KEARIFAN LOKAL DALAM MENDUKUNG KELESTARIAN HUTAN LINDUNG WOLOGAI (Studi Kasus Desa Wologai Tengah, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende)
Abstract
Melestarikan hutan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama. Salah satu prinsip dalam perlindungan dan pengelolaan hutan adalah memanfaatkan kearifan lokal masyarakat. Penerapan kearifan lokal ini bisa ditemukan diberbagai wilayah, seperti di kawasan hutan lindung. Hutan lindung Wologai merupakan kawasan hutan yang terletak di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende. Kearifan lokal di Desa Wologai Tengah digunakan untuk menjaga dan melestarikan hutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk kearifan lokal yang digunakan di Desa Wologai Tengah, untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kearifan lokal untuk masyarakat Desa Wologai Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat dua bentuk kearifan lokal yaitu, bentuk ajakan dan bentuk larangan, serta kearifan lokal memberikan dampak baik menjadikan masyarakat bertanggung jawab atas keberadaan hutan lindung. Namun, perihal tentang pengambilan kayu untuk keperluan rumah adat dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem di kawasan tersebut.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahada, N., & Zuhri, A. (2020). Menjaga Kelestarian Hutan Dan Sikap Cinta Lingkungan Bagi Peserta Didik Mi/Sd Di Indonesia. El Banar: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 3(1), 35-46. Cinta Lingkungan Bagi Peserta Didik MI/SD.” (Volume 03, Nomor 01)
Adwat, Rino. (2014). Pengelolaan Hutan Konservasi Desa Bagi Resistensi Masyarakat Desa Ladang Palembang Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong (Studi Kasus: Desa Ladang Palembang Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu). Universitas Bengkulu.
Amin Fadilah Nur, Sabaruddin Garancang, and Kamaluddin Abunawas (2023) “Konsep Umum Populasi dan Sampel Dalam Penelitian” Jurnal Kajian Islam Kontemporer p-ISSN: 1978-5119; E-issn: 2776-3005 Volume 14, No. 1, Juni 2023.
Bana, C., Pellondo’u, M., & Prataman F. (2023). Kajian Tingkat Kesadaran Masyarakat Terhadap Konservasi Jenis Burung di Kawasan Hutana Taman Wisata Alam Bipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Wana Lestari 5 (01)016-027http://doi.org/10.35508/wanalestari. v7i01.11721
Destaranti, Nadi, Sulistyani, and Edy Yani. (2017). “Struktur Vegetasi Tumbuhan Bawah Pada Tegakan Pinus di RPH Kalijarut dan RPH Baturraden Banyumas.” Scripta Biologica 4(3):155. Doi: 10.20884/1. Sb. 2017.4.3.407.
Djamal, Monisari, and dan Yulius Hero. (2018). “The Standard of Sustainable Production on Private Forest Management in Barru.” Jurnal Silvikultur Tropika 09(02):85–92.
Erviana, Aisah (2022). Analisis Vegetasi Hutan Lindung RPH Sekar di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Skripsi Thesis, Universitas Pgri Adi Buana Surabaya.
Ginting, Karmila Br, Agus Purwoko, Junjungan Simanjuntak. (2015). Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Hutan di Desa Serdang Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. Medan: Universitas Sumatera Utara.
H. Rifa’I Abubakar H. Rifa’I. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Suka-Press UIN Sunan Kalijaga.144 Halaman.
Haryanto, Joko Tri. (2014). Kearifan Lokal Pendukung Kerukunan Beragama Pada Komunitas Tengger Malang Jatim (Local Wisdom Supporting Religious 59 Harmony in Tengger Community, Malang, East Java, Indonesia) Jurnal “Analisa” Volume 21 Nomor 02 Desmber 2014 halaman 201-213. Semarang. Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang
Hastuti, Mappamiring, and Abdi. (2021) Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung di Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Mata Allo Kabupaten Enrekang (Vol 2, Nomor 1). ISSN (ONLINE) 2746-0460.
Hamiidah, Elza. (2019). Pengelolaan Kawasan Hutan Produksi Untuk Menjamin Kelestarian Hutan di Kabupaten Pacitan. Universitas Negeri Semarang.
Hardani, Nur Hikmatul Auliya, Helmina Adriani, Roushandy Asri Fardani, Jumari Ustiawaty, Evi Fatmi Utami, Dhika Juliana Sukmana dan Ria Rahmatul Istiqomah. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta:CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta. 245 halaman.Herutomo, Ch., and S. Bekti Istiyanto. 2021. “Komunikasi Lingkungan Dalam Mengembangkan Kelestarian Hutan.” Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi 20(1). Doi: 10.32509/wacana. V20i1.1165.
Juniarti, Selly Rismi, Iskandar AM dan Ahmad Yani. (2016). Kearifan Lokal Masyarakat dalam Menjaga Kelestarian Hutan Adat Tawang Panyai di Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Jurnal Hutan Lestari (2016) Vol. 4 (3) : 387 – 393.
Moch and Gunawan Aditia (2013) Analisis Yuridis Terhadap Alih Fungsi Hutan Lindung Dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Juncto Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.
Muhaimin. (2018). Kedudukan Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Provinsi Bali. Jakarta Selatan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, Volume 18. Nomor 1, Maret 2018:59-71.
Nuhang, Clemens J., Ludji Michael, Riwu Kaho, and Fadlan Pramatana. (2023). Kajian Kearifan Lokal Masyarkat Dalam Pengelolaan Hutan Lindung Mutis Timau (Studi Kasus Ritual Adat (Hering) Di Desa Bitobe, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Studi of Local Wisdom of The Community in The Management of Mutis Timau Proctection Forest (Case Studi of Traditional Rituals (Hering) In Bitobe Village, Amfoang Tengah District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province). Vol.05
Pemerintah Indonesia. 1999. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Lembaran Negara RI Tahun 1999, Nomor 41. Sekretariat Negara. Jakarta.
Penelitian dan Penalaran, J., Bashar, K., & Annisa, N. (2019). Upaya Penegakan Hukum Terhadap Tindak Kecurangan Pemilu Serentak Tahun 2019 Di Kelurahan Pandang Kota Makasar.
Pemerintah Indonesia. 1999 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Lembaran Negara RI Tahun 1999, Nomor 41. Secretariat Negara. Jakarta.
Qodrata, Septian. (2019). Peran KPHL (Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung) Ampang dalam Menanggulangi Penebangan Liar Hutan Jati (Studi Kasus Kawasan Pengelolaan KPHL Ampang)
Rahmayani, (2018) Analisis Serapan Karbon Pada Berbagai Penggunaan Lahan di Desa Pesse Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Shopeng. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah makassar.
Ritonga, Anas, M. Mardhiansya dan Kausar. (2014). Identifikasi Kearifan Lokal Masyarakat Hutan Larangan Adat Rumbio, Kabupaten Kampar Terhadap Perlindungan Hutan.
Rohaya, R. (2013). Panduan Kelestarian Ekosistem Untuk Pemanfaatan Panas Bumi. Jakarta: Yayasan WWF Indonesia.
Rohana Sufia, and Ach Amirudin (2016). Jurnal Pendidikan Tersedia Secara Online EISSN: 2502-471x Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi).
Sofyan Zainal, H. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pelestarian Lahan Gambut di Kecamatan Sungai Kakap Kabupatren Kuburaya (Community Local Wisdom of Peatlands Consevation in Sungai Kakap Sub-District of Kuburaya District). Vol. 8.
Syariful Anam, Muhammad, Wina Yulianti, Sari Nur Safitri, Siti Nur Qolifah, and Rina Rosia. (2021). “Konservasi Sumber Daya Alam Dalam Perspekti Ilam.” Al-Madaris Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman 2(1):26–37. Doi: 10.47887/amd. V2i1.19.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan dan Peraturan Pemerintah Nomor. 34 Tahun 2002 Tentang Tata Guna Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan Hutan.
Undri. (2016). Kearifan Lokal Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan di Desa Tabala Jaya Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, Volume 2, Nomor 1, Juni 2016.
Wahyudi, Rhida. (2018). Arti Penting Hutan Bagi Perekonomian di Kutai Kartanegara dan Upaya Pelestarian. Universitas Islam Indonesia.
W.M Sitorus, A. Sukomon, and N. Bashit, “Identifikasi Perubahan Kerapatan Hutan Dengan Metode Forest Canopy Density Menggunakan Citra Lansat 8 Tahun (2013), (2015), dan (2018) (studi kasus: Taman Nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah)” Jurnal Geodesi Undip, Vol.8, No.1, PP.338-347.2019. https://doi.org/10.14710/igundip.2019.22595
Zulharman, Junaidin, Ibnu Khaldun, and Hadi Santoso. (2017) “Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sambori Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Potensi Ekowisata”. Jime, Vol.3 No.2 ISSN 2442-9511
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17800
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

