PERAN SERTA MASYARAKAT TERHADAP PELESTARIAN BURUNG MALEO (Macrocephalon maleo) DI DESA SUMARA JAYA, KECAMATAN SOYO JAYA, KABUPATEN MOROWALI UTARA, PROVINSI SULAWESI TENGAH
Abstract
Maleo is an endemic Sulawesi bird that is classified as a protected animal. Maleo bird conservation in Sumara Jaya Village has several problems such as egg collection by the community for consumption or sale and it is not uncommon for some unscrupulous people to hunt maleo birds for consumption. The purpose of this study is to analyze the role of community participation in maleo bird conservation in Sumara Jaya Village, Soyo Jaya District, North Morowali Regency, Central Sulawesi Province. This research used accidental sampling technique with 60 respondents determined using the slovin formula and data analysis through scoring (rating scale). The overall community participation in maleo bird conservation in Sumara Jaya Village has a score of 1.79 which is included in the moderate category because many people already know that maleo birds are protected and endangered animals, but there are still unscrupulous people taking eggs and sand making the nesting ground outside the breeding ground damaged, many people do not attend when counseling is held, the community thinks that conveying information about maleo conservation to other communities and providing funds for maleo conservation is only the task of breeding guards and BKSDA. The role of local government is in the high category with an average of 2.41 this is because the Central Sulawesi BKSDA provides funds to build a breeding ground for maleo conservation and there is counseling conducted to the communityMaleo merupakan merupakan burung endemik Sulawesi yang tergolong dalam satwa dilindungi. Pelestarian burung maleo di Desa Sumara Jaya terdapat beberapa masalah seperti pengambilan telur oleh masyarakat untuk dikonsumsi maupun di jual dan tidak jarang beberapa oknum masyarakat melakukan perburuan terhadap burung maleo untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian ini untuk untuk menganalisis peran serta masyarakat terhadap pelestarian burung maleo yang ada di Desa Sumara Jaya, Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan responden 60 orang yang ditentukan dengan menggunakan rumus slovin serta analisis data melalui skoring (rating scale). Peran serta masyarakat dalam pelestarian burung maleo secara keseluruhan di Desa Sumara Jaya memiliki skor 1,79 yang termasuk kategori sedang dikarenakan masyarakat sudah banyak mengetahui bahwa burung maleo termasuk hewan dilindungi dan terancam punah namun masih ada oknum masyarakat mengambil telur dan pengambilan pasir membuat tempat peneluran yang ada diluar penangkaran rusak, banyaknya masyarakat yang tidak hadir ketika diadakan penyuluhan, masyarakat beranggapan bahwa menyampaikan informasi mengenai kelestarian maleo ke masyarakat lain dan memberikan dana untuk pelestarian maleo hanya menjadi tugas penjaga penangkaran dan BKSDA saja. Peran pemerintah setempat dalam kategori tinggi dengan rata-rata 2,41 hal ini dikarenkan BKSDA Sulawesi Tengah memberikan dana untuk membangun tempat penangkaran untuk pelestarian maleo dan adanya penyuluhan dilakukan kepada masyarakat.
Keywords
Community participation; Maleo bird; Fauna conservation; Sumara Jaya Village
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i2.15139
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

