MORFOLOGI TUMBUHAN JENIS KASTURI, CUBAN, DAN PALIPISAN DI KALIMANTAN SELATAN

Adela Ayu Ningtias, Adistina Fitriani, Dina Naemah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk morfologi tumbuhan jenis kasturi, cuban, dan palipisan. Metode penelitian ini adalah purposive sampling dengan melihat dan mengamati bentuk morfologi tumbuhan. Kasturi, cuban, dan palipisan merupakan buah endemik Kalimantan Selatan. Ketiga jenis ini termasuk dalam famili Anacardiaceae. Populasi jenis ini semakin menurun akibat penuaan pohon sehingga produktivitas menurun, sulit dibudidayakan, dan adanya alih fungsi lahan, karenanya jenis ini menjadi langka dan sulit ditemukan. Masyarakat memanfaatkan pohon ini untuk bahan bangunan dan bahan bakar kayu. Upaya pengenalan jenis pohon meliputi keanekaragaman ciri morfologi pohon dan pengenalan klasifikasi pohon. Penting juga untuk menyadari pola pertumbuhan pohon dan kebiasaan di lokasi tumbuh. Kasturi, cuban, dan palipisan memiliki kesamaan pada morfologi daun, buah, kulit kayu, batang, bunga, tajuk pohon, dan tempat tumbuh. Kasturi, cuban, dan palipisan tumbuh di sekitar pekarangan rumah, persawahan, tepi sungai, maupun di kebun-kebun milik warga. Jenis Mangifera ini tumbuh dengan pola tanam tidak menentu.

Keywords


Morfologi Tumbuhan; Kasturi; Cuban; Palipisan; Mangifera

Full Text:

PDF

References


Antarlina, S. S. 2009. Identifikasi sifat fisik dan kimia buah-buahan lokal Kalimantan. Buletin Plasma Nutfah, 15(2).

Ayala-Silva, T., Gubbuk, H., & Urbina, C. (2013, December). Physico-chemical Evaluation of ‘Casturi’Mango. In Proceedings of the Florida State Horticultural Society (Vol. 126, pp. 17-20).

Darmawan, A. R. B. 2015. Usaha Peningkatan Kualitas Mangga Kasturi (Mangifera casturi) Dengan Modifikasi Budi Daya Tanaman. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia (Vol. 1, No. 4, PP. 894-899).

Fitriani, D., & Lestari, D. 2022. Uji Karakteristik dan Skrining Fitokimia pada Fraksi Etil Asetat Daun Mangga Kasturi (Mangifera casturi Kostem). Borneo Studies and Research, 3(2), 2200-2207.

Gunawan, G., Muhamat, M., & Maghfiroh, M. 2024. Ethnobotany and conservation of Kasturi (Mangifera casturi Koesterm.) by Banjar Tribe in South Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 25(4). DOI: 10.13057/biodiv/d250410

Ichsan MC. 2010. Teknik persilangan mangga kasturi (Mangifera casturi) sebagai hasil perakitan beberapa varletas unggul. Agritrop – Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 2:20-26.

Mustikasari, K., & Ariyani, D. 2008. Studi Potensi Binjai (Mangifera Caesia) Dan Kasturi (Mangifera Casturi) Sebagai Antidiabetes Melalui Skrining Fitokimia pada Akar dan Batang. Jurnal Berkala Ilmiah Sains dan Terapan Kimia, 2(2), 64-73.

Pracaya. 2005. Bertanam Mangga. Penebar Swadaya. Jakarta. P.1-11.

Rosyidah, K., Nurmuhaimina, S. A., Komari, N., & Astuti, M. D. 2010. Aktivitas antibakteri fraksi saponin dari kulit batang tumbuhan kasturi (Mangifera casturi). ALCHEMY: Journal of Chemistry.

Uji, T. A. H. A. N. 2004. Keanekaragaman jenis, plasma nutfah, dan potensi buah-buahan asli Kalimantan. BioSmart, 6(2), 117-125.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v9i2.18932

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.