Sekolah Lapangan Tingkatkan Pengetahuan Petani Melalui Evaluasi Kesuburan Tanah Berbagai Pengunaan Lahan Praktek Balai Pelatihan Pertanian Jambi
Abstract
Kegiatan mengevaluasi kesuburan tanah melalui kegiatan sekolah lapang bagi petani sangat penting dilakukan terutama dalam penambahan pupuk kimia ataupun pupuk organik yang dibutuhkan oleh tanaman baik tanaman perkebunan, palawija, hortikultura, dan pangan. Kajian ini dilaksanakan untuk melihat ketersediaan hara terutama unsur fosfor (P), unsur kalium (K), dan C-organik yang ada di dalam tanah, serta kondisi pH pada berbagai penggunaan lahan praktek di Balai Pelatihan Pertanian Jambi. Kegiatan kajian ini dilakukan dengan pendekatan metode survei melalui koleksi sampel tanah secara komposit (purposive random sampling) berbagai penggunaan lahan dan dilakukan pengamatan dan analisis di Laboratorium Tanah selama bulan April s.d Mei 2024. Penggunaan lahan terdiri atas dua kelompok yaitu (a) Perkebunan meliputi Durian, Kopi, Sawit, Manggis, Jeruk, dan Karet; dan (b) non perkebunan meliputi lahan Hijauan Pakan Ternak, Palawija, Screen House, Jagung, Agroeduwisata (AEW), dan Obor Pangan Lestari (OPAL). Pengamatan dan analisis yang dilakukan meliputi analisis tingkat kemasaman pH tanah dengan metode elektroda pH meter, analisis ketersediaan unsur fosfor (P), kalium (K), dan bahan organik (C organik) dengan menggunakan alat Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK). Hasil analisis bahwa penggunaan lahan tanaman perkebunan, memiliki range pH tanah yaitu 5,20 – 5,76 dan pada penggunaan lahan non perkebunan memiliki nilai pH yaitu 5,35 – 5,83. Kandungan P di dalam tanah yaitu antara rendah (Kopi, Manggis, Karet, Hijauan Pakan Ternak, dan Screen House), sedang (Palawija), dan tinggi (Durian, Sawit, Jeruk, Jagung, AEW, dan OPAL) dengan kandungan K dan C-organik untuk semua jenis penggunaan lahan berada pada kriteria rendah.
Kata kunci: Balai Pelatihan Pertanian Jambi; Evaluasi Pengunaan lahan; Kesuburan Tanah; Lahan Praktek; Sekolah Lapang
Full Text:
PDFReferences
Anitasari, F., R. Sarwitri dan A. Suprapto. 2015. Pengaruh Pupuk Organik Dan Dolomit Pada Lahan Pantai Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai. The 2nd University Research Coloquium, 2 (1) : 315 – 324.
Arabia.T, Zainabun, Royani.I., 2012. Karakteristik Tanah Salin Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. J. Manajemen Sumber daya Lahan. Fakultas Pertanian Unsyiah. Darussalam Banda Aceh.
Aryanto, A., Triadiati dan Sugiyanta. 2015. Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah dan Gogo dengan Pemberian Pupuk Hayati Berbasis Bakteri Pemacu Tumbuh di Tanah Masam. Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 20 (3): 229235.
Arsyad S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Serial Pustaka IPB Press. Bogor.
Balai Pelatihan Pertanian Jambi. (2019). Laporan Tahunan (BPP Jambi) Tahun 2019. Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
Baon, J.B. (2011). 100 Tahun Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia 1911-2011 (p. 373). Jember: Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.
Damanik, R.I., M. Maziah, M.R. Ismail, S. Ahmad, A.M. Zain Responses of the antioxidative enzymes in Malaysian rice (Oryza sativa L.) cultivars under submergence condition Acta Physiol Plant, 32 (2010), pp. 739-747
Hakim, N.M.Y. Nyakta., A.M.Lubis, S.G.Nugroho, M.R.Saul, M.A.Diha. 1986. Dasar-dasar Ilmu tanah. Lampung: Penerbit Universitas Lampung.
Handayanto, E, Muddarisna, N, dan Fiqri, A. 2017. Pengelolaan Kesuburan Tanah. Malang. Universitas Brawijaya Press. 198 hal.
Harjowogeno, S. (2004). Ilmu Tanah. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.
Junedi, H. 2010. Perubahan Sifat Fisika Ultisol akibat Konversi Hutan menjadi Lahan Pertanian. J.Hidrolitan Vol. I [2]. 14 Oktober 2010. ISSN 2086- 4825. hal 8
Nuryani, Y., Emmyzar dan Wiratno. 2005. Budidaya tanaman nilam. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatika. Sirkuler
Sutoro, N. Dewi dan M. Setyowaty. 2008. Hubungan sifat morfofisiologis tanaman dengan hasil kedelai. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 27 (3) : 185-190.
Prasetyo BH dan Suriadikarta. 2006. Karakteristik, potensi, dan teknologi pengelolaan tanah ultisol untuk pengembangan pertanian lahan kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian 24 (2).
Rosmarkam, A., dan Yuwono, N. W. (2002). Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.
Sudaryono, 2009. Tingkat Kesuburan Tanah Ultisol Pada Lahan Pertambang Batubara Sangatta, Kalimantan Timur. Jurnal Teknik Lingkungan. 10(3). 337-346 hal.
Silahooy, C. 2008. Efek Pupuk KCl dan SP-36 Tehadap Kalium Tersedia, Serapan Kalium dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogea) Pada Tanah Brunizem. Bul Agron.36(2). 126-132 hal.
DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v4i4.14881
Refbacks
- There are currently no refbacks.
LPPM Universitas Lambung Mangkurat
Jl. Brigjen H. Hasan Basry Kotak Pos 219 Banjarmasin 70123 Telp/Fax: (0511) 3305240
✉Email :[email protected]
Contact Person: Whatsapp -> Nurul (082193508414)
🔎Website: https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Pengiriman naskah/registrasi : https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Unduhan Panduan Penulisan: https://bit.ly/Template_Jurnal_Ilung
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul)
