HUBUNGAN PHBS DENGAN KEJADIAN DIARE PADA SISWA SMPN 10 BANJARMASIN DI DEKAT TPS KELURAHAN GADANG

Ananda Febrianti Sulistya Ningsih, Farida Heriyani, Lisda Hayatie, Noor Muthmainnah, Widya Nursantari

Abstract


Abstract: Diarrhea is still one of the biggest health problems in school-aged children. Bad PHBS can trigger greater diarrhea. Washing hands with soap and running water, clean toilets, throwing away rubbish in the right place, and eating healthy snacks can reduce the risk of diarrhea. This study aims to analyze the relationship between PHBS and the incidence of diarrhea in students at SMPN 10 Banjarmasin near the TPS in Gadang Village. The design of this research is observational analytic with a cross-sectional approach. Research subjects were selected using a total sampling technique, with a total of 91 students as respondents. The statistical test used is Fisher's exact test because the chi-square test does not meet the requirements. The results of this study showed that as many as 69.2% of students experienced diarrhea and as many as 81.3% had good PHBS. Fisher's exact test results showing a p-value of 0.001 (<0.05). The conclusion of the research is that there is a significant relationship between PHBS and the incidence of diarrhea.

 

Keywords: Diarrhea, PHBS, SMPN 10 Banjarmasin student

 

Abstrak: Diare sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar pada anak usia sekolah. Perilaku PHBS yang tidak baik dapat memicu terjadinya diare lebih besar. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, toilet yang bersih, buang sampah pada tempatnya, dan mengonsumsi jajanan sehat dapat mengurangi risiko terjadinya diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara PHBS dengan kejadian diare pada siswa SMPN 10 Banjarmasin di dekat TPS Kelurahan Gadang. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 91 siswa. Uji statistik yang digunakan yaitu uji fisher’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 69,2% siswa mengalami diare dan sebanyak 81,3% memiliki PHBS yang baik. Hasil uji fisher’s exact menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (<0,05). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan signifikan antara PHBS dengan kejadian diare.

 

Kata-kata kunci:  Diare, PHBS,siswa SMPN 10 Banjarmasin


Keywords


iare; PHBS; siswa SMPN 10 Banjarmasin

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.20527/ht.v8i1.16445

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Homeostasis

Creative Commons License
Homeostasis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Program Studi Kedokteran Program Sarjana
Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
email : [email protected]