MENGEMBANGKAN AKTIVITAS DAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DALAM MEMBUAT GARIS SESUAI POLA MELALUI MODEL COKLAT DI TK ABA 1 PAGATAN

Nurillah Ramadina, Celia Cinantya

Abstract


Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kemampuan motorik halus anak, hal ini disebabkan karena anak kurang terstimulasi dengan pembelajaran yang monoton dan rendahnya aktivitas belajar anak. Upaya pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan model COKLAT (Direct Instruction dengan kegiatan mencocoK poLa mediA kerTas gambar). Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan anak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pagatan sebanyak 6 anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan. Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan cross table dan interprestasi menggunakan presentase dan kriteria. Hasil temuan menunjukkan aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik pada pertemuan 4. Aktivitas klasikal anak mencapai 100% dengan kriteria sangat aktif pada pertemuan 4. Dan hasil perkembangan anak secara klasikal mencapai 100% dengan interprestasi BSB (berkembang sangat baik) pada pertemuan 4. Disarankan penggunaan model COKLAT sebagai referensi pembelajaran efektif guna mewujudkan hasil perkembangan aspek motorik halus lebih baik.

Kata Kunci: Direct Instruction, menarik garis, mencocok pola.   

 

Abstract

The problem in this study is the low activity and fine motor skills of children, this is because children are less stimulated by monotonous learning and low learning activities of children. Efforts to solve this problem are by using the COKLAT model (Direct Instruction with matching activities for drawing paper media patterns). The purpose of this research is to describe teacher activities, analyze children's activities, and analyze the results of child development. The approach used is a qualitative and quantitative approach with the type of Classroom Action Research (CAR). The research subjects were group A of TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pagatan with 6 children. The instruments used are observation sheets of teacher activities, children's activities, and developmental results. While the data analysis used descriptive analysis and cross table and interpretation used percentages and criteria. The findings showed that the teacher's activity reached very good criteria at meeting 4. Children's classical activities reached 100% with very active criteria at meeting 4. And the results of classical child development reached 100% with BSB interpretation (very well developed) at meeting 4. It is recommended to use the COKLAT model as an effective learning reference in order to realize better results of the development of fine motor aspects.

Keywords: Direct Instruction, draw a line, match the pattern.


Full Text:

PDF

References


Aisyah, S. &. (2019). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan. Jurnal Riset Golden Age Paud Uho, 3

Asniwati. (2020). Motivasi Kerja Guru Sekolah Dasar Negeri Di Kota Banjarmasin. Paradigma, Jurnal Ilmu Pendidikan.

Aziz, A. A. (2014). Membangun Kecerdasan Karakter Anak Usia Dini. Klaten: Cempaka Putih.

Delaney, T. (2010). 101 Permainan & Aktivitas. Yogyakarta: Andi Publisher.

Ermiyanti, N. D., Putra, I. A., & Kristiantari , R. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Melalui Permainan Tradisional Bali Megoak-Goakan Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Kelompok B4. E-Journal Pg-Paud Universitas Pendidikan Ganesha.

Fitriani, R. (2018). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age Hamzanwadi University.

Fristoni, M. (2013). Penggunaan Media Papan Flanel Untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran Tematik Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 1-11.

Hartono, R. (2014). Ragam Model Mengajar Yang Mudah Diterima Murid. Jogjakarta: Diva Press.

Hartono, R. (2014). Ragam Model Yang Mudah Diterima Murid. Jogjakarta: Diva Press.

Kemendikbud. (2014). Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Indonesia: Kemendikbud.

Kemendikbud. (2015). Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini Permen No 146 Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan. Jakarta:Kemendikbud

Manab, A. (2015). Penelitian Pendidikan Kualitatif. Yogyakarta: Kalimedia.

Manab, A. (2015). Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif. Yogyakarta: Kalimedia.

Mariati, D. P., Raga, I. G., & Pudjawan, K. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct). Indonesia: E-Journal Pg-Paud Universitas Pendidikan Ganesha.

Mulyasa. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Natalia, E., Raga, I. G., & Pudjawan, K. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Melalui Permainan Dengkleng Untuk Meningkatkan Keseimbangan Motorik Kasar Anak Kelompok A Tk Widya Shanti Denpasar . E-Journal Pg-Paud Universitas Pendidikan Ganesha .

Nh Sidik, M. I., & Winata, H. (2016). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 46-60.

Noorhapizah, Nur'alim, Agusta, A. R., & Fauzi, Z. A. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Keterampilan Membaca Pemahaman Dalam Menemukan Informasi Penting Dengan Kombinasi Model Directed Inquiry Activity (Dia), Think Pair Share (Tps) Dan Scramble Pada Siswa Kelas V Sdn Pemurus Dalam 7 Banjarmasin. Prosiding Seminar Nasional.

Novitawati, & Mutiarany. (2016). Upaya Mengembangkan Motorik Halus (Menempel Gambar Dengan Tepat) Melalui Metode Demonstrasi Dikombinasikan Dengan Metode Proyek Menggunakan Teknik Mozaik Bahan Dasar Beras Dan Biji-Bijian Pada Kelompok B Di Tk Taruna Banjarmasin. Jurnal Paradigma, 29-30.

Nurjanah, N., Suryaningsih, C., & Putra, B. D. (2017). Pengaruh Finger Painting Terhadap Perkembangan. Jurnal Keperawatan Bsi, 2

Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar Dan Pembelajaran. Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2),333–352

Purwanti, R. (2020). Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini Melalui Metode Gerak Dan Lagu. Jurnal Ilmiah Potensia, 91-105.

Rosmi, N. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Langsung Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Iii Sd Negri 003 Pulau Jambu. Jurnal Pajar.

Saraswati, K. E., Antara, P. A., & Ujianti, P. R. (2017). Penerapan Metode Pemberian Tugas Melalui Kegiatan Mencocok Berbantuan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak. Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha.

Sardiman. (2012). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suyadi. (2012). Penelitian Tindakan Kelas (Ptk) Dan Penelitian Tindakan Sekolah (Tps). Yogyakarta: Andi.

Suyanto, S. (2008). Strategi Pendidikan Anak. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Wekke, I. S. (2019). Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Gawe Buku.

Wijaya, E. Y., Sudjimat, D. A., Nyoto, A., & Malang, U. N. (2016). Transformasi pendidikan abad 21 sebagai tuntutan pengembangan sumber daya manusia di era global. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (Vol. 1, No. 26, pp. 263-278).

Yestiari, N. L. A., Raga, G., Ujianti, P. R., & Psi, S. (2014). Penerapan Metode Pemberian Tugas Berbantuan Media Gambar Melalui Kegiatan Mencocok Untuk Meningkatkan Motorik Halus Di TK. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 2(1).




DOI: https://doi.org/10.20527/jikad.v2i1.4696

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats