Tata kelola pencadangan Wilayah Usaha Pertambangan dan Wilayah Pertambangan Rakyat berbasis SIG di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah

Mula Janang, Nurhakim Nurhakim, Riswan Riswan

Abstract


Wilayah Pertambangan (WP) adalah merupakan landasan bagi pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Dalam hal penyajian peta potensi bahan galian pada lokasi Wilayah Pertambangan (WP) menggunakan aplikasi pengolah peta berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alur proses pencadangan wilayah khususnya Wilayah Usaha Pertambangan (WUP) dan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang adalah bagian dari Wilayah Pertambangan (WP),

Dalam penelitian ini menggunakan metode yang digunakan yaitu Metode Analisis Data/Overlay Peta yang diperoleh dari Pengolahan Data Primer dan Data Sekunder. Berdasarkan Hasil Pengolahan Data Primer dan Data Sekunder serta telaah Peta melalui metode Analisis/Overlay Peta terdapat Faktor-faktor atau kendala-kendala yang mempengaruhi Pencadangan Wilayah pada daerah penelitian antara lain adanya perubahan Rencana Pola Ruang Wilayah, Adanya Penetapan Wilayah Pertambangan Pulau Kalimantan, Adanya Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, adanya tumpang tindih dengan perizinan yg sudah ada baik dibidang pertambangan maupun lokasi Izin usaha lainnya seperti Perusahaan Perkebunan/HGU, serta adanya perubahan regulasi yang terkait langsung dengan kegiatan pertambangan mineral dan batubara.

 

Kata-kata kunci: Izin Usaha Pertambangan, Izin Pertambangan Rakyat, overlay peta

Keywords


Izin Usaha Pertambangan; Izin Pertambangan Rakyat; overlay peta

Full Text:

PDF

References


A. Tryono, Nurhakim, dan Riswan, “Studi Rencana Wilayah Pertambangan Rakyat Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Wilayah Kecamatan Kahayan Tengah,” Jurnal Geosapta, vol. 3, no. 2, 2017.

J. E., Nurhakim, dan Riswan, “Inventarisasi Keterdapatan Batuan Untuk Material Konstruksi Jalan di Kecamatan Bati-Bati dan Sekitarnya,” Jurnal Himasapta, vol. 4, no.1, 2019.

M. Yousefi, et al., “Exploration information systems – A proposal for the future use of GIS in mineral exploration targeting,” Ore Geology Reviews, vol. 111, 103005, August, 2019.

H. R. Pourghasemi, and C. Gokceoglu, Spatial modeling in GIS and R for earth and environmental sciences, Elsevier, 2019.

T. U. Omali, “Utilization of Remote Sensing and GIS in Geology and Mining,” Int. J. Sci. Res. in Multidisciplinary Studies, vol 7, no. 4, 2021.

N. Bafdal, Buku Ajar Sistem Informasi Geografis, Bandung: Jurusan Teknik Manajemen Industri Pertanian Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad, 2011.

E. Budiyanto, Sistem Informasi Geografis Menggunakan MapInfo, Yogyakarta: Penerbit Andi, 2004.

E. Prahasta, Sistem Informasi Geografi: Belajar dan Memahami MapInfo, Bandung: Penerbit Informatika, 2006.

E. Prahasta, Sistem Informasi Geografi: Aplikasi Pemograman MapInfo, Bandung: Penerbit Informatika, 2005.

E. Prahasta, Konsep-Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis, Bandung: Penerbit Informatika, 2002.

S. Supriatna, et al., Peta Geologi Lembar Buntok, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1994.

S. Supriatna, et al., Peta Geologi Lembar Muaratewe, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1994.

S. Lee, et al., “Spatial assessment of urban flood susceptibility using data mining and geographic information System (GIS) tools,” Sustainability, vol. 10, no. 3, 648, 2018.




DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v6i2.3965

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Contact

Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

View My Stats Jurnal Himasapta

Jurnal Himasapta is licensed under a  Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License