Bimbingan Teknis Evaluasi Kinerja Sistem Lahan Basah Buatan dalam Mengolah Limbah Cair Sasirangan
Abstract
Industri kain sasirangan merupakan bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Selatan, namun proses produksinya menghasilkan limbah cair yang mengandung zat warna sintetis dan senyawa kimia berbahaya. Limbah ini memiliki potensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah secara tepat. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem Lahan Basah Buatan (LBB) tipe horizontal bawah permukaan yang diterapkan oleh UMKM Atun Cempaka Sasirangan (ACS) dalam mengolah limbah cair hasil proses produksi. Evaluasi dilakukan melalui pendekatan eksperimental dengan analisis parameter kualitas air sebelum dan sesudah pengolahan. Hasil menunjukkan adanya efisiensi penyisihan BOD sebesar 70% dan COD sebesar 67%, yang menunjukkan kemampuan signifikan sistem LBB dalam menurunkan beban pencemar. Perbandingan dengan studi sejenis memperkuat bahwa teknologi ini efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, dilakukan bimbingan teknis kepada ACS guna meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan limbah berkelanjutan. Dengan hasil yang diperoleh, sistem LBB terbukti dapat menjadi solusi alternatif dalam pengolahan limbah tekstil skala kecil. Monitoring dan optimasi lanjutan tetap diperlukan untuk menjaga performa sistem jangka panjang.
Kata kunci: limbah cair sasirangan; evaluasi pengolahan; lahan basah buatan; bimbingan teknis
Full Text:
PDFReferences
Hakim, L. N., Syarifudin, A., & Hamzani, S. (2016). Efektifitas abu sekam padi dan poly aluminium chloride dalam menurunkan zat warna limbah cair industri sasirangan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2)
Khair, R. M., Prihatini, N. S., Apriani, A., & Pramaningsih, V. (2021). Penurunan konsentrasi warna limbah cair sasirangan menggunakan adsorben limbah padat lumpur-aktif teraktivasi industri karet. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 7(1)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2019). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan/atau Kegiatan Industri Tekstil.
Patel, H., Patel, R., & Parmar, P. (2021). Constructed wetlands for wastewater treatment: A review. Materials Today: Proceedings, 46, 10727–10734. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2020.12.1093
Samudro, G., & Mangkoedihardjo, S. (2010). Review on BOD, COD and BOD/COD ratio: A triangle zone for toxic, biodegradable and stable levels. International Journal of Academic Research, 2(4), 235-239.
Tazkiaturrizki. (2016). Efisiensi penyisihan senyawa karbon pada efluen IPAL Bojongsoang dengan constructed wetland tipe subsurface horizontal flow: Studi potensi daur ulang air limbah. Jurnal Teknik Lingkungan, 8(2), 148-154. 2.
Vymazal, J. (2018). Constructed wetlands for wastewater treatment: Five decades of experience. Environmental Science & Technology, 52(18), 10430–10435. https://doi.org/10.1021/acs.est.8b05061
Zhou, J., Wang, Y., & Liu, J. (2022). Performance of horizontal subsurface flow constructed wetlands treating dye-laden wastewater. Ecological Engineering, 180, 106668. https://doi.org/10.1016/j.ecoleng.2022.106668
DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v4i4.14877
Refbacks
- There are currently no refbacks.
LPPM Universitas Lambung Mangkurat
Jl. Brigjen H. Hasan Basry Kotak Pos 219 Banjarmasin 70123 Telp/Fax: (0511) 3305240
✉Email :[email protected]
Contact Person: Whatsapp -> Nurul (082193508414)
🔎Website: https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Pengiriman naskah/registrasi : https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Unduhan Panduan Penulisan: https://bit.ly/Template_Jurnal_Ilung
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul)
