PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MEDIA POLYBAG DAN HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN SELEDRI (Apium graveolens L.)
Abstract
Hidroponik merupakan salah satu metode budidaya tanaman tanpa tanah yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Proses budidaya tanaman secara hidroponik mencakup beberapa tahapan penting, antara lain penyemaian benih, pemindahan bibit, pembuatan media tanam, pemberian nutrisi, pengaturan pH air, hingga masa panen. Salah satu tahap krusial dalam menentukan keberhasilan budidaya adalah persemaian, yang sangat dipengaruhi oleh jenis media tanam yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh media tanam polybag dan hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.). Seledri merupakan tanaman sayuran yang tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan (garnish dan flavoring agent), tetapi juga memiliki manfaat dalam bidang biofarmasi. Dalam penelitian ini, media hidroponik yang digunakan terdiri atas campuran arang sekam dan tanah humus, serta diberi larutan nutrisi hidroponik. Sementara itu, media polybag menggunakan metode tanam konvensional dengan komposisi media serupa tanpa sistem sirkulasi nutrisi. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan pH air yang diukur setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hidroponik mampu memberikan suplai nutrisi yang lebih optimal dibandingkan media polybag, sehingga mendorong pertumbuhan akar dan tinggi tanaman yang lebih cepat. Temuan ini memberikan pemahaman baru mengenai perbedaan efektivitas antara media tanam konvensional dan modern dalam budidaya seledri, serta dapat menjadi acuan dalam memilih metode tanam yang efisien dan berkelanjutan.
Kata kunci: Hidroponik, polybag, media tanam, nutrisi AB-mix, seledri.
Hydroponics is one of the soilless cultivation methods that is increasingly popular among the Indonesian community. The hydroponic cultivation process involves several important stages, including seed sowing, seedling transplantation, preparation of growing media, nutrient supply, pH regulation of the water, and harvesting. One of the crucial stages in determining the success of cultivation is seed sowing, which is greatly influenced by the type of growing media used. This study aims to compare the effect of polybag and hydroponic media on the growth of celery plants (Apium graveolens L.). Celery is a vegetable plant not only used as a food ingredient (garnish and flavoring agent) but also has benefits in the biopharmaceutical field. In this study, the hydroponic media used consisted of a mixture of charcoal husks and humus soil, supplemented with hydroponic nutrient solution. Meanwhile, the polybag media used conventional planting methods with a similar media composition but without a nutrient circulation system. Observed parameters included plant height and water pH, measured daily. The results showed that the hydroponic system was able to provide a more optimal nutrient supply compared to the polybag media, thus promoting faster root growth and plant height. These findings provide new insights into the differences in effectiveness between conventional and modern growing media in celery cultivation and can serve as a reference for selecting efficient and sustainable planting methods.
Keywords: Hydroponics, polybag, growing media, AB-mix nutrient, celery.
Full Text:
PDFReferences
Ambarwati, D., & Abidin, Z. (2021). Berencana untuk membangun perangkat pemasok nutrisi otomatis pada tanaman hidroponik. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 2(1), 29-34. https://jim.teknokrat.ac.id/index.php/sisteminformasi/article/view/593
Ariananda, B., Nopsagiarti, T., & Mashadi, M. (2020). Pengaruh pemberian berbagai konsentrasi larutan nutrisi AB-mix terhadap pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa L.) hidroponik sistem floating. Green Swarnadwipa: Jurnal Pengembangan Ilmu Pertanian, 9(2), 185-195. https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/GREEN/article/view/750
Arifin, Z., Rahman, M. A., & Fauziyah, S. (2020). Pengaruh jenis media tanam terhadap pertumbuhan tanaman seledri secara hidroponik. Jurnal Hortikultura Indonesia, 11(2), 120–127. https://doi.org/10.21082/jhi.v11n2.2020.120-127
Aryal, R., Sitaula, B. K., & Neupane, B. (2021). Nutrient dynamics and crop performance under different soil fertility management. Agronomy, 11(3), 476. https://doi.org/10.3390/agronomy11030476
Fuada, S., Setyowati, E., Aulia, G. I., & Riani, D. W. (2023). Tinjauan narasi pemanfaatan internet- of-things untuk penerapan sistem monitoring dan pengelolaan benih pada media tanaman hidroponik di Indonesia. Jurnal INFOTECH , 9(1), 38-45. http://dx.doi.org/10.31949/infotech.v9i1.4439
Hazarika, B. N., Das, R., & Borah, P. (2020). Effect of hydroponic nutrient management on plant growth parameters. International Journal of Chemical Studies, 8(2), 256–261. https://doi.org/10.22271/chemi.2020.v8.i2d.8839
Jamaludin, J., & Ranchiano, M. G. (2021). Pertumbuhan tanaman vanili (Vanilla planifolia) di polibag pada beberapa kombinasi media tanam dan frekuensi penyiraman menggunakan teknologi irigasi tetes. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 65-72. https://doi.org/10.25181/jaip.v9i2.1867
Jones, J. B. (2016). Hydroponics: A Practical Guide for the Soilless Grower (2nd ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2016.03.014
Li, Y., Zhang, H., & Liu, Q. (2020). Effects of hydroponic system on plant development and physiological traits. Scientia Horticulturae, 263, 109083. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2019.109083
Muhiddin, N., Lahming., & Lestari, N. (2023). Pengaruh media tanam organik dan anaorganik terhadap pertumbuhan seledri (Apium graveolens L) dengan sistem hidroponik DFT. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 9(2), 155-162. https://doi.org/10.26858/jptp.v9i2.663
Nuraini, R., Supriatna, A., & Hidayati, N. (2022). Pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri (Apium graveolens L.) secara hidroponik. Jurnal Pertanian Tropik, 9(2), 45–54. https://doi.org/10.23960/jpt.v9i2.45-54
Putra, D. A., Wibowo, E. S., & Astuti, P. (2021). Efektivitas nutrisi AB mix terhadap pertumbuhan tanaman daun. Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(1), 33–41. https://doi.org/10.24198/jip.v18n1.2021.33-41
Prasetyo, R. D., Mulyani, S., & Astuti, P. (2020). Respons pertumbuhan dan hasil seledri (Apium graveolens L.) terhadap variasi konsentrasi nutrisi hidroponik. Jurnal Hortikultura, 30(3), 215–223. https://doi.org/10.21082/jh.v30n3.2020.215-223
Rahmawati, S., & Wulandari, T. (2022). Efektivitas konsentrasi nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman daun pada sistem hidroponik. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 15(1), 33–39. https://doi.org/10.21009/agrovigor.151.04
Resh, H. M. (2013). Hydroponic Food Production: A Definitive Guidebook. CRC Press.
Rosnina, A. G., Ernita, E., & Nilahayati, N. (2022). Efek penggunakan jenis media dan konsentrasi nutrisi pada pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.) secara hidroponik. Jurnal Agrium, 19(3), 265-273. https://doi.org/10.29103/agrium.v19i3.8755
Siregar., MHFF., & Novita, A. (2021). Sosialisasi budidaya sistem budidaya hidroponik dan veltikultur. Courtesy: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 113-117. https://doi.org/10.32528/mujtama.v3i2.22143
Widiastuti, E., Anggraini, Y. A., & Sunarto, A. (2021). Evaluasi pertumbuhan tanaman sayuran daun pada berbagai media tanam hidroponik rakit apung. Jurnal Pengembangan Pertanian Tropis, 24(2), 82–90. https://doi.org/10.21082/jpptp.v24n2.2021.82-90
Yulianti, D., Lestari, P. R., & Hamdani, M. (2019). Pengaruh jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri di lahan dataran tinggi. Jurnal Agroteknologi Tropika, 7(1), 56–61. https://doi.org/10.24843/JAT.2019.v07.i01.p09
DOI: https://doi.org/10.20527/i.v5i1.15123
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Science Education and Applied Science
IJSEAS has been Indexed by: This work is licensed under CC BY-SA 4.0 |



.png)




