KAJIAN POTENSI WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI NEGERI WAAI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui objek wisata berbasis kearifan lokal dan pengelolaan objek wisata yang berbasis kearifan lokal di Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey yakni metode penelitian yang dilakukan dengan mengambil sampel dari suatu populasi atau sampel penelitian dengan menggunakan kuisioner atau daftar pertanyaan sebagai alat pengumpulan data. Sedangkan pengambilan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling (sampel bertujuan). Dalam analisis data menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sehingga penelitian ini dapat menggambarkan suatu objek data atau suatu kondisi tertentu atau suatu kelompok masyarakat tertentu secara sistematis, faktual dan akurat sesuai fakta yang ada di lapangan. Dari hasil penelitian, di Negeri Waai terdapat objek wisata yang berbasis kearifan lokal yakni Rumah Pohon, Air Terjun dan Kolam Morea.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andjani, H. 2016. Analisis Dampak Ekonomi dan Daya Dukung Kawasan Wisata Gunung Pananjakan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Skripsi Tidak Diterbitkan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
A. Hari Karyono. 1997. Kepariwisataan. Jakarta: Grasindo
Aprilia Theresia, Krisnha S. Andini, Totok Mardikanto., 2014. Pembangunan Berbasis Masyarakat, Penerbit Bandung: ALFABETA..
Baulu, H. 2013. Studi Tentang Potensi Air Terjun Waai Sebagai Objek Wisata alam Di Negeri Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura
Best Leader Nababan, Wahyu Siswandari. 2015. A Simple and Easy-To-Use Tool for Detecting Outer Contour of Leukocytes Based on Image Processing Techniques
Creswell, J. W. 1994. Research Design Qualitative and QuantitativeApproaches. Sage Publications. London.
Dahliani, I. Soemarno, P. Setijanti., 2015. Local Wisdom In Built Environment In Globalization Era. International Journal of Education and Research. 3(6): 157-166.
Davidson, R. dan Maitland, R., 1997. Tourism Destinations, Hodder & Stoughton, London.
David J. Telfer and Richard Sharpley, 2016. Tourism and development in the developing world.
Ravinder Dogra , Anil Gupta, 2012, Barrier Stoc Community Participation in Tourism Development: Empirical Evidence from a Rural Destination. South Asian Journal of Tourism and Heritage, 5(1):129-142.
F.L,Whitney.1960.The Elements of Resert.Asian Eds. Osaka: Overseas Book Co.
H Dian. 2019. Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat. Cimahi. Jurnal Mitra Pariwisata (JUMPA). 6(1): 63-86.
Kodhyat. 1996. Sejarah Pariwisata dan Perkembangan di Indonesia, Bandung: PT.Gramedia Widia Asarama Indonesia.
Lucyanti, S. 2013. Penilaian Daya Dukung Wisata Di Objek Wisata Bumi Perkemahan Palutungan Taman Nasional Gunung Ciremai Provinsi Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 232-240
Mariska Ursulla, Maduma Silaban, Saptono Nugroho. 2018. Kontribusi Desa Wisata Sendang Duwur Kabupaten Lamongan Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Destinasi Pariwisata. 6(2): 245-251
M. Arief Anwar, Gusti Syahrani, A. Z. Maulana, Y. Putryanda, Wajidi. 2018. Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Kalimantan Selatan. Jurnal Kebijakan Pembangunan. 13(2): 187-197.
Matthew B. Miles.,A. Michael Huberman.,Johnny Saldaña. 1994. Qualitative Data Analysis, A Methods Sorcebook. Edition 3. SAGE. Washintong.
Muhlisa, Q. 2015. Dampak Ekonomi dan Daya Dukung Kawasan dalam Pengembangan Wisata Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Murti, H.S. 2013. Persepsi Wisatawan Terhadap Pengembangan Objek Wisata Botang Dolphin Center. Jurnal Bumi Indonesia. 2(2):260-267
Nazir. 1998. Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Pike, S. 2004. Destination Marketing Organisations. Oxford. Elsevier.
Purwanti, N.D., dan Dewi, R.M. 2014. Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto tahun 2006-2013, Jurnal ilmiah Program Studi Pendidikan Ekonomi. Fakultas Ekonomi: Universitas Negeri Surabaya: 1-12.
Putra, A.E., Yoza, D. dan Mardhiansyah, M. 2018. Analisis Daya Minat Pengunjung Terhadap Wisata Alam Air Terjun Denalo Maras. Jurnal Organisasi dan Manajemen Faperta. 5(1):1-10.
Ridwan,Mohamad. 2012., Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. PT SOFMEDIA: Medan.
Rosida I., 2014., Partisipasi Pemuda Dalam Pengembangan Kawasan Ekowisata Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Masyarakat Desa (Studi Di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Jurnal Ketahanan Nasional. XX(2): 68-77.
R Westim. 2018. Potensi Eksiting Dan Pariwisata Berbabsis Kemasyarakatan Di Kabupaten Jayapura. Jurnal Manajemen & Bisnis. 2(2): 9-19.
Sihasale, D.A. 2013. Keanekaragaman Hayati Di Kawasan Pantai Kota Ambon Dan Kosekuensi Untik Pengembangan Pariwisata Pesisir. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies. 1(1): 20-27.
Siregar, Y.C. 2017. Fasilitas Pada Ekowisata Naga Sakti Di Kabupaten Siak Sri Indrapura Riau. Jurnal Organisasi Dan Manajemen (Jom FISIP). 4(2): 1-11
Suarka, Fany Maharani. 2010. Strategi pengembangan Ekowisata Di Desa JehemKecamatan Tembuku Kabupaten Bangli.Tesis Tidak Dipulikasikan. Universitas Udayana. Denpasar.
Sukardi, Nyoman. 1998. Pengantar Pariwisata. STP Nusa Dua Bali.
Suwantoro. Gamal. 2001. Dasar-Dasar Pariwisata. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Sriwi A., Ihyana Hulfa. 2019. Identifikasi Potensi Wisata Desa Selong Belanak Kabupaten Lombok Tengah. Mataram. Jurnal Ilmiah Hospitality. 8(2): 79-86.
Syafik Wazan, Retno Sunu Astuti, Kismartini & Teuku Afrizal. 2020. Pengelolaan Kawasan Wisata Suku Anak Dalam Berbasis Kearifan Lokal. PERSPEKTIF. 9(2): 418-427
Tahapary W., Y. Th. Latupapua., C. K. Pattinasarany. 2020. Persepsi Pengunjung Terhadap Daya Tarik Objek Eckowisata Di Desa Waai Kab. Maluku Tengah. Ambon. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil. 4(1): 14-22.
Timothy, D.J., 1999. Cross-Border Partner ship in Tourism-Resource Management: International Parks along the US-Canada Border. Journal of Sustainble Tourism, 7, 182-205.
Timothy, D.J.,& Tosun, C. 2003. Appropriate Planning For Tourism In Destinationcommunities: Participation, Incremental Grow Thand Collaboration. In S.Singh.
Tosun,C.,1999. Ananalysis Of Contributions Of Internation Akinbound Tourism Tothe Turkish Economy. Tourism Economics 5 (3): 217-250.
Walimbo, E., Christine, W., dan Rusita. 2017. Studi Daya Dukung Ekowisata Air Terjun Wiyono Di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman Provinsi Lampung. Jurnal Silva Lestari. 5(1): 47-60.
Wahab, Salah. 2003. Manajemen Kepariwisataan. Jakarta: Pradnya Paramitha.
Wiratno, D. Indriyo, A. Syarifudin, A. Kartikasari. 2011. Berkaca di Cermin Retak. ( Tanpa kota): Publikasi FOREST Press, The Gibbon Foundation Indonesia, PILI-NGO Movement.
Yoeti, A. Oka. 2006. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramitha.
Yoeti, Oka. 1990, Pengantar Ilmu Pariwisata, Penerbit Angkasa, Bandung.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i1.13160
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

