Kajian pengaruh tinggi stemming terhadap heave’ pada peledakan bijih emas di PT Indo Muro Kencana (IMK)

Ziat Kurniawan, Nurhakim Nurhakim, Marselinus Untung Dwiatmoko

Abstract


ABSTRAK

PT IMK melaksanakan pemboran dan peledakan untuk memberai ore dan waste. Saat proses ledakan, terjadi pergerakan ore block berupa heave, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengontrol heave tersebut. Monitoring menggunakan ‘blasting vector indicator’ (BVI) dilakukan untuk mengontrol heave. Metode yang digunakan untuk menentukan tinggi stemming dengan pendekatan Scale Depth of Burial (SDOB). Pengaruh tinggi stemming terhadap heave dianalisi menggunakan pendekatan’regresi linear. Dari data survey diperoleh maksimal heave horizontal distance sebesar 3.976 m, dan heave vertical request level (RL) 2.847 m dengan tinggi stemming 47%. Sedangkan pada tinggi stemming 64% diperoleh heave horizontal distance sebesar 0.39 m, dan heave vertical request level (RL) 0.35 m. Kesimpulan dari penelitia ini ialah tinggi stemming mempengaruhi heave vertical sebesar 87.89%, dan mempengaruhi heave horizontal sebesar 88.71%.

 

Kata-kata kunci: Peledakan, Heave, SODB, Stemming, BVI

 

 

ABSTRAK

PT IMK melaksanakan pemboran dan peledakan untuk memberai ore dan waste. Saat proses ledakan, terjadi pergerakan ore block berupa heave, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengontrol heave tersebut. Monitoring menggunakan ‘blasting vector indicator’ (BVI) dilakukan untuk mengontrol heave. Metode yang digunakan untuk menentukan tinggi stemming dengan pendekatan Scale Depth of Burial (SDOB). Pengaruh tinggi stemming terhadap heave dianalisi menggunakan pendekatan’regresi linear. Dari data survey diperoleh maksimal heave horizontal distance sebesar 3.976 m, dan heave vertical request level (RL) 2.847 m dengan tinggi stemming 47%. Sedangkan pada tinggi stemming 64% diperoleh heave horizontal distance sebesar 0.392 m, dan heave vertical request level (RL) 0.351 m. Kesimpulan dari penelitian ini ialah tinggi stemming mempengaruhi heave vertical sebesar 87.89%, dan mempengaruhi heave horizontal sebesar 88.71%.

 

Keywords: Peledakan, Heave, SODB, Stemming, BVI


Keywords


Peledakan, Heave, SODB, Stemming, BVI

Full Text:

PDF

References


Budiarto and Sudiyanto, Anto. 2003. “Diktat Ilmu Ukur Tambang” Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”. Yogyakarta.

Chiappetta, R. F. 2010. “Combining Electronic Detonators With Stem Charges and Air Decks”. Blasting Analysis International, Inc. Drill and Blast Perth, Australia.

Hustrulid, W. 1999. “Blasting Principles for Open Pit Mining Volume 1”. Colorado School of Mines, Golden, Colorado, USA.

Jimeno, C. L. and Emilio, L. J. 1995. “Drilling and Blasting of Rocks”. A.A. Balkema, Rotterdam, Brookfield.

Koesnaryo. 2005. “Teori Peledakan”. Diklat Pengelola Peledakan Bahan Galian, Bandung.

Konya, C. J. and Edward, J. W. 1990. “Surface Blast Design”. Prentice Hall, Engle Wood Cliffs, New Jersey.

Kramadibrata, Suseno. 2000. Teknik Pemboran dan Peledakan. Pelatihan Pengawas Tambang PT Arutmin Indonesia. Senakin.

Nobel, Dyno. 2010. “Blasting and Explosives Quick Reference Guide”. Service and Reference Guide. Asia Pacific.

Taylor, D. L. and Firth, I. R. 2003. “Utilization of Blast Movement Measurements In Grade Control”. Applications of Computers and Operations Research in the Mineral Industries, South African Institute of Mining and Metallurgy.




DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v10i3.18064

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Contact

Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

View My Stats Jurnal Himasapta

Jurnal Himasapta is licensed under a  Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License