ANALISIS VEGETASI LAHAN AGROFORESTRI DI TAHURA WAN ABDUL RACHMAN PROVINSI LAMPUNG
Abstract
Agroforestri penting untuk pengoptimalan hasil pemanfaatan lahan secara berkelanjutan agar kesejahteraan hidup masyarakat diperbaiki dan terjamin. Penelitian bertujuan untuk menganalisis jumlah individu tanaman, mengidentifikasi jenis yang dominan berdasarkan Indeks Nilai Penting (INP), dan menilai keberagaman, kekayaan jenis, dan keseluruhan tumbuhan di lahan. Lokasi penelitian berada di area kelola sistem hutan kerakyatan (SHK) Lestari Tahura Wan Abdul Rachman. Metode pengumpulan data menggunakan sistematik sampling dengan titik awal acak. Petak contoh yang digunakan sebanyak 25 petak. Analisis yang dilakukan adalah Indeks Nilai Penting (INP), kekayaan jenis, keanekaragaman jenis, dan kemerataan jenis. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 41 jenis tumbuhan dengan jumlah individu 1.247 pada empat tingkat pertumbuhan. Tiga jenis tumbuhan yang dominan berdasarkan INP adalah Kakao (Theobroma cacao) dengan nilai INP tertinggi 229,28%, Durian (Durio zibethinus) 160,11%, dan Jengkol (Archidendron pauciflorum) 109,90%. Indeks keanekaragaman (H') menunjukkan tingkat sedang hingga tinggi (2,55 - 1,87) pada tiap tingkat pertumbuhan, sementara indeks kemerataan (E) menunjukkan distribusi yang merata (0,825 - 0,596). Indeks kekayaan jenis (R) bervariasi dari rendah hingga tinggi, dengan nilai tertinggi pada tingkat pohon mencapai 4,16.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afifah, F. A. N., Febryano, I. G., Santoso, T., & Darmawan, A. (2021). Identifikasi Perubahan Penggunaan Lahan Agroforestri di Pulau Pahawang. Journal of Tropical Marine Science, 4(1), 1–8.
Baderan, D. W. K., Rahim, S., Angio, M., & Salim, A. I. B. (2021). Keanekaragaman, Kemerataan, dan Kekayaan Spesies Tumbuhan dari Geosite Potensial Benteng Otanaha Sebagai Rintisan Pengembangan Geopark Provinsi Gorontalo. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 14(2), 264–274.
Farhanandi, B. W., & Indah, N. K. (2022). Karakteristik Morfologi dan Anatomi Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) yang Tumbuh pada Ketinggian Berbeda. LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi, 11(2), 310–325.
Firmansyah, A., Dewi, N., Haryadi, N. T., & Kurnianto, A. S. (2023). Keanekaragaman Vegetasi pada Sistem Agroforestri Berbasis Kopi di Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Journal of Tropical Silviculture, 14(02), 97–105.
Handayani, H., & Ahmed, Y. (2022). Studi Analisis Struktur dan Komposisi Vegetasi Hutan Kota Cibubur dan Hutan Kota Patriot. Metrik Serial Teknologi Dan Sains, 3(2), 109–114.
Hayyun, D. A., Megantara, E. N., & Parikesit, P. (2018). Kajian layanan ekosistem pada sistem agroforestri berbasis kopi di Desa Cisero, Garut. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 200–219.
Indriyanto. 2006. Ekologi hutan. Bumi Aksara. Jakarta. Hal. 210
Kholifah, U. N., Wulandari, C., Santoso, T., & Kaskoyo, H. (2017). Kontribusi Agroforestri Terhadap Pendapatan Petani di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 5(3), 39.
Kristin, Y., Qurniati, R., & Kaskoyo, H. (2018). Interaksi Masyarakat sekitar Hutan terhadap Pemanfaatan Lahan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Jurnal Sylva Lestari, 6(3), 1–8.
Margalef, R. 1958. Temporal Succession and Spatial Heterogeneity in Phytoplankton In A. A. Buzzati Traverso(ed), Perspective in Marine Biology. Univ. California Press. Hal. 323−349.
Nasrudin, A., dan Parikesit. (2020). Analisis vegetasi karst di kawasan kampus Universitas Padjadjaran Cintaratu, Pangandaran, Jawa Barat. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, 6(1), 493–500.
Purba, M., Marsela, A., Mustika, R., Subakti, R., Khairani, S., dan Suwardi, A. B. (2020). Potensi pengembangan agroforestri berbasis tumbuhan buah lokal. Jurnal Ilmiah Pertanian, 17(1), 27–34.
Rawana., Wijayani, S., & Masrur, M. A. (2023). Indeks Nilai Penting dan Keanekaragaman Komunitas Vegetasi Penyusun Hutan di Alas Burno SUBKPH Lumajang. Jurnal Wana Tropika, 12(02), 80–89.
Susanti, Y., Wulandari, C., Yuwono, S. B., & Kaskoyo, H. (2021). Persepsi masyarakat terhadap pengelolaan agroforestri di Tahura Wan Abdul Rachman, Bandar Lampung. Jurnal Hutan Tropis. 9(2): 472-482.
Suwarso, E., Paulus, D. R., Miftachurahma, W. (2019). Kajian Database Keanekargaman Hayati Kota Semarang. Jurnal Riptek. 13(1): 79–91.
Tampubolon, E.P., Setiawan, A., Sudiarso. 2019. Analisis Vegetasi di Perkebunan Kopi Rakyat dan PTPN XII dengan Naungan yang Berbeda. Jurnal Produksi Tanaman 7(1): 81-89.
Tiurmasari, S., Hilmanto, R., dan Herwanti, S. 2016. Analisis Vegetasi dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Pengelola Agroforestri di Desa Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Jurnal Sylva Lestari. 4(3): 71-82.
UPTD Tahura WAR. 2017. Buku Informasi Tahura. Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Bandar Lampung. 63p.
Wahyuningsih, S., & Astuti, A. (2017). Model Pengelolaan Agroforestri Kakao (Theobroma Cacao L.) terhadap Kontribusi Pendapatan Rumah Tangga (Suatu Kasus di Kecamatan Anyar Kabupaten Serang Provinsi Banten). Jurnal Agribisnis Indonesia, 3(2), 113.
Wanderi, Qurniati, R., & Kaskoyo, H. (2019). Kontribusi Tanaman Agroforestri Terhadap Pendapatan dan Kesejahteraan Petani. Jurnal Sylva Lestari ISSN, 7(1), 118–127.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i1.12882
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

