Upaya Folu Net Sink 2030 Dapat Meningkatkan Stok Karbon Pada Tutupan Lahan di Kesatuan Hidrologi Gambut Kalimantan Barat

Moudynna Salsabila, Aji Ali Akbar, Erisa Ayu Waspadi Putri, M. Yodha Muhdiya

Abstract


Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki kesatuan hidrologi gambut (KHG) dengan luas yang signifikan. Perubahan tutupan lahan menjadi faktor utama yang mempengaruhi perubahan stok karbon pada ekosistem gambut. Periode 2006-2011, tutupan lahan gambut masih relatif didominasi oleh hutan primer dan rawa gambut yang memiliki stok karbon tinggi. Periode 2011-2017 merupakan puncak deforestasi dengan hilangnya stok karbon yang sangat signifikan. Kemudian pada periode 2017-2023 adanya upaya restorasi dari pemerintah melalui program BRGM untuk mengurangi laju deforestasi, akan tetapi lahan terdegradasi masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi dan menganalisis perubahan tutupan lahan di Kesatuan Hidrologi Gambut Kalimantan Barat periode 2006, 2011, 2017 dan 2023 Menghitung nilai karbon pada Biomassa Atas Tanah dan Biomassa Bawah Tanah di Kesatuan Hidrologi Gambut Provinsi Kalimantan Barat periode 2006, 2011, 2017 dan 2023 dan keterkaitan perubahan stok karbon pada tutupan lahan dengan Folu net sink 2030. Penelitian ini menggunakan metode overlay dan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kalkulator ICLEI untuk melihat perubahan nilai stok karbon. Perubahan tutupan lahan yang sangat signifikan terjadi pada hutan rawa sekunder. Stok karbon tertinggi di hutan rawa sekunder. Peningkatan dan penurunan stok karbon yaitu pada Perkebunan dan hutan rawa primer.


Keywords


Alih fungsi lahan, Kesatuan Hidrologi Gambut, stok karbon

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i4.16311

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.