PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN MADU KELULUT TERHADAP KADAR GULA PEREDUKSI DAN KADAR AIR
Abstract
Madu merupakan hasil hutan bukan kayu yang banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan dan kecantikan, serta keamanannya untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar gula dan kadar air pada madu kelulut, serta membandingkannya dengan standar SNI 8664:2018. Penelitian dilakukan di Laboratorium Madu PHLB ULM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan lama penyimpanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar gula, namun sangat berpengaruh terhadap kadar air. Kadar gula madu kelulut memenuhi standar SNI sebesar minimal 55%, tetapi kadar airnya melebihi standar SNI yaitu maksimal 27,5%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bogdanov, S., Ruoff, K., Livia P., Oddob. 2004. Physico-chemical methods for the characterisation of unifloral honeys: a review. Apidologie 35: S4–S17.
Effendi, M.S., 2015. Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan. Bandung, Indonesia: Alfabeta.
Khasanah, R., S. Parman, S. W. A. Suedy. 2017. Kualitas Madu Lokal dari Lima Wilayah di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Biologi 6(1):29–37.
Sihombing, D. T. H. 2005. Ilmu Ternak gajah mada. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Swari, N.K.I., Wirawan, R., Qomariyah, N. dan Al Hadi, K., 2019. Analisis Kadar Air Dalam Madu Menggunakan Kombinasi Metode Kapasitansi dan Indeks Bias. Konstan - Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika, 4(1), pp.1–10.
Wineri. 2014. Perbandingan Daya Hambat Madu Alami dengan Madu Kemasan secara In Vitro terhadap Streptococcus beta hemoliticus Group A sebagai Penyebab Faringitis. Jurnal Kesehatan Andalas. 3(3): 1-5.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17789
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

