Lactobacillus sp. IDENTIFICATION IN CARIES-AFFECTED STUDENTS IN SMP NEGERI 1 SUNGAI PINANG KABUPATEN BANJAR

Rosihan Adhani, Isnur Hatta, Muhammad Genadi Askandar, I Wayan Arya Krishnawan Firdaus

Abstract


ABSTRAK

Latar Belakang: Karies adalah penyakit infeksi yang menyerang jaringan keras gigi. Karies adalah penyakit multifaktorial, yang dipicu oleh interaksi antara inang, mikroorganisme/agen, substrat, dan waktu. Salah satu agen patogen yang paling utama adalah Lactobacillus sp. Agen ini sebagian besar ditemukan pada lesi karies aktif, dapat menghasilkan asam laktat dan merupakan organisme yang toleran terhadap lingkungan asam. Paparan timbal juga merupakan faktor yang dapat memperburuk karies. Timbal adalah antagonis kalsium dan dapat menghambat metabolisme kalsium dalam remineralisasi gigi. Timbal dapat mengendap ke dalam air minum setelah mengkristal di udara, dibantu oleh hujan. Paparan ini sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat yang masih bergantung pada air sungai yang tidak disaring untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi koloni Lactobacillus sp. pada anak-anak yang terkena karies dan menilai perbedaan antara anak-anak yang mengonsumsi air sungai dan anak-anak yang mengonsumsi air sumur. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain kelompok kontrol menggunakan pendekatan potong lintang, yang dilakukan di SMP Negeri 1 Sungai Pinang Kabupaten Banjar, November-Desember 2017. Populasi penelitian terdiri dari 60 siswa, yang dikategorikan menjadi dua kelompok (masing-masing 30 siswa): kelompok pengguna air sungai dan kelompok pengguna air sumur. Indeks DMF-T dan sampel usap gigi dicatat untuk dianalisis. Sampel usap kemudian dikirim ke laboratorium untuk diolah dengan pewarnaan dan menggunakan metode Huccer untuk menilai koloni Lactobacillus sp. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara jumlah koloni Lactobacillus sp. dan indeks DMT pada anak-anak pengguna air sungai dan anak-anak pengguna air sumur.

Keywords: indeks DMF-T, karies, konsumsi air, timbal

 

ABSTRACT

Background: Caries is an infectious disease affecting a tooth’s hard tissues. It is a multifactorial disease, initiated by the interaction of host, microorganisms/agents, substrates, and time. One of the most pathogenic agents is Lactobacillus sp. This agent is mostly found in active lesions of caries, can produce lactate acid and is an acidic-environment tolerant organism. Lead exposure is also a factor that can worsen caries. Lead is a calcium-antagonist and can hamper the metabolism of calcium in remineralization of tooth. Lead can precipitate into drinking water after being crystallized in the air, assisted by rain. This exposure is especially worrying to the community which still depends on unfiltered water from the river to fulfill their daily needs. Purpose: This study was proposed to identify Lactobacillus sp. colony in caries-affected children and assess the difference between river water consuming and well-water consuming children. Methods: This was an observational analytics with control group design study using cross sectional approach, performed in SMP Negeri 1 Sungai Pinang Kabupaten Banjar, November-December 2017. The population was 60 students, categorized into two groups (30 students each): river water consuming and well-water consuming groups. The samples’ DMF-T indexes and teeth swab samples were recorded for analysis. The swab samples were then delivered to laboratories to be treated by staining and using Huccer methods to assess the Lactobacillus sp. colony. Results: The results showed that there was a significant difference between colony count of Lactobacillus sp. and DMT-index in both river water consuming and well-water consuming children.

 

Keywords: caries, DMF-T index, lead, water consumption

Full Text:

PDF

References


Agtini, MD. 2010. Persentase pengguna protesa di indonesia. Media Litbang Kesehatan.

Ahumada, M.C., Bru, E., Colloca, M., Lopez, M., & Nader, M.M. 2003. Evaluation and comparison of Lactobacilli characteristics in the mouths of patients with or without cavities. Journal of Oral Science, 45, 1-9.

Angela, A. 2005. Pencegahan primer padaanak yang berisiko karies tinggi. Majalah Kedokteran Gigi.

Arief I.I., Maheswari, R.R.A., Suryati, T. 2008. Isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari daging sapi lokal di pasar tradisional daerah Bogor. Laporan Penelitian Hibah Bersaing XIII/3.LPPM-IPB. Bogor.

Army, US. 2010. Dental anatomy and physiology,subcourse MD0501, Edition 200, Survival Medical Manual. Amazon Digital Services. US.

Arora, D., and Arora, B. 2009. Streptococcus, Text Book Of Microbiology For Dental Student. Alkem Company(s). Pte Ltd. page 170-178.

Atmanda, NP. 2011. Indekdef-t dan DMF-T padasiswa tuna rungu di SLB BNergiCicendo Bandung. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Padjadjaran: Bandung, Indonesia.

Badet, C., & Thebaud, N. 2008. Ecology of Lactobacilli in the Oral Cavity: A Review of Literature. The Open Microbiology Jurnal. 2, 38-48.

Chemiawan, E., Gartika, M., Indriyanti, R. 2004. Perbedan Prevalensi Karies pada Anak Sekolah Dasar dengan Program UKGS dan Tanpa UKGS Kota Bandung. Skripsi. Universitas Padjadjaran. Bandung.

Dentalhealth, 2008. Tahap-tahap Terjadinya Karies Gigi (Dental Caries) www.dentalgentlecare.com.

Dorland, W.A., Newman. 2010. Kamus Kedokteran Dorland edisi 31. Penerbit Buku Kedokteran EGC. p. 702, 1003. Jakarta.

Dye Bruce A, Li Xianfen, Evans Gina Thornton. 2010. Oral Health Disparities as Determined by Selected Healthy People 2020 Oral Health Objectives. Centers for Disease Control and Prevention. United State.

Harshanur, I.W. 1995. Anatomi Gigi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. 30-36.

Hermawati, G., Hidayani, L., dan Kornelia, K. 2012. Dampak Konsumsi Makanan Kariogenik Terhadap Keparahan Karies Gigi Anak Pra Sekolah. Skripsi Universitas Siliwangi. Tasikmalaya.

Hidayah, N. 2016. Karakterisasi Bakteriosin Bakteri Asam Laktat Dari Sawi Fermentasi. Tesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Bogor.

Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Kemenkes RI. 2007. Riset Kesehatan Dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Kidd, E.A.M, Bechal, S.J. 1992. Dasar-dasar Karies Penyakit dan Penanggulangannya. Cetakan Kedua. Alih Bahasa Narlan Sumawinata. Penerbit EGC. Jakarta.

Kidd, E.A.M & Smith, B.G.N. 2012. Manual konservasi restorative menurut pickartd. Widya Medika. Jakarta, Indonesia.

Kusumaningsih, T. 1999. Hubungan antara Indeks Keparahan Karies dengan Jumlah Lactobacillus sp. di dalam Saliva Anak Taman Kanak-kanak. Majalah Kedokteran Gigi No.4 Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR.

Maksum, R. 2009. Mikrobiologi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. page 153-154.

Marsh P dan Martin M.V. 2000. Oral Microbiology, fourth ed, wright, Oxford Auckland Boston Johannesburg Melborne New Dehli. Pp 58-64.

Masuda, N., N. Tsutsumi, S. Sobue, and S. Hamada. 1979. Longitudinal survey of the distribution of various serotypes of Streptococcus mutans in infants. J. Clin. Microbiol. 10:497-502.

Maudy, D.S. 2017. Pengaruh Daya Antibakteri Obat Kumur Ekstrak Etanol Tanaman Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry) Terhadap Bakteri Lactobacillus acidophilus In Vitro. Karya Tulis Ilmiah. Pendidikan Dokter Gigi FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Ningsih D.M.D.A, Hutomo L.C, Rahaswanti L.W.A. 2013. Gambaran Perilaku Menggosok Gigi Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidemen, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem. Skripsi. Universitas Udayana. Bali.

Notoatmodjo S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Nurdeviyanti, N. 2011. Larutan Garam Dapur Beriodium Menghambat Pertumbuhan Streptococcus mutans secara In Vitro. Tesis. Universitas Udayana. Bali. Indonesia

Putri, MH. 2010. Ilmu pencegahan penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi. EGC. Jakarta. Indonesia.

Ray, B. dan Bhunia, A.K. 2008. Fundamental Food Microbiology. 4th edition. Boca Raton: CRC

Satria, B., Sutadi, H., dan Mangundjaja, S. 2009. The differences level of CFU of mutans streptococci in saliva of schoolchildren during fasting and non-fasting. Department of Pediatric Dentistry and Department of Oral Biology Faculty of Dentistry. Jurnal Kedokteran Gigi. Universitas Indonesia. Jakarta. Indonesia

Situmorang, N. 2005. Dampak Karies Gigi dan Penyakit Periodontal Terhadap Kualitas Hidup. Pidato Pengukuhan. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Sundoro, E.H. 2007. Serba-serbi ilmu konservasi gigi. UI-Press. Jakarta. Indonesia.

Suprihatin dan Perwitasari, D.S. 2010. Makalah Seminar Nasional Pembuatan Asam Laktat Dari Limbah Kubis. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri UPN Veteran Jawa Timur. 38 halaman.

Suryawati P.N. 2010. 100 Pertanyaan Penting Perawatan Gigi Anak. Dian Rakyat. Jakarta.

Widya Y. 2008. Pedoman Perawatan Kesehatan Anak. Penerbit Yrama Widya. Bandung




DOI: https://doi.org/10.20527/dentin.v9i3.17915

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact Us:
Faculty of Dentistry
Lambung Mangkurat University
Jalan Veteran No. 128 B Banjarmasin, Indonesia
E-mail. [email protected]

Website. fkg.ulm.ac.id