ANALISIS KEBERHASILAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN DENGAN PENDEKATAN ANALISIS TOWS PADA KTH KARIYA JAYA KABUPATEN TANAH LAUT
Abstract
ABSTRACT. Indonesia's natural wealth needs to be utilised sustainably, one of which is through empowering communities around the forest. Social forestry is a form of government support to manage forests by involving the community. The purpose of this study was to analyse the success position of the community forest program and development strategies in the implementation of the community forest program using TOWS analysis. The research was conducted through direct observation and questionnaire filling by KTH members with a total of 37 people. The analysis method used the TOWS method. The research results obtained are: (1) the results of the TOWS quadrant analysis of KTH Kariya Jaya with internal factors or X worth 0.16 (positive) and external factors or Y worth 0.03 (negative), from X and Y obtained a position in Quadrant II, (2) The strategy used is a competitive strategy (Stength - Threat), creating a strategy by using strengths to overcome threats including overcoming market competition by selling products at low prices but good quality and making business innovations; overcoming limited access to capital by applying for capital loans through People's Business Credit (KUR); overcoming the small economic scale by using internet technology to market products; overcoming the lack of knowledge and skills by building good relationships with forestry extension workers to conduct counseling; overcoming the threat of no direct impact felt by KTH by developing its tourism, improving attractiveness, infrastructure, access and institutions and increasing collaboration between the tourism office and KTH for tourism development; overcoming the threat of pests (wildlife) by making traps for wild boars. Increasing collaboration between the tourism office and KTH for tourism development; Overcoming the threat of pests (wildlife) by making traps for wild boars.
Keywords: Social forestry; Community forest; TOWS Analysis; KTH Kariya Jaya
ABSTRAK. Kekayaan alam Indonesia perlu dimanfaatkan secara lestari, salah satunya melalui pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Perhutanan sosial merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk mengelola hutan dengan melibatkan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis posisi keberhasilan program hutan kemasyarakatan dan strategi pengembangan dalam pelaksanaan program hutan kemasyarakatan dengan analisis TOWS. Penelitian dilaksanakan melalui observasi langsung dan pengisian kuisioner oleh anggota KTH dengan jumlah 37 orang. Metode analisis menggunakan metode TOWS. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) hasil analisis kuadran TOWS KTH Kariya Jaya dengan faktor Internal atau X bernilai 0,16 (positif) dan faktor eksternal atau Y bernilai 0,03 (negatif), dari X dan Y didapatkan posisi pada Kuadran II, (2) strategi yang digunakan yaitu strategi kompetitif (Strength – Threat), menciptakan strategi dengan menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman diantaranya mengatasi persaingan pasar dengan cara menjual produk dengan harga yang murah tetapi kualitas baik dan membuat inovasi usaha; mengatasi keterbatasan akses modal dengan melakukan pengajuan pinjaman modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR); mengatasi skala ekonomi kecil dengan menggunakan teknologi internet untuk memasarkan produk; mengatasi kurangnya pengetahuan dan keterampilan dengan cara membangun hubungan baik dengan tenaga penyuluh kehutanan guna dilakukannya penyuluhan; mengatasi ancaman belum adanya dampak langsung yang dirasakan KTH dengan cara mengembangkan wisata yang dimiliki, meningkatkan daya tarik, infrastruktur, akses dan kelembagaan serta. meningkatkan kolaborasi antara dinas pariwisata dengan KTH untuk pengembangan wisata; mengatasi ancaman adanya hama (satwa liar) dengan cara membuat jebakan untuk babi hutan.
Kata kunci: Perhutanan Sosial; Hutan Kemasyarakatan; Analisis TOWS; KTH Kariya Jaya
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, 2006. Manajemen Penelitian. Jakarta: PT Asdi Mahasatya Bungin.
David, Fred R, 2011. Strategic Management, Buku 1. Edisi 12 Jakarta.
Isnawati, Yulia. 2018. Analisis Pengaruh Citra Merek, Presepsi Harga dan Presepsi Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian. (Studi pada Konsumen Mobil Suzuki ERTIGA) Skripsi Universitas Diponegoro Semarang.
Nandini R. 2013. Evaluasi Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) pada Hutan Produksi dan Hutan Lindung di Pulau Lombok. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 10 (1), 43-55.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 1 .2022. Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.16/menlhk/setjen/set.1/8/2020 Tentang Rencana Strategis Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2020-2024. Jakarta.
Purwoko, A. 2002. Kajian akademis hutan kemasyarakatan. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, 1–9.
Shofia. 2022. Dampak Pengembangan Pantai Tanjung Dewa Terhadap Pendapatan Masyarakat. Jurnal Sylva Scienteae, 6(6), 2622-8963.
Simon, Hasanu. 2010. Perencanaan Pembangunan Sumber Daya Hutan Timber Management 1a. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i5.17163
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

