POTENSI BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) AGRO JAMUR TUKUL BERSAMA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DESA DANDA JAYA KABUPATEN BARITO KUALA

Wida Salupi, Mella Mutika Sari, Meliyana Aini, Muthia Rahmawati

Abstract


Budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu bentuk inovasi agribisnis yang memiliki prospek ekonomi menjanjikan, khususnya bagi masyarakat pedesaan di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap sumber pendapatan yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan usaha budidaya jamur tiram sebagai strategi pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan budidaya dilakukan secara sistematis melalui tahapan: produksi bibit, formulasi dan sterilisasi media tanam, inokulasi, inkubasi, manajemen kumbung, panen, hingga distribusi produk. Aktivitas ini tidak hanya mampu menghasilkan produk pangan bergizi tinggi, tetapi juga menjadi sumber pendapatan alternatif yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga petani. Produk jamur tiram juga dapat dikembangkan dalam bentuk olahan bernilai tambah seperti keripik, dodol, dan sate jamur, yang turut memperluas potensi pasar. Studi ini menegaskan bahwa dengan dukungan pelatihan teknis, sarana produksi, serta akses pemasaran yang memadai, budidaya jamur tiram dapat menjadi model usaha mikro berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kata kunci: Budidaya, jamur tiram, Pleurotus ostreatus, peluang usaha.

 

Oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) cultivation is a form of agribusiness innovation with promising economic prospects, especially for rural communities in areas with limited access to stable sources of income. This study aims to analyze the potential for developing oyster mushroom cultivation as a local economic empowerment strategy in Danda Jaya Village, Rantau Badauh District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan. The research approach used was a qualitative case study, with data collection techniques including participatory observation, in-depth interviews, and field documentation. The results showed that cultivation activities were carried out systematically through the following stages: seed production, formulation and sterilization of planting media, inoculation, incubation, mushroom management, harvesting, and product distribution. This activity not only produces highly nutritious food products but also serves as an alternative source of income that directly impacts the welfare of farming families. Oyster mushroom products can also be developed into value-added processed products such as chips, dodol, and mushroom satay, which also expands market potential. This study confirms that with the support of technical training, production facilities, and adequate marketing access, oyster mushroom cultivation can become a model for a sustainable and competitive local resource-based micro-enterprise.

Keywords: Cultivation, oyster mushrooms, Pleurotus ostreatus, business opportunities.


Full Text:

PDF

References


Adegoke., Adebayo, E., & Oloke J., K. (2017). Oyster mushroom (Pleurotus species); a natural functional food. Journal of Microbiology Biotechnology and Food Sciences, 7(3), 254-264.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Az-Zahra, C., D., A., Abdurrohman, A., Satriawan, C., Y., G., Aini, N., N., Rahmaji, T., & Ubaidillah, U. (2021). Budidaya Jamur Tiram Berbasis Teknologi Untuk Kemandirian Masyarakat Desa Bakalan, Kabupaten Karanganyar. JCES (Journal of Character Education Society), 4(4), 903-913.

Bungin, B. (2001). Metodologi penelitian kualitatif. Surabaya: PT. Pustaka Pelajar.

Canti, M., Hartanti, A. T., Subali, D., Christos, R. E., Givianty, V. T., & Christina, I. (2022). Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Abdimas Galuh, 4(2), 611-622.

Febriani, H., & Khairuna, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jamur Tiram di Desa Stabat Lama Barat Kabupaten Langkat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(1), 61-4.

Khatun, S. (2015). Research on Mushroom as a Potential Source of Nutraceuticals: A Review on Indian Perspective. American Journal of Experimental Agriculture, 2(1), 47–73.

Kurniati, F., Sunarya, Y., & Nurajijah, R. (2019). Pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) pada berbagai komposisi media tanam. Media Pertanian, 4(2), 59- 68.

Mikdarullah, M., & Nugraha, A. (2017). Teknik Isolasi Bakteri Proteolitik Dari Sumber Air Panas Ciwidey, Bandung. Buletin Teknik Litkayasa Akuakultur, 15(1), 11-14.

Moleong, L, J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rahmawati, R., Idsan, R. S., & Purnamawati, I. (2022). Strategi Pengembangan usaha budidaya jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) di kabupaten langkat, sumatera utara (studi kasus: UMKM Rumah Jamur). Waluyo Jatmiko Proceeding, 15(1), 95-102.

Rosmiah, R., Aminah, I. S., Hawalid, H., & Dasir, D. (2020). Budidaya jamur tiram putih (Pluoretus Ostreatus) sebagai upaya perbaikan gizi dan meningkatkan pendapatan keluarga. ALTIFANI Journal: International Journal of Community Engagement, 1(1), 31-35.

Sasria, N., Hayati, R. N., & Amalia, L. (2021). Budidaya Jamur Tiram Putih (Pluoretus Ostreatus)

untuk Meningkatkan Kompetensi Petani Jamur Tiram di Wilayah Karang Joang. In Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SEPAKAT), 2(1), 1-5.

Sitompul, F.T., Zuhry, E., & Armaini. (2017). Pengaruh berbagai media tumbuh dan penambahan gula (sukrosa) terhadap pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). JOM Faperta, 4(2), 1- 15.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif dan kualitatif). Bandung: Penerbit Alfabeta.

Susilawati, B. N., & Bakhtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi. Kreasi Edukasi, 1(5), 1-10.

Tolera, K., D., & Abera, S. (2017), Nutritional quality of Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus) as affected by osmotic pre-treatments and drying methods. Food Science and Nutrition, 5(5), 989–996.

Valverde, M. E., Hernández-Pérez, T., & Paredes-López, O. (2015). Edible mushrooms: Improving human health and promoting quality life. In International Journal of Microbiology. Hindawi Publishing Corporation, 2(5), 1-8.

Yusuf, Y., Christianingrum, C., Yunita, A., & Prayoga, G. I. (2020). Program inovasi desa melalui pelatihan budidaya jamur tiram sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat Desa Bukit Kijang. Ikra-ith abdimas, 3(2), 83-91.




DOI: https://doi.org/10.20527/i.v5i2.15056

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Science Education and Applied Science



IJSEAS has been Indexed by:

This work is licensed under CC BY-SA 4.0