KARAKTERISTIK POTENSI DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN WISATA RUMAH TERAPUNG DI DESA SUNGAI RANGAS TENGAH KABUPATEN BANJAR
Abstract
ABSTRACT. Forest areas in South Kalimantan are decreasing due to several reasons. One of the reasons for land conversion is for the purpose of mining, plantations, and even housing development. However, it is undeniable that the construction of community housing will continue to be needed. Therefore, there is a need for a development solution without the destruction of nature. One alternative is the housing construction with a floating concept. In addition, houses with floating concepts can be a tourist attraction. This study aims to analyze the potential characteristics of a tourism village and analyze community perceptions of the building plan of floating houses in Sungai Rangas Tengah Village. The method used was field observation and interviews using questionnaires with respondents from village officials and people living in Sungai Rangas Tengah Village, as many as 25 respondents. The data analysis used is scoring and weighting methods for potential characteristics of tourism villages and the Likert scale for community perception. The result of the potential characteristics is that this village is still included in the category of less supportive as a tourism village from the four aspects assessed, namely physical conditions, socio-culture, accessibility, and facilities. Aspects of physical conditions and accessibility in this village are supportive, but in socio-cultural aspects and facilities must be improved again. Meanwhile, for public perception of the floating house construction plan as one of the tourist attractions, the average result of agreeing attitude.
Keywords: Potential characteristics; Community perception; Scoring and weighting; Likert scale; Tourism.
ABSTRAK. Luas hutan di Kalimantan Selatan berkurang karena beberapa alasan. Salah satu penyebab terjadinya konversi lahan adalah untuk keperluan pertambangan, perkebunan, bahkan pembangunan perumahan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pembangunan perumahan masyarakat akan terus dibutuhkan. Oleh karena itu, perlu adanya solusi pembangunan tanpa merusak alam. Salah satu alternatifnya adalah pembangunan perumahan dengan konsep terapung. Selain itu, rumah dengan konsep terapung bisa menjadi daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik potensi desa wisata dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap rencana pembangunan rumah terapung di Desa Sungai Rangas Tengah. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan wawancara menggunakan kuesioner dengan responden aparat desa dan masyarakat yang tinggal di Desa Sungai Rangas Tengah sebanyak 25 responden. Analisis data yang digunakan adalah metode skoring dan pembobotan untuk karakteristik potensi desa wisata dan skala Likert untuk persepsi masyarakat. Hasil dari karakteristik potensi tersebut adalah desa ini masih masuk dalam kategori kurang mendukung sebagai desa wisata dari empat aspek yang dinilai, yaitu kondisi fisik, sosial budaya, aksesibilitas, dan fasilitas. Aspek kondisi fisik dan aksesibilitas di desa ini sudah mendukung, namun dari aspek sosial budaya dan fasilitas harus ditingkatkan lagi. Sementara itu hasil wawancara persepsi masyarakat menunjukkan rata-rata responden setuju terhadap rencana pembangunan rumah apung sebagai salah satu daya tarik wisata.
Kata kunci: Karakteristik potensi; Persepsi masyarakat; Skoring dan weighting; Skala Likert; Pariwisata.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Daryanto, B. 2004. Rumah Lanting : Rumah Terapung Di Atas Air Tinjauan Aspek Tipologi Bangunan. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik UNLAM. Banjarbaru.
Bayhaqi, A., Supriatin, T., Kosasih, G. 2021. Alih Fungsi Lahan Tambang dan Sawit Biang Kerok Banjir Kalsel, (Online), (http://www.google.com/amp/s/www.liputan6/com/amp/4461212/alih-fungsi-lahan-tambang-dan-sawit-biang-kerok-banjir-kalsel, diakses 26 November 2023).
Fitriyah, S., Wibowo, R., Hikmah, S. L., Rahmi, N.A. 2014. Floating House : Konsep Rumah Terapung Dengan Penerapan Sistem Honeycomb Sebagai Upaya Tanggap Bencana Bajir Di Jakarta. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Airlangga. Surabaya.
Hadiwijoyo, S. S. 2012. Perencanaan Pariwisata Pedesaan Berbasis Masyarakat (Sebuah Pendekatan Konsep). Graha Ilmu. Yogyakarta.
Program Studi Arsitektur ULM. 2022. Buku Profil Desa Sungai Rangas Tengah. Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Putranto, 2016. Analisis Geografi Terhadap Potensi Wisata di Situ Cipondoh Kota Tangerang Banten. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Rahmat. 2005. Pengantar Psikologi Umum. Universitas Sumatera Utara.
Ridwan. 2019. Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Kawasan Taman Wisata Alam Madapangga Di Desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar. Makassar.
Subiyakto, B., & Mutiani, M. (2019). Internalisasi nilai pendidikan melalui aktivitas masyarakat sebagai sumber belajar ilmu pengetahuan sosial. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 17(1), 137-166.
Wiriatama, G. N. A., & Andiani, N. D. (2021). Peluang dan Tantangan Pengembangan Souvenir Desa Wisata Berbasis Kerajinan Lokal. Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism, 2(2), 75-98.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i5.17159
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

