ANALISIS GENDER DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) TANAH LAUT
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alhabsyi, Luthfi A. (2016). Gender Analysis Pathway (GAP) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Tahun 2015. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultas Ageng Tirtayasa. Serang
Anita, R. (2015). Harmoni dalam Keluarga Perempuan Karir: Upaya Mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Keluarga. Jurnal Studi Gender. 8(1): 1-34.
Aryadi M, Fauzi H, Satriadi, Nakama E, Tanaka K, Ohta S, & Morikawa Y. (2017). Pengembangan Hasil HUtan Bukan Kayu Kawasan Hutan Lindung Berbasis Perhutanan Sosial (Pembelajaran dari W-Bridge Project Kalimantan Selatan). Universitas Lambung Mangkurat bekerja sama Japan International Forestry Promotion and Cooperation Center. Banjarbaru
Asyari M, Helmi M, Mardiah, Agustina T, Anwar M, (2023). Bimbingan Teknis Pengolahan Minyak Kemiri di Kelompok Tani Hutan Batu Kura desa Galam Kecamatan Bajuin. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 2(3) : 507-514.
Boyer-Rechlin B. (2010). Women in forestry: A study of Kenya’s Green Belt movement and Nepal’s community forestry program. Scandinavian Jurnal of Forest research, 25(9): 69-72.
Cahyaningsih, Nurka, Gamal P., Warsito. (2006). Hutan Kemasyarakatan Kabupaten Lampung Barat: Panduan Cara Memproses Perijinan dan Kiat Sukses Menghadapi Evaluasi. Dinas Kehutanan dan PSDA. Lampung Barat
Fakih M. (2013). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fauzi H. (2012). Pembangunan Hutan Berbasis Kehutanan Sosial. Karya Putra Darwati, Bandung.
Hafizianoor. (2002). Analisis Keadaan Tanah Pada Tegakan Dukuh di Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru
Karmila. (2023). Peran Perempuan dalam Pengelolaan Hutan Adat di Desa Ledan Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Prodi Sosiologi Agama UIN Alauiddin Makassar. Makassar
Kodiran. (2006). Peningkatan Partisipasi Wanita dan Pengembangan Hubungan Industrial yang Berwawasan Gender Di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Katsikopoulos V. Konstantinos. (2011). Herbert Simon’s spell on judgment and decision making. : 722-732
Mardiah, Hafizianoor, Rianawati F. (2023). Pengelolaan dan Kontribusi Tanaman Kemiri (Aleurites moluccana) Bagi Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan Kemasyarakatan Desa Galam Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Sylva Scienteae, 6(3): 355-364.
Nurmaya, I. (2015). Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar. Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar. Makassar
Prasetyo, A. (2023). Karakteristik Petani dan Kontribusi Ekonomi Hutan Kemasyarakatan Terhadap Pendapatan Petani di KPH Tanah Laut. Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru
Pratama A C, Rijanta R. (2021). Pengelolaan Berbasis Gender Pada Hutan Kemasyarakatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Purnomo D, Itta D, Kadir S. (2023). Keberhasilan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Di KPH Tanah Laut. Magister Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Puspitawati, Herein. (2013). Konsep, teori, dan Analisis Gender. Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. Bogor
Ramadhani F P, Hubeis S Aida V. (2020). Analisis Gender dalam Upaya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim Rumah Tangga Pertanian. IPB University. Bogor
Raudhah, Hafizianor, Asysyifa. (2020). Analisis Gender Dalam Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di Desa Ambungan dan Desa Ujung Batu Kecamatan Pelaihari. Jurnal Sylva Scienteae. 4(5): 831-841.
Risyart Albert, Far Far. (2012). Peran Gender Dalam Kehidupan Rumah Tangga Di Desa Liang Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agribisnis Kepulauan. 1(1): 13-27.
Ruslan R. (2008). Metodologi Penelitian Public Relation dan Komunikasi. Raja Grafindo Persada. Jakarta
Sajogyo P. (1990). Peranan Wanita dalam Perhutanan Sosial Suatu Studi Integrasi Wanita dalam Pembangunan Menuju Era Tinggal Landas. Pusat Studi Wanita. Institut Pertanian Bogor. Bogor
Saraswati T. (2013). Pengerasutuman Gender Dalam Kebijakan Pembangunan. hhtp://www. komnasperempuan.or.id.
Setiawati T, Uyun P Q, Nurohmah A, Prasetyo A B. (2021). Pedoman teknis Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) Kota Yogyakarta. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) . Yogyakarta
Simatauw M, L. Simanjuntak, dan P.T. Kuswardono. (2001). Gender dan Pengelolaan Sumber Daya Alam: Sebuah Panduan Analisis. Yayasan Penguatan Institusi dan Kapasitas Lokal (PIKUL), Kupang.
Sola E. (2018). Decision Making: Sebuah Telaah Awal. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauiddin Makassar. Makassar
Stephani C. (2009). Peran Perempuan dalam Kegiatan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) (Studi kasus RPH Tanungkerta BKPH Tampomas KPH Sumedang Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten). [skripsi]. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Suharjito D, Sundawati L, Suyanto, Utami SR. (2003). Aspek Sosial dan Budaya Agroforestri. Bogor: Word Agroforestri Centre (ICRAF).
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17788
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

