Pentingnya Logo dan Branding di Media Sosial untuk Eksistensi Kain Sasirangan di Era Digital
Abstract
Kain Sasirangan merupakan kain khas Banjar dengan keunikan motif dan makna simbolis yang menjadi representasi keindahan budaya di Kalimantan Selatan. Meski demikian, sebagian besar pelaku UMKM yang memproduksi kain ini masih mengandalkan cara pemasaran konvensional. Contohnya Amanah Sasirangan. Masih mengandalkan metode pemasaran tradisional, produk dijual tanpa merek dan logo, dan belum adanya pemanfaatan media digital sebagai media promosi, membuat Amanah Sasirangan harus menjual produknya dengan harga yang lebih murah untuk dijual ke toko-toko besar yang ada di kota. Kurangnya pemanfaatan media digital ini, membuat Amanah Sasirangan kesulitan menjangkau pasar yang luas dan konsumen yang modern. Sehingga diperlukan pengabdian untuk membantu Amanah Sasirangan siap terjun ke dunia media sosial. Tujuan pengabdian ini adalah untuk menarik perhatian konsumen modern dengan logo menarik dan branding media sosial yang kuat sebagai upaya mempertahankan eksistensi kain Sasirangan yang merupakan warisan budaya khas Banjar Kalimantan Selatan.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v5i2.16740
Refbacks
- There are currently no refbacks.
LPPM Universitas Lambung Mangkurat
Jl. Brigjen H. Hasan Basry Kotak Pos 219 Banjarmasin 70123 Telp/Fax: (0511) 3305240
✉Email :[email protected]
Contact Person: Whatsapp -> Nurul (082193508414)
🔎Website: https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Pengiriman naskah/registrasi : https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Unduhan Panduan Penulisan: https://bit.ly/Template_Jurnal_Ilung
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul)
