Edukasi Beyond Use Date (BUD) Obat untuk Meningkatkan Literasi Penggunaan Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas
Abstract
Pengetahuan mengenai BUD masyarakat sangat perlu untuk diketahui masyarakat untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan obat dan menjamin tercapaianya efek terapi yang diharapkan. Berdasarkan hasil pengamatan awal mengenai pengenalan dan pemberian informasi terkait BUD di lingkungan puskesmas Perumnas, hingga kini belum pernah dilakukan. Hal ini sangat rentan dengan kurangnya pemahaman sehingga berpotensi menyebabkan penggunaan obat yang sudah tidak stabil atau tidak efektif, sehingga dapat berdampak negatif terhadap hasil terapi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai BUD obat masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Perumnas. Metode pelaksanaan secara ceramah dan menggunakan media leaflet dan power point. Peserta Adalah pasien posyandu lansia sebanyak 35 orang. Pretest dan posttest dilakukan diawal dan diakhir, dan ditampilkan secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat secara nyata. Rata-rata persentase jawaban benar mengalami peningkatan dari 45% sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah kegiatan berlangsung. Peningkatan ini terlihat pada seluruh indikator pengetahuan, terutama dalam hal pemahaman batas waktu penggunaan obat setelah kemasan dibuka, keamanan obat setelah melewati BUD, serta cara penyimpanan obat yang tepat. Kesimpulan pendekatan edukasiyang dilakukan khususnya dengan dukungan media edukasi efektif membantu masyarakat dalam memahami penggunaan obat yang lebih aman dan rasional dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci : Ceramah, Edukasi, Leaflet, Puskesmas Perumnas, BUD
Knowledge of Beyond Use Date (BUD) is important for the community to prevent medication-use errors and to ensure the achievement of the expected therapeutic effects. Based on preliminary observations, education and information regarding BUD have never been provided in the Perumnas Public Health Center area. This condition may lead to limited community understanding and potentially result in the use of medicines that are no longer stable or effective, which can negatively affect therapeutic outcomes. This community service activity aimed to improve community understanding of medicine BUD among residents in the working area of Perumnas Public Health Center. The activity was conducted through lectures using leaflets and PowerPoint presentations as educational media. The participants were 35 elderly posyandu patients. Pre-test and post-test assessments were conducted at the beginning and at the end of the activity, and the results were presented descriptively. The evaluation results showed that the education provided was able to substantially improve community understanding. The average percentage of correct answers increased from 45% before the education session to 85% after the activity. This improvement was observed across all knowledge indicators, particularly in understanding the time limit for medicine use after the package has been opened, the safety of medicines after exceeding the BUD, and proper medicine storage practices. In conclusion, the educational approach, particularly with the support of educational media, was effective in helping the community understand safer and more rational medicine use in daily life.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amaranggana, L. (2014). Pelayanan Informasi Obat yang Efektif dari Beberapa Negara untuk Meningkatkan Pelayanan Farmasi Klinik : Review. Farmaka, 15(1), 20–28. https://doi.org/10.24198/jf.v15i2.12590
Bone, M., Khatifah, U., & Ridwan, B. A. (2024). Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Perumnas Kota Kendari. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 3(2), 78-86. https://doi.org/10.54883/jpmw.v3i2.98
Fernanda, M., & Kusumo, G. G. (2023). Penyuluhan Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Beyond Use Date Sediaan Obat pada Swamedikasi Secara Daring. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 7(4), 317-323. https://doi.org/10.52643/pamas.v7i4.1491
Hardjito, K. (2023). Optimalisasi Media Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Asi Ekslusif. Healthy : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(4), 33-40. https://doi.org/10.51878/healthy.v2i1.2311
Hasanica, N., Ramic-Catak, A., Mujezinovic, A., Begagic, S., Galijasevic, K., & Oruc, M. (2020). The Effectiveness of Leaflets and Posters as a Health Education Method. Materia Socio-Medica, 32(2), 135–139. https://doi.org/10.5455/msm.2020.32.135-139
Iskandar, I., Meida, B., & Octavia, D. R. (2022). Edukasi Identifikasi Masa Kadaluarsa Obat dan Perhitungan Beyond Use Date pada Pasien Instalasi Farmasi Rawat Jalan di RSUD dr. R. Koesma Kabupaten Tuban. Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 55–61. https://doi.org/10.37478/abdika.v2i1.1689
Mpila, D. A., & Suoth, E. J. (2024). Edukasi Expired Date dan Beyond Use Date Sebagai Upaya Meningkatkan Penggunaan Obat yang Aman dan Efektif. Jurnal Lentera : Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 40–44. https://doi.org/https://doi.org/10.57207/43jcqm29
Nuraini, A., Rahayu, D., Rokhani, R., Sa, H., Fevi, B., & Ningsih, A. W. (2023). Evaluasi Pelayanan Informasi Obat pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas X Kabupaten Bangkalan. Ndonesian Journal of Pharmaceutical Education (e-Journal), 3(3), 528–537. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i3.22891
Purwaningrum, D., Arini, M. D., Rafi, M., & Normaidah, N. (2025). Peningkatan Pengetahuan tentang Beyond Use Date dan Penyimpanan Obat melalui Edukasi pada Pasien Prolanis di Apotek Zafran Medika. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 3(2), 84. https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i2.15567
Ruliyandari, R., Azzahra, G. F., Aprilianto, F., Fitriani, D., Rahman, N., F, N. W. F., Aprillia, F. T., Ramadhani, H. S., Syahwarani, S., & Jaizidha, R. Z. (2026). Analisis Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Apotek. Isihumor: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 26-40. https://doi.org/10.58540/isihumor.v4i1.1254
Sarwo, L., Rahmah, N., Izma, H., & Prahesti, M. R. (2025). Edukasi Beyond Use Date (BUD) pada Masyarakat di Klinik Pratama Nurul Hasanah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 3(3), 102–109. https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i3.15599
Savira, M., Ramadhani, F. A., Nadhirah, U., Lailis, S. R., Ramadhan, E. G., Febriani, K., Patamani, M. Y., Savitri, D. R., Awang, M. R., Hapsari, M. W., Rohmah, N. N., Ghifari, A. S., Majid, M. D. A., Duka, F. G., & Nugraheni, G. (2020). Praktik Penyimpanan Dan Pembuangan Obat Dalam Keluarga. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 38–47. https://doi.org/10.20473/jfk.v7i2.21804
Siburian, U. D., Ritonga, P. T., Kesehatan, K., & Kesehatan, P. (2024). The Effectiveness of Health Promotion Using Leaflet Media and Poster Media on The Knowledge of Mother Todders About Stunting. Contagion: Scientific Periodical of Public Health and Coastal Health, 6(1), 752–763. http://dx.doi.org/10.30829/contagion.v6i1.20595
Sida, N. A., Sabarudin, S., Mahmudah, A., Nuralifah, N., & Parawansah, P. (2024). Peningkatan Pemahaman Masyarakat Mengenai Beyond Use Date (BUD) Obat sebagai Upaya Pencegahan Kesalahan Dalam Pengobatan. Jurnal Abdi Dan Dedikasi Kepada Masyarakat Indonesia (NadiKami), 02(2), 23–30. https://polbinhus.ac.id/jurnal/JPMPolbinhus/article/view/295
Supriadi, M. F. (2025). Evaluasi Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Yang Berada Di Wilayah Kecamatan Modayag. Graha Medika Pharmacy Journal, 1(1), 1-14.
USP. (2019). USP Compounding Standards and Beyond-Use Dates (BUDs). In Pharmacy Today (Juni). USP. https://doi.org/10.1016/j.ptdy.2022.01.044
Wibisono, Y. I., Rahman, M. N., & Mardiati, N. (2024). Edukasi Cara Penyimpanan dan Beyond Use Date Obat di Apotek Sinar Amandit Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(3), 179-185. https://doi.org/10.20527/jpmp.v2i3.13408
DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v4i2.18836
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh
Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat
Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License