–602.

Angreini, D., Tajuddin, A., Purwanto, J., Munaing, M., & Aswar, A. (2023). Upaya mencegah perilaku bullying dan meningkatkan self esteem siswa SMP YP PGRI Disamakan Makassar. INTISARI: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 1(1), 23–32.

Butar, B. H. S., & Karneli, Y. (2021). Persepsi pelaku terhadap bullying dan humor. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 372–379.

Darmayanti, K. K. H., Kurniawati, F., & Situmorang, D. D. B. (2019). Bullying di sekolah: Pengertian, dampak, pembagian dan cara menanggulanginya. In Pedagogia Jurnal Ilmu Pendidikan (Vol. 17, Issue 1, pp. 55–66).

Firdaus, F. M. (2019). Upaya mengatasi bullying di sekolah dasar dengan mensinergikan program sekolah dan parenting program melalui whole-school approach. DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(2), 49–60.

Haqiqi, A. K., & Sa’adah, L. (2018). Deskripsi kesulitan belajar materi fisika pada siswa sekolah menengah pertama (smp) di kota semarang. Thabiea : Journal of Natural Science Teaching, 1(1), 39.

Harisatyma, N. K. A., & Gazaly, M. (2021). Pengaruh pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 terhadap motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas xi sma negeri 1 kendari. Kulidawa, 2(2), 45–51.

Heriyanto, H. (2021). Kesulitan pemecahan masalah fisika pada siswa man 3 jember. As-Sunniyah: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(2), 59–67.

Ketut Sudharma, E. M. S. (2007). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar. Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2 No.2 Juli, Tahun 2007, 2(2), 165–184.

Lusiana, S. N. E., & Arifin, S. (2022). Dampak bullying terhadap kepribadian dan pendidikan seorang anak. Kariman, 10, 337–350.

Nyoto, N. (2021). Lecturer performance exploration through the tri dharma of higher education. Procuratio: Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(4), 428–438.

Rahayu, B. A., & Permana, I. (2019). Bullying di Sekolah : Kurangnya empati pelaku bullying dan lack of bullies empathy and prevention at school. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3), 237–246.

Rahayu, R., & Rifqi, M. (2022). Pkm sosialisasi bentuk perilaku bullying. Sinar Sang Surya (Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(1), 239–245.

Sa’adah, M. A. (2017). Peran regulasi emosi dalam mengurangi periaku bullying pada peserta didik. Jurnal: Guidance and Counseling, 3(1), 22–34.

Tantono, D. F. S. A. (2021). Pengaruh bullying terhadap harga diri siswa sekolah dasar. Acta Psychologia, 1(2), 142–148.

Visty, S. A. (2021). Dampak bullying terhadap perilaku remaja masa kini. Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan (JISP), 2(1), 50–58.

Wirawan, Z., Januarty, R., Yani, A., & Martawijaya, M. A. (2022). Humanisasi dalam pembelajaran fisika. Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science, 4(3), 612–620.

Yuyarti, Y. (2018). Mengatasi bullying melalui pendidikan karakter. Jurnal Kreatif, 9(1), 52–57.

Zainuddin, Z., Sari, R. P., & Kadir, A. (2021). Analisis kesulitan belajar fisika konsep gerak lurus pada peserta didik kelas x sma negeri 1 konawe selatan. Kulidawa, 2(1), 7.




DOI: https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i4.9556

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is licensed under
a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0

From March 27, 2020 to June 3, 2020
View My Stats

From Juni 4, 2020 to the present (updated stats)
View My Stats

hit counter