BIODIVERSITAS AMFIBI ORDO ANURA DI SUNGAI MANDIANGIN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Elis Elis, Mochamad Arief Soendjoto, Ahmad Jauhari

Abstract


Penelitian ini mengeksplorasi biodiversitas amfibi dari Ordo Anura di Sungai Mandiangin, yang terletak di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Lingkungan KHDTK yang mendukung, seperti tanah yang kaya bahan organik dan sumber air yang melimpah, menyediakan habitat beragam bagi spesies Anura. Penelitian ini bertujuan menganalisis biodiversitas amfibi dan memetakan persebarannya berdasarkan tutupan lahan dengan nilai NDVI. Dilakukan dari Januari hingga Maret 2024 menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) Hasil penelitian mengidentifikasi 7 spesies amfibi dengan total 27 individu. Indeks keanekaragaman Shannon 1.77 menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, dengan indeks kemerataan jenis 0.91 menunjukkan distribusi stabil di antara spesies. Indeks kekayaan jenis 1.82 mengindikasikan kekayaan jenis yang masih rendah. Hutan sekunder tua dengan NDVI tertinggi (0.60-0.70) mendukung keberagaman spesies. Suhu tubuh amfibi berkisar 24.8°C hingga 26.8°C, dengan kelembaban habitat 80%-85%. Studi ini menekankan pentingnya pelestarian habitat untuk menjaga populasi amfibi di daerah Sungai Mandiangin KHDTK ULM.

Keywords


Biodiversitas; Amfibi Ordo Anura; KHDTK ULM; Sungai Mandiangin

Full Text:

PDF

References


Caldart, V. M., Iop, S., Santos, R. R., & Cechin, S. Z. (2019). Thermal ecology of anurans in a subtropical environment: implications for the effects of climate change. Journal of Thermal Biology, 82, 1-10.

Inger, R. F., & Stuebig, R. B. (2005). A field guide to the frog of Borneo. 1–201.

Iskandar D.T. (1998). Amfibi Jawa dan Bali –Seri Panduan Lapangan. Bogor: Puslitbang LIPI.

Jauhari A., Soemarno., Bisri M., Abidin Z. 2015. Model of Sustainable Forest Planning Based Watershed in KPH Tanah Laut South Kalimantan.

Kumar, S., Sharma, P., & Singh, R. (2023). Precision agriculture: Monitoring crop health using NDVI and satellite imagery. Agricultural Systems, 195, 103278.

Kusrini M.D. (2008). Pedoman Penelitian dan Survey Amfibi di Alam. Bogor: Fakultas Kehutanan IPB

Liu, Y., Wang, J., Yu, Q., & Yang, J. (2021). Assessing the impact of climate change on vegetation health using NDVI in semi-arid regions of China. Journal of Environmental Management, 278, 111569.

Mistar. (2003). Panduan Lapangan Anfibi Kawasan Ekosistem Leuser. Bogor: The Gibbon Foundation & PILI-NGO Movement.

Nowakowski, A. J., Whitfield, S. M., Eskew, E. A., Thompson, M. E., Rose, J. P., Caraballo, B. L., & Todd, B. D. (2021). Anthropogenic change and the stress physiology of amphibians: a meta-analysis. Conservation Physiology, 9(1), coab026.

SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 900/Menlhk/Setjen/PLA.0/2016 tanggal 6 Desember 2016.

Stebbins RC dan Cohen NW. 1997. A Natural History of Amphibians. New Jersey, Princeton Univ. Pr.

Varela, S. A. M., Bernarde, P. S., & Lopes, W. P. (2020). The Importance of Riparian Forests for Amphibians in the Brazilian Amazon. Journal of Tropical Ecology, 36(3), 130-141.

Yani, A., & Said, S. (2015). Keanekaragaman Jenis Amfibi Ordo Anura di Kawasan Hutan Lindung Gunung Semahung Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 3(1): 15-20.

Zhang, X., Sun, R., Zhang, Y., & Wu, L. (2019). Monitoring land cover change and its impact on ecosystem services in northeastern China. Remote Sensing, 11(10), 1175.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17785

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.