PERBEDAAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PASTA GIGI HERBAL DAN NON-HERBAL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK PADA PERMUKAAN GIGI PADA ANAK-ANAK

Tiara Yustisia, Riky Hamdani, R. Harry Dharmawan Setyawardhana

Abstract


ABSTRACT
Background:
Indonesia’s dental and oral health problems is 57.6% and age 5-9 was the largest propostion reached 67.3%. The OHI-S index also reached  high number, 1.46 while the national target was  ≤ 1.2. One of the ways to prevent this problems is by brushing teeth with toothpaste to reduce plaque accumulation. There are alternative options in choosing toothpaste, herbal toothpaste and non-herbal toothpaste. Purpose: The study is aimed to analyze the effectiveness between herbal and non-herbal toothpaste in reduce score plaque on children’s teeth. Method: This study is used literature review method, which is to read, analyze, evaluated and summarizing a particular topic for synthesizing and analyzing arguments of others with a narrative review procedure. Literature was search used Google Scholar, Science Direct and PubMed. Results: Mean of herbal toothpaste is up to 37.5% with the smallest decrease is 5% by combination of akarkara and others and  the highest is 76.9% by combination of betel leaf and lime. Mean of non-herbal toothpaste is up to 32% with the smallest decrease is 7.71% by comersial toothpaste and the highest is 67.3% by fluor. The review showed that most of articles stated that there was a significant difference in ndex plaque between herbal and non-herbal toothpaste. Conclusion: The public is expected to use this study results as a consideration in choosing the appropriate toothpaste for children, it is recommencded to choose toothpaste with herbal ingredients because it  can reduce childrens’s plaque index more than toothpaste with non-herbal ingredients.

Keywords: children, herbal toothpaste, non-herbal toothpaste, plaque index

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia mencapai angka 57,6% dengan usia 5-9 tahun sebagai proporsi terbesar, yaitu 67,3%. Indeks OHI-S juga mencapai angka yang tinggi, yaitu 1,46 sedangkan target nasional OHI-S adalah ≤ 1,2. Masalah ini dapat dicegah salah satunya dengan cara menyikat gigi menggunakan pasta gigi untuk mengurangi penumpukkan plak. Terdapat pilihan alternatif dalam memilih pasta gigi, yaitu pasta gigi herbal dan pasta gigi non-herbal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan efektivitas antara pasta gigi herbal dan non-herbal dalam menurunkan indeks plak pada permukaan gigi anak-anak. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode literature review, yaitu membaca, menganalisis, mengevaluasi dan meringkas materi ilmiah tentang topik tertentu dengan tujuan merangkum, mensintesis dan menganalisis argumen orang lain dengan prosedur narrative review. Penelurusan literatur menggunakan Google Scholar, Science Direct dan PubMed. Hasil: Pasta gigi herbal mampu menurunkan indeks skor plak rata-rata sebesar 37,5% dengan penurunan terkecil 5% oleh bahan kombinasi akarkara dan lain-lain, serta yang tertinggi sebanyak 76,9% oleh bahan kombinasi daun sirih dan jeruk nipis. Pasta gigi non-herbal mampu menurunkan indeks skor plak rata-rata sebesar 32% dengan penurunan terkecil 7,71% oleh pasta gigi komersial dan yang tertinggi sebesar 67,3% oleh fluor. Hasil review menunjukkan bahwa mayoritas artikel menyatakan bahwa terdapat perbedaan nilai plak secara signifikan antara pasta gigi herbal dan non- herbal. Kesimpulan: Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai pertimbangan dalam memilih pasta gigi yang sesuai untuk anak-anak, disarankan memilih pasta gigi dengan kandungan bahan herbal karena mampu menurunkan indeks skor plak lebih banyak pada permukaan gigi anak-anak.

 

Kata Kunci: anak-anak, indeks plak, pasta gigi herbal, pasta gigi non-herbal

Full Text:

PDF

References


Saputri D, Novita CF, Zakky M. Perbandingan Tindakan Menjaga Kebersihan Rongga Mulut dan status Oral Hygiene pada Anak UsiaSekolah Dasar di Daerah Perkotaan dan Pedesaan. Journal of Syiah Kuala Dentistry Society. . 2016. 2(2): 90-96.

Lesmana H, Thioritz E, Sitanaya R. Perbedaan Efektivitas Obat Kumur Beralkohol dan Non Alkohol dalam Penurunan Akumulasi Plak Siswa MTs. Bustanul Ulum Maros. Media Kesehatan Gigi. 2018. 17(2):14-19.

Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar Nasional. Jakarta. Badan Penelitian Dan Pengembangan tenaga kesehatan; 2018. p.94.

Kuswareni N, Adhani R, Arifin S. Efektivitas Penyuluhan Metode Irene’s Donut, Konvensional, Dan Video Terhadap Perubahan Indeks Plak Pada Anak. DENTINO. 2016. 1(1): 37-41.

Purnomowati RRRD. Efektivitas Sikat Gigi Orthodontik dan Sikat Gigi Konvensional terhadap Nilai OHI-S Pada Pasien Fixed Orthodontic Appliance. Artikel Keperawatan. 2017. 13(1): 155-165.

Subekti A, Ningtyas EAE, Benyamin B. Hubungan Plak Gigi, Laju Aliran Saliva, dan Viskositas Saliva pada Anak Usia 6-9 Tahun. Jurnal Kesehatan Gigi. 2019. 6: 72-75.

Sukanti E. Pengaruh Status Kebersihan Gigi dan Mulut (OHI-S) terhadap Status Gingiva (GI) pada Siswa SMP PSM Kota Bukittinggi. Menara Ilmu. 2017. 2(74): 77-82.

Syahida Q, Wardani R, Zubaedah C. Tingkat Kebersihan gigi dan Mulut Siswa usia 11-12 Tahun di SDN Cijayana 1 Kabupaten Garut. J-Ked. 2017. 29(1): 57-62.

Maesaroh A, Silviani S. Formulasi Sediaan Pasta Gigi Karbon Aktif dengan Basis Virgin Coconut Oil (VCO). Artikel Ilmiah Manuntung. 2019. 5(1): 8-17.

Reddy S. Periodontologi: Gambaran Klinis & Terapi, Edisi 4. EGC: Jakarta; 2019. p. 50-52.

Puspitasari A, Balbeid M, Adirhesa A. Perbedaan Pasta Gigi Herbal dan Non-herbal Terhadap Penurunan Plaque Index Score pada Anak. E Prodenta Journal of Dentistry. 2018. 2(1): 116-123.

Anggina DN, Ramayanti I. Perbandingan Efektivitas Berbagai Jenis Pasta Gigi Bahan Herbal dan Pasta Gigi Bahan Non Herbal Terhadap Pembentukan Plak. Syifa’ MEDIKA. 2018. 9(1): 1-9.

Putra FS, Mintjelungan CN, Juliatri. Efektivitas pasta gigi herbal dan non-herbal terhadap penurunan plak gigi anak usia 12-14 tahun. Artikel e-Gigi. 2017. 5(2): 152-158.

Kabir SMS. Basic Guidelines For Research. Book Zone Publication: Bangladesh. 2016. p.38.

Sumantri. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Prenada media; 2015. p.224.

Putra DDA, Astuti P, Rochim A. Uji Klinis Penggunaan Pasta Gigi Herbal Terhadap Penurunan Indeks Plak Rongga Mulut. e-Jurnal Pustaka Kesehatan. 2015. 3(2): 224-229.

Yauri L. Efektivitas penggunaan Pasta Gigi dengan Kandungan Xylitol terhadap penurunan Jumlah Plak pada Murid SDN No. 234 Inpres Takalar Kota Kab. Takalar. Jurnal Media Kesehatan Gigi. 2017. 16(2): 1-4.

Nadar BG, Usha GV, Lakshminarayan N. Comparative Evaluation of Efficacy of 4% Tulsi Extract (Ocimum sanctum), Fluoridated and Placebo Dentifrices against Gingivitis and Plaque among 14–15 years School Children in Davangere City, India – A Triple Blinded Randomized Clinical Trial. Contemporary Clinical Dentistry. 2020. 11(1): 67-75.

Sukanto. 2012. TAKARAN DAN KRITERIA PASTA GIGI YANG TEPAT UNTUK DIGUNAKAN PADA ANAK USIA DINI. Stomatognatic (J.K.G). 2012. 9(2): 1104-109.

Ranju MB, Girish MS, Prashanth S. Comparative Evaluation of Antimicrobial Efficacy of Theobromine Toothpaste and a Low fluoridated Toothpaste against Plaque Streptococcus mutans in Children. World Journal of Dentistry. 2018. 9(3): 215-219.

Thioritz E, Lesmana H. Perbedaan pH Saliva dan Pertumbuhan Plak antara pengguna Pasta Gigi yang Mengandung Deterjen dan pengguna Pasta Gigi Non Deterjen pada Murid SDN No. 15 GanggangBaku Bantaeng. Media Kesehatan Gigi. 2018. 17(1): 8-13.

Menon LU, et al. Efficacy of a Calcium Sucrose Phosphate Based Toothpaste in Elevating the Level of Calcium, Phosphate Ions in Saliva and Reducing Plaque: A Clinical Trial. Contemporary Clinical Dentistry. 2018. 9(2): 151-157.




DOI: https://doi.org/10.20527/dentin.v9i3.17917

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact Us:
Faculty of Dentistry
Lambung Mangkurat University
Jalan Veteran No. 128 B Banjarmasin, Indonesia
E-mail. [email protected]

Website. fkg.ulm.ac.id