Alternatif Peningkatan Kalori Batubara Kalori Rendah menggunakan Metode Pirolisis berdasarkan Suhu dan Waktu dengan Skala Laboratorium

Elza Fitri Daffana, Annisa Annisa, Yuniar Siska Novianti, Riri Lidya Fathira

Abstract


Peningkatan nilai kalori batubara peringkat rendah menjadi tantangan tersendiri bagi industri pertambangan saat ini. Belum banyaknya penelitian terkait peningkatan kualitas batubara ini seehingga dibutuhkan penelitian untuk mengetahui korelasi nilai total moisture terhadap nilai kalori batubara dan memberikan rekomendasi suhu dan waktu yang optimal untuk peningkatan kalori batubara. Batubara yang digunakan pada penelitian ini merupakan batubara peringkat rendah yang berada di formasi TQd. Penelitian ini menggunakan metode pirolisis dalam usaha pengingkatan nilai kalori batubara peringkat rendah.  Sampel yang dilakukan pengujian sebanyak 8 sampel dengan kombinasi berdasarkan suhu yaitu 200˚C, 300˚C, 400˚C dan 500˚C dengan waktu selama 2 dan 3 jam. Sebelum dilakukan proses pengujian pirolisis, sampel dipreparasi dan discreening dengan ukuran 14 mesh. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa waktu optimal yang dipergunakan dalam proses pirolisis adalah dalam waktu 2 jam dengan suhu 500˚C, hal ini karena penurunan kadar air yang terjadi dalam waktu 2 jam tidak jauh berbeda dengan penurunan kadar air dalam waktu 3 jam. Namun, kenaikan nilai kalori pada waktu 2 jam cukup besar (dari dibandingkan peningkatan nilai kalori pada waktu 3 jam, sehingga waktu yang lebih baik dipakai dalam pengujian adalah 2 jam dengan menggunakan suhu 500˚C.

 

 

ABSTRACT

Increasing the calorific value of low rank coal is a challenge for the mining industry today. Research related to improving the quality of coal is still limiter. Determination of correlation between the total moisture value and the calorific value of coal provide recommendations for the optimal temperature and time for increasing coal calories. The coal used in this research is low rank coal in the TQd formation. This research uses the pyrolysis method in an effort to increase the calorific value of low rank coal. The samples tested were 8 samples with combinations based on temperature, namely 200˚C, 300˚C, 400˚C and 500˚C with a time of 2 and 3 hours. Before the pyrolysis testing process is carried out, the sample is prepared and screened with a 14 mesh size. The optimum time of the pyrolysis process which is established in this research was 2 hours at a temperature of 500˚C. The decreasing in water content within 2 hours was slightly different from it in water content within 3 hours. However, the increasing in caloric value at 2 hours is quite large compared to the increase in caloric value at 3 hours, so the bettter time to use for pyrolysis testing is 2 hours using a temperature of 500˚C.  


Keywords


Batubara, pirolisis, low rank coal, kadar air, kalori

Full Text:

PDF

References


Asmunandar, A., Goembira, F., Raharjo, S., & Yuliarningsih, R. (2023). Evaluasi Pengaruh Suhu dan Waktu Pirolisis Biochar Bambu Betung (Dendrocalamus asper). Jurnal Serambi Engineering, 8(1).

ASTM D388. (1999). Standard Classification of Coals by Rank. ASTM International, United States of America.

Hardianti, S., & Saputra, Y. (2018). B Blending Batubara Untuk Memenuhi Kriteria Permintaan Pasar Ekspor. Jurnal Teknik Patra Akademika, 9(01), 28-38.

Hasibuan, R., & Pardede, H. M. (2023). Pengaruh Suhu dan Waktu Pirolisis terhadap Karakteristik Arang dari Tempurung Kelapa. Jurnal Teknik Kimia USU, 12(1), 46-53.

Haviz, M., Dkk. (2020). Pengaruh waktu dan ukuran partikel pada pengeringan batubara dengan menggunakan gelombang mikro. Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII), 1(2).

Ningsih, R. Y. B., Handayani, R. H. E., Suherman, A., Syarifudin, S., & Rohma, S. (2020). Pengaruh suhu pemanasan pada proses upgrading batubara dengan penambahan sarang lebah terhadap karakteristik batubara. Jurnal Geosapta, 6(2), 111-116.

Thoufiq, T. R., Fadarina, H. C., & Taufik, M. (2022). Upaya Peningkatan Nilai Kalor Batubara Sub Bituminus Melalui Penurunan Kadar Lengas (Moisture) Menggunakan Oven Conveyor Sebelum Diterima Oleh Konsumen. Kinetika, 13(02), 1-6.

Yakub, A. (2006). Pengambilan, Preparasi Dan Pengujian Contoh Batubara. Laboratorium Batubara. Bandung.




DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v10i2.16375

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Contact

Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

View My Stats Jurnal Himasapta

Jurnal Himasapta is licensed under a  Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License