Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Non-Kesehatan tentang GERD melalui Penyuluhan Berbasis Leaflet

Shafa Alifia Nurjihan, Difa Intannia, Valentina Meta Srikartika, Dina Rahmawanty, Noor Cahaya, Yuniva Yomaris Sinaga, Debora Eka Asih, Renara Christia Talyeta Leyen, Salamah Sabina Balqis, Aulia Rahmah, Anneliese Yasmin Cesaria, David Luis Rajaurung Sembiring, Muhammad Rifki

Abstract


Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan yang prevalensinya terus meningkat dan kini menjangkau sekitar 20% populasi dunia, termasuk kalangan mahasiswa yang rentan akibat tekanan akademik, pola makan tidak teratur, dan kebiasaan tidak sehat. Mahasiswa non-kesehatan umumnya memiliki keterbatasan pengetahuan tentang gejala, pencegahan, dan penatalaksanaan GERD yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa non-kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengenai GERD melalui penyuluhan berbasis leaflet edukatif yang memuat pesan pencegahan GERD (MEGA) dan penanganan awal (REDA) melalui kegiatan konseling kelompok kecil dan individual. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2026 di Gedung I FMIPA ULM Banjarbaru, melibatkan 27 mahasiswa dari berbagai program studi non-kesehatan. Metode evaluasi menggunakan pretest dan posttest berupa 9 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari rerata pretest 41,97% menjadi 97,53% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 55,55%. Seluruh pertanyaan menunjukkan kenaikan persentase jawaban benar lebih dari 50%. Leaflet terbukti efektif sebagai media edukasi yang mampu menyampaikan informasi tentang gejala, faktor risiko, pencegahan (jargon MEGA), penanganan darurat (jargon REDA), dan penggunaan obat rasional secara komprehensif. Kegiatan penyuluhan kesehatan berbasis leaflet efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa non-kesehatan tentang GERD.

 

Kata Kunci: Gastroesophageal Reflux Disease, Leaflet, Mahasiswa, Promosi Kesehatan

 

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a digestive disorder with increasing prevalence affecting approximately 20% of the global population, including university students who are particularly vulnerable due to academic pressure, irregular eating habits, and unhealthy lifestyles. Non-health science students generally have limited knowledge regarding GERD symptoms, prevention, and appropriate management. This community service activity aims to increase the knowledge of non-health science students at Lambung Mangkurat University (ULM) regarding GERD through educational outreach using informational leaflets that convey messages on GERD prevention and initial management via small-group and individual counseling sessions. The activity was conducted on May 26, 2026, at Building I of FMIPA ULM Banjarbaru, involving 27 students from various non-health science programs. Evaluation employed a 9-item multiple-choice pretest and posttest. Results demonstrated an improvement knowledge, from a pretest mean of 41.97% to a posttest mean of 97.53%, representing an increase of 55.55%. All questions showed an improvement in correct answer rates exceeding 50%. The leaflet proved effective as an educational medium delivering comprehensive information on symptoms, risk factors, prevention (MEGA acronym), emergency management (REDA acronym), and rational medication use. Leaflet-based health education is effective in improving non-health science students' knowledge of GERD.


Keywords


Gastroesophageal Reflux Disease, GERD, Health Promotion, Leaflet, University Students

Full Text:

PDF

References


Cahaya, N., Sari, O. M., Rizki, M. I., Rahmatullah, S. W., Isnani, N., Ulya, S., Alifia, N., Salsabila, T., Sulistyowati, A., Irawati, I., & Kamelia, S. (2025). Efektivitas Leaflet sebagai Media Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Hipertensi pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat di CFD Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 3(2), 92–101. https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i2.15572

Desriyanti, A., Aida, N., Intannia, D., Rahmatullah, S. W., & Lingga, H. N. (2023). Penyuluhan tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) di SMPN 31 Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 1(4), 122–127. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i4.10934

Katz, P. O., Dunbar, K. B., Schnoll-Sussman, F. H., Greer, K. B., Yadlapati, R., & Spechler, S. J. (2022). ACG Clinical Guideline for the Diagnosis and Management of Gastroesophageal Reflux Disease. American Journal of Gastroenterology, 117(1), 27–56. https://doi.org/10.14309/ajg.0000000000001538

Kuswono, A. D., Yurizali, B., & Akbar, R. R. (2021). Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Dengan GERD-Q Pada Mahasiswa Kedokteran. BRMJ : Baiturrahmah Medical Journal Baiturrahmah Medical Journal, 1(1), 36–44. https://jurnal.unbrah.ac.id/index.php/brmj/article/view/1062

Nurhaidah, F. S., Anugrah, S. D., Putri, A. F., Aisyia, Tukloy, W. D. R., Shofa, K. N., Khairunnisa, S., Primadani, L. H., Wahyudi, T., Kamaruzzaman, A. R., & Nita, Y. (2021). Pengetahuan mahasiswa Universitas Airlangga mengenai dispepsia, gastritis, dan GERD beserta antasida sebagai pengobatannya. Jurnal Farmasi Komunitas, 8(2), 58–65. https://doi.org/10.20473/jfk.v8i2.24116

Pratiwi, G. D., Lucya, V., & Paramitha. (2022). Efektifitas Penggunaan Media Leaflet Dalam Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Pencegahan Tuberkulosis. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(3), 8–13. https://doi.org/10.33023/jikep.v8i3.1153

Ramli, Ishak, S. N., Nurliyani, Ayu, J. D., Wahyuni, R., Setyawan, D. A., Pertiwi, G. H., Rohani, S., Nuraeni, A., & Arsyad, G. (2023). Teori dan aplikasi promosi kesehatan. Penerbit Tahta Media. https://tahtamedia.co.id/issj/article/view/252

Royani, I., Syafitri, K., Hamzah, P. N., Kanang, I. L. D., & Mokhtar, S. (2024). Hubungan gastroesophageal reflux disease (GERD) dengan konsentrasi belajar mahasiswa angkatan 2021. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(3), 181-187. https://doi.org/10.33096/fmj.v4i3.410

Sanggelorang, S., Doda, D. V. D., & Kapantow, N. H. (2024). Penerapan Promosi Kesehatan Di Rsud Maria Walanda Maramis Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 1340–1347. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i1.25296

Setiani, D. Y., & Warsini, W. (2020). Efektifitas Promosi Kesehatan Media Video dan Leaflet terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Pencegahan Osteoporosis. Jurnal Kesehatan Holistic, 4(2), 55–67. https://doi.org/10.33377/jkh.v4i2.83

Wahyuni, W., Fitri, R., & Darussyamsu, R. (2022). Kajian Pemanfaatan Media Pembelajaran Leaflet Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik. Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Dan Biologi, 5(1), 35–41. http://dx.doi.org/10.30821/biolokus.v5i1.1009

Yadlapati, R., Kahrilas, P. J., Fox, M. R., Bredenoord, A. J., Prakash Gyawali, C., Roman, S., Babaei, A., Mittal, R. K., Rommel, N., Savarino, E., Sifrim, D., Smout, A., Vaezi, M. F., Zerbib, F., Akiyama, J., Bhatia, S., Bor, S., Carlson, D. A., Chen, J. W., … Pandolfino, J. E. (2020). Esophageal motility disorders on high-resolution manometry: Chicago classification version 4.0©. Neurogastroenterology and Motility, 33(1), 1–21. https://doi.org/10.1111/nmo.14058




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v4i2.19281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License