Jenis dan Habitat Mamalia di Hutan Adat Afsya, Kampung Bariat, Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya

Robert Limbeng, Maya M.S. Puttileihalat, Rony M. Kunda

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman spesies mamalia dan tipe habitatnya di Hutan Adat Afsya, Kampung Bariat, Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kombinasi pengamatan langsung, perangkap kamera, dan perangkap sangkar di sepanjang lima jalur pengamatan. Data yang dikumpulkan meliputi komposisi spesies, jumlah individu, tipe habitat, dan status konservasi berdasarkan Daftar Merah IUCN, CITES, dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia No. P.106/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam spesies mamalia yang termasuk dalam enam famili tercatat di wilayah penelitian, yaitu Echymipera kalubu (Peramelidae), Dorcopsis muelleri (Macropodidae), Sus scrofa papuensis (Suidae), Dactylopsila trivirgata (Petauridae), Phalanger orientalis (Phalangeridae), dan Myoictis wavicus (Dasyuridae), dengan total 228 individu yang terdeteksi. Echymipera kalubu merupakan spesies yang paling dominan dengan 188 individu yang tercatat di seluruh transek. Sebagian besar mamalia yang diidentifikasi adalah spesies terestrial yang memanfaatkan lantai hutan untuk mencari makan dan berlindung, sementara beberapa spesies seperti Phalanger orientalis dan Dactylopsila trivirgata menggunakan habitat arboreal di kanopi hutan. Berdasarkan status konservasi, sebagian besar spesies dikategorikan sebagai Kurang Khawatir menurut IUCN Red List, sedangkan Myoictis wavicus diklasifikasikan sebagai Kurang Data. Dorcopsis muelleri dilindungi berdasarkan peraturan Indonesia (Permen LHK No. P.106/2018), dan bersama dengan Phalanger orientalis terdaftar dalam Appendix II CITES. Kehadiran spesies-spesies ini menunjukkan bahwa kondisi habitat Hutan Adat Afsya, Kampung Bariat, masih relatif terjaga dan mampu mendukung keanekaragaman satwa liar di wilayah tersebut.


Keywords


mammals, biodiversity, customary forest, habitat, South Sorong, Papua

Full Text:

PDF

References


Abram, G. O., Warami, Y., & Fatem, S. M. (2024). Eksplorasi jenis-jenis mamalia di Hutan Lembah Kebar pada Kawasan Cagar Alam Pegunungan Tambrauw Utara. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 9(2), 180–190.

Albert, W. R., Rizaldi, & Nurdin, J. (2014). Karakteristik kubangan dan aktivitas berkubang babi hutan (Sus scrofa L.) di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 3(3), 195–201.

Anggrita, A., Nasihin, I., & Hendrayana, Y. (2018). Keanekaragaman Jenis Dan Karakteristik Habitat Mamalia Besar Di Kawasan Hutan Bukit Bahohor Desa Citapen Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan. Wanaraksa, 11(01), 21–29. https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v11i01.1066

Aryanti, N. A., Jaki, D. F., Pribadi, T., & Kurniawan, I. (2021). Mammal distribution and diversity in the protected forest of RPH Sumbermanjing Kulon KPH Malang. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 18(2), 97–110.

Asiar, P., Pawere, F. R., & Koibur, J. F. (2019). Karakteristik Karkas Bandikut (Echymipera kalubu) di Kampung Wafmana, Distrik Mawabuan, Kabupaten Tambrauw. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science, 9(2), 55–61.

Buckland, S. T., Anderson, D. R., Burnham, K. P., & Laake, J. L. (2001). Introduction to Distance Sampling: Estimating Abundance of Biological Populations. Oxford University Press.

Indonesia, K. (2024). Laporan Etnozoologi Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Conservation International Indonesia.

Junaidi, R., Rizaldi, & Novarino, W. (2012). Inventarisasi jenis-jenis mamalia di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas dengan menggunakan camera trap. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 1(1), 27–34.

Krebs, C. J. (2014). Ecology: The Experimental Analysis of Distribution and Abundance (6th ed.). Pearson Education Limited.

Lense, O. N., Wanma, J. F., Kesaulija, F. F., Mansyur, F. I., Rachim, A. K., Krey, K., Wanma, B., Kesaulija, R., Simanjorang, D., & Simbiak, F. (2024). Diversity of flora and fauna in various forest ecosystem types of South Sorong District, Southwest Papua Province, Indonesia. Biodiversitas, 25(10), 3884–3898. https://doi.org/10.13057/biodiv/d251049

Lense, Y., Fatem, S. M., Pattiselanno, F., & Maturbongs, R. A. (2023). Diversity of flora and fauna in various forest ecosystem types of South Sorong District, Southwest Papua Province, Indonesia. Biodiversitas Journal, 24(10), 3884–3892.

Maharadatunkamsi, & Maryati. (2008). Komunitas Mamalia Kecil di berbagai Habitat Pada Jalur Apuy dan Lnggarjati Taman Nasional Gunung Ciremai. Jurnal Biologi Indonesia, 4(5), 309–320.

Mustari, A. H. (2011). Keanekaragaman jenis mamalia di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Media Konservasi, 16(3), 156–161.

Pakaenoni, G., & Bay, M. M. (2022). Jenis kuskus di Cagar Alam Gunung Fafinesu Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. SAINTEKBU: Jurnal Sains dan Teknologi, 14(1), 1–8.

Santosa, Y., Ramadhan, P., & Rahman, A. D. (2008). Studi Keanekaragaman Mamalia Pada Beberapa Tipe Habitat Di Stasiun Penelitian Pondok Ambung Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah. Media Kondservasi, 13(3), 1.

Sinery, A. S., & Burwos, H. (2019). Jenis-jenis marsupialia pada areal rencana perkebunan pala Kabupaten Teluk Wondama dan Teluk Bintuni. Jurnal Kehutanan Papuasia, 5(1), 42–48.

Sinery, A. S., Burwos, H., Worabay, M., & Setiawan, B. (2022). Mammals diversity in the nutmeg plantation area of Teluk Wondama and Teluk Bintuni Regency, West Papua. World Journal of Advanced Research and Reviews (WJARR.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Westerman, M., Young, J., Donnellan, S., Woolley, P. A., & Krajewski, C. (2006). Molecular relationships of New Guinean three-striped dasyures (Myoictis, Marsupialia: Dasyuridae. Journal of Mammalian Evolution, 13(3), 211–222. https://doi.org/10.1007/s10914-006-9023-5




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v9i3.18601

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.