Implementasi SDIDTK dalam Skrining Perkembangan Anak Usia Dini

Sukadarwanto Sukadarwanto, Nitaya Putri, Eka Sulistiyawati

Abstract


Perkembangan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kualitas kesehatan, pendidikan, dan kehidupan anak di masa depan. Kemitraan antara keluarga, masyarakat, dan tenaga profesional berperan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Sebagai upaya deteksi dini gangguan perkembangan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia telah mengembangkan program Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) yang diterapkan pada pelayanan kesehatan primer. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan program SDIDTK sebagai upaya skrining perkembangan anak usia dini sehingga dapat dilakukan deteksi dini terhadap adanya penyimpangan perkembangan dan pemberian stimulasi yang sesuai. [NN1] Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan skrining perkembangan anak usia 0–6 tahun menggunakan instrumen SDIDTK. Implementasi SDIDTK berjalan dengan baik dan memungkinkan dilaksanakannya skrining perkembangan pada anak usia dini secara sistematis. Kegiatan ini mengidentifikasi anak yang memerlukan stimulasi maupun tindak lanjut lebih lanjut, serta memperkuat peran keluarga dan tenaga kesehatan dalam upaya deteksi dini gangguan perkembangan. Implementasi SDIDTK merupakan strategi yang efektif dalam skrining perkembangan anak usia dini. Pelaksanaan SDIDTK secara berkelanjutan dapat meningkatkan deteksi dini penyimpangan perkembangan, mendukung pemberian stimulasi yang tepat, serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan.

 

Kata Kunci: Anak Usia Dini, Deteksi Dini, Skrining, Stimulasi, SDIDTK

  

Early childhood development is a crucial foundation for children's future health, education, and overall quality of life. Collaboration among families, communities, and healthcare professionals plays a vital role in optimizing children's growth and development. To support the early identification of developmental disorders, the Indonesian Ministry of Health, in collaboration with the Indonesian Pediatric Society, developed the Stimulation, Detection, and Early Intervention for Child Growth and Development (SDIDTK) program, which is implemented in primary healthcare settings. This community service program aimed to implement the SDIDTK program as an early childhood developmental screening strategy to facilitate the early detection of developmental deviations and provide appropriate developmental stimulation. This community service activity was conducted by implementing developmental screening for children aged 0–6 years using the standardized SDIDTK instrument. The implementation of the SDIDTK program was successfully carried out, enabling systematic developmental screening among early childhood participants. The program identified children who required developmental stimulation and further follow-up while strengthening the roles of families and healthcare professionals in the early detection of developmental disorders. The implementation of the SDIDTK program is an effective strategy for developmental screening in early childhood.

 

Keywords


Early Childhood, Early Detection, Developmental Screening, Developmental Stimulation, SDIDTK



DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v4i3.18795

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License