Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pemanfaatan Assesmen Diagnostik Guna Optimalisasi Pembelajaran
Abstract
Implementasi kurikulum pada satuan pendidikan menjadikan guru sebagai figur utama yang harus memiliki kecakapan dalam mengembangkan kurikulum, tujuannya agar memiliki acuan dalam mengoptimalkan proses pembelajaran sehingga dapat mencapai pendidikan yang berkualitas. Salah satu upaya yang dapat mewujudkan proses pembelajaran optimal adalah dengan mengetahui segala hal yang menjadi kebutuhan peserta didik, Oleh karena itu, setiap satuan pendidikan perlu untuk memanfaatkan asesmen diagnostik guna mengidentifikasi kebutuhan siswa baik berkaitan dengan aspek kognitif maupun nonkognitif agar pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kondisi peserta didik. Namun demikian, hal tersebut menjadi kendala di SD Hippindo Banjarmasin saat ini khususnya para guru masih asing dengan istilah asesmen diagnostik, akibatnya perencanaan pembelajaran belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan siswa. Permasalahan itu menjadi alasan diadakannya pelatihan sebagai upaya peningkatan kapabilitas tenaga pendidik terlebih dengan jumlah guru yang tergolong sedikit. Target capaian diadakan pelatihan ini adalah agar para guru memiliki wawasan mengenai asesmen diagnostik khususnya era digital saat ini dan mampu untuk menerapkannya dalam proses pembelajaran demi mencapai pembelajaran yang optimal.
Full Text:
PDFReferences
Apipah, S., & Kartono. (2017). Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Gaya Belajar Siswa pada Model Pembelajaran Vak dengan Self Assessment. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 6(2).
Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan. (2021). Pembelajaran dan Asesmen.
Dhani, R. R. (2020). Peran Guru Dalam Pengembangan Kurikulum. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 9(1), 45–50.
Herlina, E., Gatriyani, N. P., Galugu, N. S., & Rizqi, V. (2022). Strategi Pembelajaran. CV Tohar Media.
Kemendikbudristek RI. (2021). Program Sekolah Penggerak 2021.
Kemendikbudristek RI. (2022). Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 56/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
Khadijah, I. (2022). Definisi dan Etika Profesi Guru. https://thesiscommons.org/rf4k2/
Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, Pub. L. No. Permendikbud No 16 Tahun 2007, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2007).
Munandar, A. (2018). Kurikulum Sebagai Jantung Pendidikan. In Prosiding Seminar Nasional Pendidik Dan Pengembang Pendidikan Indonesia, 51–52.
Nurjanah, S. (2021). OBJEK ASESMEN DALAM PERSPEKTIF KURIKULUM 2013. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda), 4(2), 85–91.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.
Rifai. (2017). Peranan Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Https://Www.Kompasiana.Com/.
Rosni. (2021). Kompetensi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jurnal EDUCATION (Jurnal Pendidikan Indonesia), 7(2), 113–124.
Setyaningsih, S., & Wahyudi, A. (2020). PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA. 144–156.
Suandewi, K., & Wibawa, I. M. C. (2017). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NO. 3 KAPAL. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 1(1).
DOI: https://doi.org/10.20527/ilung.v2i4.7697
Refbacks
- There are currently no refbacks.
LPPM Universitas Lambung Mangkurat
Jl. Brigjen H. Hasan Basry Kotak Pos 219 Banjarmasin 70123 Telp/Fax: (0511) 3305240
✉Email :[email protected]
Contact Person: Whatsapp -> Nurul (082193508414)
🔎Website: https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Pengiriman naskah/registrasi : https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/ilung/index
🔎Unduhan Panduan Penulisan: https://bit.ly/Template_Jurnal_Ilung
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul)
