ANALISIS DAYA DUKUNG EKOWISATA DI PANTAI MUTUN MS TOWN KECAMATAN PADANG CERMIN KABUPATEN PESAWARAN
Abstract
ABSTRACT. The concept of ecotourism emerged as a response to various challenges faced by the tourism industry, such as environmental damage. One of the coastal tourist attractions in the coastal area of Pesawaran Regency is Mutun MS Town Beach. The 2010–2025 Provincial Tourism Master Plan (RIPPAR PROV) document divides the Lampung Province into three Regional Tourism Destinations (DPD). One of them is Pesawaran Regency. As part of DPD I, Pesawaran Regency has a vision and mission to develop ecotourism-based tourism that is in line with the character of its coastal and marine areas. An analysis of ecotourism carrying capacity was conducted to measure the extent to which the high interest of visitors can encourage a surge in visits and cause ecological disturbances and reduce environmental sustainability. This study aims to analyze destination conditions, visitor characteristics, and calculate ecotourism carrying capacity using interview and observation methods in February-March. The results showed that Mutun MS Town Beach has promising natural tourism potential with white sand views, the presence of the Golden Hornbill, and fairly complete tourism facilities. In addition, the majority of visitors to Mutun Beach MS Town come from productive age groups and are local tourists. The physical carrying capacity (PCC) is 2,968 visitors/day, the real carrying capacity (RCC) is 2,501 visitors/day, and the effective carrying capacity (ECC) is 1,333 visitors/day. These values indicate that the maximum visitor capacity is still within safe limits, but a sustainable management strategy is needed to anticipate.
Keywords. Ecotourism; Carrying capacity; Mutun MS Beach; Visitor capacity
ABSTRAK. Konsep ekowisata muncul sebagai respon terhadap berbagai tantangan yang dihadapi industri pariwisata, seperti kerusakan lingkungan. Salah satu objek wisata pantai yang terdapat di kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran adalah Pantai Mutun MS Town. Dokumen Rencana Induk Pariwisata Provinsi (RIPPAR PROV) 2010–2025, wilayah Provinsi Lampung dibagi menjadi tiga Destinasi Pariwisata Daerah (DPD). Salah satunya adalah Kabupaten Pesawaran. Sebagai bagian dari DPD I, Kabupaten Pesawaran memiliki visi dan misi pengembangan pariwisata berbasis ekowisata yang selaras dengan karakter wilayah pesisir dan lautnya. Dengan status tersebut, pengelolaan sumber daya wisata di Kabupaten Pesawaran seperti Pantai Mutun MS Town harus mengacu pada panduan RIPPAR PROV dan prinsip ekowisata. Analisis daya dukung ekowisata dilakukan untuk mengukur sejauh mana tingginya minat pengunjung yang dapat mendorong lonjakan kunjungan serta menimbulkan gangguan ekologis dan menurunkan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi destinasi, karakteristik pengunjung, serta menghitung daya dukung ekowisata menggunakan metode wawancara dan observasi pada bulan Februari-Maret. Hasil penelitian menunjukkan Pantai Mutun MS Town memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan dengan pemandangan pasir putih, keberadaan burung Rangkong Julang Emas, serta fasilitas wisata yang cukup lengkap. Selain itu, bagian besar pengunjung Pantai Mutun MS Town berasal dari kalangan usia produktif dan merupakan wisatawan lokal. Daya dukung fisik (PCC) sebesar 2.968 pengunjung/hari, daya dukung riil (RCC) 2.501 pengunjung/hari, dan daya dukung efektif (ECC) 1.333 pengunjung/hari. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa kapasitas maksimum pengunjung masih dalam batas aman, namun diperlukan strategi pengelolaan berkelanjutan untuk mengantisipasi.
Kata kunci. Ekowisata; Daya dukung; Pantai Mutun MS; Kapasitas pengunjung
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggraeni, S., Hakim, L. 2021. Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic). 6(2): 1-10.
Ardiansyah, I., Eric, J. 2023. Persepsi Wisatawan terhadap Infrastruktur Wisata Pasca Revitalisasi Kawasan Kota Tua Jakarta. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata. 6 ( 1): 2654-9719.
Andian, M. D. 2023. Strategi pengembangan pariwisata Pantai Mutun di Kabupaten Pesawaran dengan SWOT approach.
Dewanto, Y. 2025. Perancangan video wisata pantai pangumbahan sebagai media edukasi olahraga surfing. Magenta| Official Journal STMK Trisakti. 9(1): 1288-1308.
Fauzan, F, W., Tomy, A., Dinarsiah, C. 2022. Preferensi Wisata ala Lelaki
(Mancation). Prosiding The 13th Industrial Research Workshop and National Seminar.
Ida, R, S., Yosevita T, L., Billy, B, S. 2024. Persepsi pengunjung terhadap objek
dan daya tarik wisata Pantai Namalatu Di Desa Latuhalat, Kecamatan Nussaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil: Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan dan Pertanian. 8 (2): 194-207.
Ilyasa. 2020. Pengaruh eksploitasi sumber daya alam perairan terhadap Kemiskinan pada masyarakat nelayan. Universitas Negeri Jakarta. Jakarta.
Insani, N., A’rachman, F. R., Sanjiwani, P. K., Imamuddin, F. 2019. Studi
kesesuaian dan strategi pengelolaan ekowisata Pantai Ungapan, Kabupaten Malang untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS. 4(1): 49-58.
Iswandari, R. K., Noor, M. F., Zulfiani, D. 2022. Identifikasi pengunjung pada
Pantai Panrita Lopi, Kecamatan Muara Badak. Edutourism Journal of Tourism Research. 3(2): 146-166.
Janah, M. 2019. Deskripsi kondisi sosial ekonomi kepala keluarga pemulung di
Kelurahan Kali Balau Kencana Kecamatan Kedamaian Kota Bandar
Lampung.
Lenaini, I. 2021. Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah. 6(1): 33-39.
Maldonado, E., and Montagnini, F. 2005. Carrying Capacity of La Tigra National
Park, Honduras. Journal of Sustainable Forestry. 19(4): 29–48.
Muhamad Derry, A. N. D. I. A. N. 2023. Strategi pengembangan pariwisata Pantai Mutun Di Kabupaten Pesawaran dengan SWOT APPROACH.
Nurdiana, N., Santoso, A. 2023. Pengaruh harga tiket, fasilitas objek wisata, dan keamanan terhadap minat berwisata di Objek Wisata Telaga Ngebel. JRE: Jurnal Riset Entrepreneurship. 6(1): 40-47.
Noor, M. A. F., Romadhon, A. 2020. Analisis kesesuaian dan daya dukung lingkungan Pulau Gili Noko Bawean sebagai kawasan ekowisata pantai. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan. 1(1): 38-46.
Nabila, A. P., Furqan, M. H. 2023. Analisis daya dukung fisik kawasan wisata Mata-Ie Hillside Desa Lambaro Keuh Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pendidikan Geosfer. 8(1): 126-136.
Pangestu, P. 2024. Analisis daya dukung fisik, riil, dan efektif ekowisata Mangrove Cuku Nyi Nyi Kabupaten Pesawaran.
Pratama, N., Sujana, S. 2021. Studi pengaruh kendala waktu luang, pengalaman wisata, citra destinasi dan pengalaman keluarga terhadap kunjungan berulang. Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan. 2(2): 101-110.
Rini, D. P. 2022. Perilaku Wisatawan Berdasarkan Gender di Destinasi Wisata Alam. Jurnal Pariwisata Nusantara. 14(1): 45-58.
Ryacudu, J. T., Hui, D. W., Agung, K. J. 2018. Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Pariwisata.
Sarma, S., Reine, S, W., Eva, N. 2022. Karakteristik pengunjung wisata bukit salapar di Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang. Jurnal Hutan Lestari. 10 (4): 813 – 821.
Salakory , H, S, M., Febby, S, M., Yansen, M, I, S. 2020. Analisis kepuasan wisatawan terhadap produk wisata dan strategi pengembangan DTW Telaga Wopersnondi Biak Timur. Jurnal Destinasi Pariwisata. 8 (2): 2548-8937.
Sarmila, S. 2025. Analisis peramalan tinggi gelombang laut menggunakan metode shore protection manual (spm) dan darbyshire di Pantai Pangali-Ali, Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Doctoral dissertation, Universitas Sulawesi Barat).
Shefitarani, I., Wati, S. K., Wahyuni, P. E., Wulandari, M., Nurkholis, A., Saputra, A., Setyanto, A. R. 2025. Pengembangan wisata pantai mutun terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sukajaya Lempasing, Kabupaten Pesawaran. Indonesian Journal of Economy and Education Economy. 3(1): 21-29.
Sofia, Y. 2017. Kajian Tentang Sikap dan Motivasi Berwirausaha pada Sektor Pariwisata (Studi pada Wirausahawan di Lingkungan Pantai Mutun MS. Town).
Sofiyan, A., Winarno, G. D., Hidayat, W. 2019. Analisis daya dukung fisik, riil dan efektif ekowisata di Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Sylva Lestari. 7(2): 225-234.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Syahifullah, M. A. 2021. Tinjauan geografis objek wisata Pulau Pahawang Besar Di Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Tahun 2019.
Trinanda, M. H., Pontoh, N., Setianingrum, L. 2020. Tingkat kesiapan penerapan
smart tourism dalam meningkatkan potensi sektor pariwisata pesisir di kawasan wisata terintegrasi Teluk Lampung, Studi Kasus Kawasan Strategis Pariwisata Daerah Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Tugas Akhir Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung Selatan.
Wahdaniar, H. J. W., Muhammad, F.2019. Daya dukung dan kesesuaian lahan ekowisata Mangrove Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan. 17(3): 481-485.
Yayuk, Y., Julianto, H. 2019. Penerapan word of mouth untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada jasa penginapan Di Kecamatan Bahorok. Prosiding Seminar Nasional.
Zulkhairani, Z., Mardhiah, D. 2021. Motif Mahasiswa Universitas Negeri Padang Berkunjung Ke Pantai Gajah Air Tawar. Jurnal Perspektif. 4(4): 593-60.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i5.17168
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

