PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PHET SIMULATION UNTUK MATERI PEMANTULAN CAHAYA DI SMP

Muhammad Kevin Al Rahman, Muhammad Fuad Sya'ban, Rizky Febriyani Putri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-Modul interaktif berbasis PhET Simulation pada materi pemantulan cahaya untuk peserta didik kelas VIII SMP. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan media pembelajaran digital yang interaktif untuk memfasilitasi pemahaman konsep-konsep abstrak dalam IPA, khususnya pada topik optik. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D). Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi dan media, serta diuji kepraktisan dan keefektifannya melalui implementasi pada 28 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 31 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket respon peserta didik, serta soal pretest & post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Modul sontoto berbasis PhET Simulation tergolong sangat valid dengan rata-rata persentase 91,66%, sangat praktis dengan skor kepraktisan 89,78%, dan efektif dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,73 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, e-Modul ini dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPA sebagai media yang mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik secara interaktif dan menarik. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa e-Modul berbasis simulasi interaktif dapat menjadi solusi alternatif dalam pembelajaran IPA yang menuntut visualisasi dan eksplorasi konsep, serta berpotensi meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik secara lebih mendalam. Selain itu, produk ini dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran berbasis teknologi dan kemandirian belajar.

Kata kunci: e-Modul, IPA SMP, pemantulan cahaya, pengembangan media, PhET Simulation.

 

This study aims to develop an interactive science e-Modul e based on PhET Simulation for the topic of light reflection for eighth-grade junior high school students. The background of this research is the need for interactive digital learning media to facilitate students' understanding of abstract scientific concepts, particularly in optics. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE Development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The developed product was validated by subject matter experts and media experts, and its practicality and effectiveness were tested through Implementation involving 28 eighth-grade students at SMP Negeri 31 Banjarmasin. The instruments used included validation sheets, student response questionnaires, and pretest and Post-test items. The results showed that the PhET-based e-Modul e was classified as highly valid with an average percentage of 91.66%, highly practical with a practicality score of 89.78%, and effective with an average N-gain score of 0.73, which falls into the high category. Therefore, the e-Modul e is considered feasible for use in science learning as a medium that can improve students' conceptual understanding in an interactive and engaging way. The implication of this research is that interactive Simulation-based e-Modul es can serve as an alternative solution for science learning that requires visualization and conceptual exploration. This media has the potential to increase student engagement and conceptual understanding, while also supporting the Implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes the use of technology and student autonomy in learning.

Keywords: e-Modul, junior high school science. light reflection, media Development, PhET Simulation.


Full Text:

PDF

References


Albis, M., Puspita, A., & Zahroh, N. (2023). Efektivitas penggunaan simulasi PhET terhadap pemahaman konsep kesetimbangan gaya. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(2), 123–132.

Annur, S., Munthe, H. A., & Lestari, D. (2022). Pendidikan abad 21 dan penguatan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 7(1), 10–19.

Banda, D., & Nzabahimana, J. (2021). Effectiveness of PhET simulation on learners’ conceptual understanding in physics: A systematic review. European Journal of Education Studies, 8(2), 91–105.

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Borich, G.D. (2015). Observation Skill fof Effective Teaching(7th Edition). Taylor & Francis Group.

Erawati, D., Nurhayati, N., & Rahman, F. (2022). Pengembangan e-modul logika matematika berbasis Heyzine. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 6(2), 84–91.

Fena Julita. (2023). Pengembangan e-modul berbasis PhET Simulation pada materi fluida dinamis. Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika, 5(1), 44–52.

Fujiarti, Y., Sutopo, H., & Sari, N. (2024). Pengembangan e-modul berbasis simulasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep dalam pembelajaran IPA. Jurnal Edukasi Sains dan Teknologi, 8(1), 33–42.

Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Indiana University. http://www.physics.indiana.edu/~hake/

Hardianti, R. (2021). Keterampilan abad 21 dalam pembelajaran IPA SMP. Jurnal Sains dan Edukasi, 9(1), 55–63.

Masita, A., Subekti, M., & Prasetyo, Z. K. (2020). Efektivitas laboratorium virtual berbasis PhET dalam pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 312–319.

Mutmainnah. (2021). Efektivitas e-Modul interaktif pada materi sistem pencernaan manusia. Jurnal Pendidikan Biologi, 12(1), 27–36.

Nafaida, R., Yuliani, L., & Khairunnisa, N. (2020). Pengaruh penggunaan simulasi PhET terhadap hasil belajar pembiasan cahaya. Jurnal Pendidikan Fisika, 8(2), 150–158.

Perkins, K., Loeblein, P., & Dessau, K. (2006). PhET: Interactive simulations for teaching and learning physics. University of Colorado Boulder. https://phet.colorado.edu/

Putri, E. A., Sari, R. P., & Amalia, L. (2023). Analisis miskonsepsi siswa SMP pada konsep pemantulan cahaya. Jurnal Fisika dan Pembelajarannya, 7(1), 37–45.

Rustandi, A. (2021). Penelitian dan pengembangan dalam pendidikan: Teori dan praktik. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(2), 149–158.

Syafa, R. A., Irwandi, & Mustofa, R. (2022). Pengembangan e-modul interaktif untuk meningkatkan hasil belajar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(3), 210–219.

Tualaka, F., Wati, N. A., & Fitriani, R. (2023). Visualisasi konsep optik dalam pembelajaran: Studi kasus pemantulan cahaya. Jurnal Sains Terapan dan Teknologi Pendidikan, 5(2), 98–105.




DOI: https://doi.org/10.20527/i.v6i1.17460

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Science Education and Applied Science



IJSEAS has been Indexed by:

This work is licensed under CC BY-SA 4.0 

toto12 macau