ANALISIS TINGKAT BAHAYA EROSI PADA BERBAGAI TUTUPAN LAHAN DI TAMAN HUTAN RAYA SEBATUNG KABUPATEN KOTABARU

Saskia Arum, Syarifuddin Kadir, Badaruddin Badaruddin

Abstract


Aktivitas alih fungsi lahan dapat mempercepat laju erosi, terutama di kawasan konservasi seperti TAHURA Sebatung, Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan mengukur besarnya erosi dan mengidentifikasi tingkat bahaya erosi (TBE) pada berbagai jenis tutupan lahan. Metode yang digunakan adalah Universal Soil Loss Equation (USLE), dengan data diperoleh melalui purposive sampling di empat lokasi: Seratak, Mamake, Gunung Ulin, dan Meranti. Analisis mencakup faktor R, K, LS, C, dan P, dengan dukungan uji laboratorium terhadap tekstur, permeabilitas, dan bahan organik tanah. Hasil menunjukkan nilai erosi tertinggi terjadi pada kebun campuran (0,84 ton/ha/tahun), sedangkan terendah pada kebun karet (0,04 ton/ha/tahun). Seluruh unit lahan masuk dalam kategori TBE kelas II atau sedang. Hasil ini menunjukkan pentingnya pengelolaan vegetasi dan konservasi lereng dalam mitigasi erosi untuk menjaga keberlanjutan fungsi ekologis TAHURA Sebatung.

Keywords


Erosi; Tingkat Bahaya Erosi; USLE; TAHURA Sebatung

Full Text:

PDF

References


Andriana, M., Badaruddin, & Nisa, K. 2020. Analisis Laju Erosi Berdasarkan Penggunaan Lahan Menggunakan Pendekatan USLE di DAS Riam Kiwa Kabupaten Banjar. Jurnal Sylva Scienteae, 3(5), 1121-1131.

Anggara, R. B., Manessa, M. D. M., & Setiadi, H. 2024. Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi di Desa Ciputri. Media Komunikasi Geografi, 25(1), 167–179.

Akbar, I., Indrayatie, E. R., & Badaruddin. 2022. Analisis Tingkat Bahaya Erosi di DAS Maluka dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Sylva Scienteae, 5(2), 251 – 260. ISSN 2622-8963.

Azmeri, S. T. 2020. Erosi, Sedimentasi, dan Pengelolaannya. Syiah Kuala University Press.

Hardiana, E., Kadir, S. & Nugroho, Y., 2019. Analisis Tingkat Bahaya Erosi (TBE) DI DAS Dua Laut Kabupaten Tanah Bumbu. Jurnal Sylva Scienteae, 2(3), pp. 529-539.

Kadir, S. 2016. Konservasi Tanah dan Air (Erosi). Banjarbaru. Universitas Lambung Mangkurat.

Khalid, S., Badaruddin, & Kadir, S. 2022. Analisis Tingkat Bahaya Erosi di DAS Kintap Bagian Hilir kabupaten Tanah Laut. Jurnal Sylva Scienteae, 5(3), 437-445.

Rahmadi, R., Ruslan, M., & Kadir, S. 2019. Analisis Tingkat Baahaya Erosi di Sub DAS Banyuhirang DAS Maluka Kota Baanjarbaru. Jurnal Sylva Scienteae, 2(5), 930-938.

Sarminah, S., Prititania, F. S., & Karyati. 2018. Pengaruh Keragaman Vegetasi Terhadap Laju Erosi. Jurnal AGRIFOR. 17(2): 355-368.

Wibowo, A., Soeprobowati, T. R., & Sudarno. 2015. Laju Erosi dan Sedimentasi Daerah Aliran Sungai Rawa Jombor dengan Model USLE dan SDR untuk Pengelolaan Danau Berkelanjutan. Indonesian Journal of Conservation. 4(1): 16-27.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17782

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.